Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif

Penelitian Kualitatif Dan Kuantitatif

Ratings: (0)|Views: 735 |Likes:
Published by Fery Nina Siagian

More info:

Published by: Fery Nina Siagian on Jan 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/10/2013

pdf

text

original

 
ferynina.blogspot.com 1
I. PENDAHULUAN
Penelitian merupakan suatu sistematik yang adanya penertiban untuk menjawab pertanyaan dan penyelesaian masalah. Penelitian memiliki banyak manfaat yang dapat meningkatkan pemahaman dari suatu masalah atau kasussehingga akan mempunyai landasan yang kokoh dan dapat terpercaya. Penelitiankeperawatan yang merupakan sistematik yang secara teratur mendesain untuk membangun pengetahuan tentang persoalan yang penting dalam keperawatanseperti praktek keperawatan, pendidikan keperawatan dan administrasikeperawatan (Polit & Beck, 2006). Dalam penelitian keperawatan, hal yangmenjadi sangat penting adalah
evidence base practice
yang merupakanpenetapan secara luas yang menggunakan bukti-bukti klinik pada keputusanperawatan pasien.Penelitian dapat dilakukan dengan dua cara, yaitu penelitian kuantitatif danpenelitian kualitatif. Riset kuantitatif merupakan suatu formal, objektif danproses sistematik data menurut angka untuk memperoleh informasi mengenaidunia (Burn. N & Groove S.K, 1993). Penggunaan skala numeris atau angkaterdapat pada riset kuantitatif sehingga riset ini dilakukan secara objektif yangmemungkinkan peneliti berada diluar riset artinya peneliti tidak terlibat secaraemosional terhadap subjek. Sedangkan Riset kualitatif didefinisikan sebagaisuatu proses yang mencoba untuk mendapatkan pemahaman yang lebih baik mengenai kompleksitas yang ada dalam interaksi manusia (Catherine Marshal:1995), Dalam riset kualitatif ini, menunjukkan secara garis besar mengenaiproses, pemahaman, kompleksitas, interaksi dan manusia. Riset kualitatif lebihberfokus pada hasil akhir karena memerlukan waktu dan penelitian kualitatif inididasari oleh teori-teori fenomenologi dan interkasi simbolik. Jenis risetkualitatif ini didasarkan pada metode dan teknik observasi, dokumebtasi,analisis dan interpretasi atribut, pola, karakteristik dan makna gambaran secarakhusus.Tujuan dalam pembuatan makalah ini adalah untuk menganalisis suatuperbandingan dari perbedaan riset kuantitatif dan kualitatif denganmenggunakan artikel yang dilampirkan sehingga dengan demikian perbedaanriset kuantitatif dan kualitatif tersebut dapat lebih jelas kelebihan dankekurangan sehingga membantu untuk melakukan suatu riset atau penelitian.
 
ferynina.blogspot.com 2
II. ANALISIS PERBEDAAN KUANTITATIF DAN KUALITATIF
Riset kuantitatif dan kualitatif memiliki perbedaan. Perbedaan ini dijelaskandengan menggunakan lampiran artikel-artikel kuantitatif dan kualitatif yangberjudul pada artikel pertama,
“Faktor Risiko Diare
Pada Bayi dan Balita DiIndonesia
yang merupakan artikel riset kuantitatif dan artikel kedua,
Faktor-faktor Yang Mempengaruhi Perilaku Seksual
Remaja Di Jawa Tengah”
yangmerupakan artikel riset kualitatif.Perbedaan pertama pada riset kuantitatif dan kualitatif, yaitu perbedaan padasifat data. Data merupakan materi mentah yang membentuk semua laporan riset.Pada riset kuantitatif, sifat data berbentuk numeris atau angka sebagai contohpada artikel pertama bagian abstrak peneliti menunjukkan adanya nilai rata-ratadan adanya angka penelitian yang dapat dipertanggung jawabkan melaluianalisis yang tepat, peneliti menuliskan faktor lingkungan berdasarkan air bersi(SAB) rerata OR=3,19, resiko pencemaran SAB rerata OR=7,89 dan sarana jamban rerata RO=17,25 (Wiku Adisasmito, 2007), sedangkan pada risetkualitatif sifat data berbentuk lisan atau deskriptif sebagai contoh pada artikelkedua pada bagian abstrak peneliti menjelaskan mengenai peningkatankerentanan remaja terhadap berbagai macam resiko kesehatan termasuk peningkatan ancaman HIV dan tidak ada angka penghitungan yangmenunjukkan data yang dapat dipertanggung jawabkan (Antono Suryoputrodkk, 2006).Perbedaan kedua pada karakteristik instrumen riset yang digunakan. Padakuantitatif terdapat tiga karekteristik instrumen, yaitu validitas merupakan ciriinstrumen pengumpulan data untuk mengukur apa yang harus diukur untuk mendapatkan data yang relevan dengan apa yang sedang diukur, reliabilitasmerupakan instrumen pengukuran yang mengacu kepada kemampuannya untuk mendapat hasil konsisten saat di pakai ulang dan ketergantungan merupakaninstrumen pengukuran mengacu pada aspek praktis penggunaannya. Dalamartikel kuantitatif, validitas dan reliabilitas tidak dilakukan oleh peneliti, haltersebut dapat ditunjukkan pada bagian hasil dan pembahasan paragraf empatdijelaskan bahwa peneliti tidak melakukan uji validitas dan reliabilitas namunsebagai besar diadaptasi dari pertanyaan kuesioner Survei Kesehatan Nasional,dan ketergantungan ditunjukkan pada bagian metode penelitian paragraf pertama, peneliti menggunakan sistematik review yang menjadi instrumen
 
ferynina.blogspot.com 3praktis dalam penggunaannya dimana berasal dari literatur yang diperoleh dariinternet berupa hasil penelitian mahasiswa (Wiku Adisasmito, 2007). Sedangkanpada riset kualitatif terdapat dua karakteristik instrumen, yaitu validitas danreliabilitas. Sebagai contoh pada artikel kualitatif, validitas tidak terdapat padaartikel ini karena tidak ada pengukuran yang dilakukan peneliti secara konsistendan reliabilitas ditunjukkan pada hasil dan pembahasan paragraf 17 bahwapeneliti menggunakan instrumen pengecekan silang yang rinci pada semuavariabel dimana menunjukkan tingkat konsistensi tinggi dari temuan (AntonoSuryoputro dkk, 2006).Perbedaan ketiga, yaitu pada subjek studi yang merupakan populasi targetbaik itu individu atau kelompok. Pada riset kuantitatif terdapat dua jenis metodesampel, yaitu probabilitas dan nonprobabilitas. Berdasarkan pada artikelkuantitatif, pada metode probabilitas pengambilang sampel secara
cluster sampling
yang dikenal
multistage sampling
yang digunakan pada skala besaryang populasinya tersebar luas secara geografis ( Patricia & Arthur, 2002).Contoh pada artikel pertama bagian abstrak dijelaskan sampel untuk mengamatimengenai diare dilakukan pada bayi dan balita si seluruh Indonesia (WikuAdisasmito, 2007). Sedangkan pada riset kualitatif, metode subyek studinyaberdasarkan artikel, yaitu
 purposive sampling
atau
 judgmental sampling
 merupakan suatu strategi dimana menggunakan individu yang dianggap tahumengenai subyek yang diteliti. Contoh pada artikel kualitatif bagian abstrak menunjukkan bahwa peneliti menggunakan 2000 sample anak remaja berkisar18-24 tahun (Antono Suryoputro dkk, 2006). Hal ini menunjukkan bahwapeneliti mengetahui bahwa sampel anak remaja lebih tepat dan tahu mengenaifaktor perilaku seksual pada remaja Jawa Tengah. Besar sampel pada dasarnyaditentukan oleh tingkat ketepatan yang diperlukan, jenis prosedur sampel yangdigunakan, homogenitas populasi serta faktor biaya dan kesesuaian.Perbedaan keempat, yaitu dalam memilih pendekatan riset. Pada risetkuantitatif, pertimbangan yang penting yaitu sejauh mana masalah riset dapatmenempati kerangka pengetahuan yang lebih mendalam dan suatu masalahdirumuskan pada teoretis. Contoh pada artikel kuantitatif bagian pendahuluanparagraf enam menunjukkan adanya landasan teori mengenai diare dan teknik sistematik review sebagai metode penelitian yang menjadi ulasan kembali.Sedangkan pada riset kualitatif dengan menggunakan pernyataan dan pertanyaan

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Yanuar Taufiq liked this
efarosdiana liked this
Ani liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->