Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
17Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
1. Memahami Gejala Alam Melalui Pengamatan

1. Memahami Gejala Alam Melalui Pengamatan

Ratings: (0)|Views: 5,126|Likes:
Published by Otto Hartono
Bab I
Ilmu Pengetahuan Alam SMK Bisnis Manajemen
Kelas X Semua Jurusan
Bagian ini menyajikan pengertian tentang IPA secara mendalam dan cara kerja ilmuwan dengan tahapan berpikir verifikasi empiris, yakni kesadaran akan adanya masalah, berhipotesis, pengumpulan data dan menarik kesimpulan hingga diperoleh konklusi. Gejala alam biotik dan ciri-ciri makhluk hidup serta gejala alam abiotik mencakup proses fisika dan kimia yang ditekankan pada bagian ini. Masingmasing gejala diberikan cuplikan/contoh yang dekat dengan pengalaman di lingkungan hidup dan kehidupan manusia. Pada uraian juga dilengkapi dengan contoh pemecahan masalah dan soal latihan sebagai upaya untuk mendalami persoalan yang dikaji sejalan dengan kompetensi dasar yang dikembangkan.
Bab I
Ilmu Pengetahuan Alam SMK Bisnis Manajemen
Kelas X Semua Jurusan
Bagian ini menyajikan pengertian tentang IPA secara mendalam dan cara kerja ilmuwan dengan tahapan berpikir verifikasi empiris, yakni kesadaran akan adanya masalah, berhipotesis, pengumpulan data dan menarik kesimpulan hingga diperoleh konklusi. Gejala alam biotik dan ciri-ciri makhluk hidup serta gejala alam abiotik mencakup proses fisika dan kimia yang ditekankan pada bagian ini. Masingmasing gejala diberikan cuplikan/contoh yang dekat dengan pengalaman di lingkungan hidup dan kehidupan manusia. Pada uraian juga dilengkapi dengan contoh pemecahan masalah dan soal latihan sebagai upaya untuk mendalami persoalan yang dikaji sejalan dengan kompetensi dasar yang dikembangkan.

More info:

Published by: Otto Hartono on Jan 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/14/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IMEMAHAMI GEJALA ALAM MELALUIPENGAMATAN
Standar Kompetensi
:Memahami gejala alam melalui pengamatan
Kompetensi Dasar :
1. Mengidentifikasi objek secara terencana dan sistematis untukmemperoleh informasi gejala alam biotik.2. Mengidentifikasi objek secara terencana dan sistematis untukmemperoleh informasi gejala alam abiotik.
Konsep Kunci :
IPA dan cara kerja Ilmuwan, berpikir verifikasi empiris,hipotesis, gejalaalam biotik, ciri makhluk hidup, gejala fisika yang terkait denganenergi, gejala kimia dan produk kimia di antaranya plastik, detergendan narkotika, pestisida dan monosodium glutamat.
Ringkasan BAB I
Bagian ini menyajikan pengertian tentang IPA secara mendalam dancara kerja ilmuwan dengan tahapan berpikir verifikasi empiris, yaknikesadaran akan adanya masalah, berhipotesis, pengumpulan datadan menarik kesimpulan hingga diperoleh konklusi. Gejala alambiotik dan ciri-ciri makhluk hidup serta gejala alam abiotik mencakupproses fisika dan kimia yang ditekankan pada bagian ini. Masing-masing gejala diberikan cuplikan/contoh yang dekat denganpengalaman di lingkungan hidup dan kehidupan manusia. Padauraian juga dilengkapi dengan contoh pemecahan masalah dan soallatihan sebagai upaya untuk mendalami persoalan yang dikaji sejalandengan kompetensi dasar yang dikembangkan.
 
 
2
 
1. MEMAHAMI GEJALA ALAM MELALUIPENGAMATAN
 
1.1. IPA dan Cara Kerja Ilmuwan
Ilmu Pengetahuan Alam (IPA) lahir dari olah karya budi manusia,yakni setelah manusia memanfaatkan kemampuan indera dan akal-pikirannya. Olah karya budi merupakan aktivitas berpikir, bersikap danpengembangan keterampilan. Aktivitas berpikir bertujuan untukmendapatkan pengetahuan yang benar. Lewat keterampilan menggunakanalat ukur, baik peralatan ukur yang canggih maupun tidak; manusia dapatmemanfaatkan alat inderanya untuk mengoptimalkan kesadaran berpikir dalam mengamati, mengalami, menyelidiki gejala benda dan gejalakejadian. Seterusnya dengan menggunakan kemampuan olah pikir yangdimilikinya yakni dengan melakukan penggabungan antara hasilpengamatan indera dan penalarannya akan didapat pengetahuan yangmantap.Dalam sejarah perkembangan ilmu, IPA berkembang semenjakmanusia mengenal alam sekitar lewat berbagai kemampuan indera di atas,dan memperoleh bentuk yang meyakinkan setelah para ahlimengembangkan peralatan untuk melakukan pengamatan secara cermat.Mulai abad 16, para ahli telah dapat menghasilkan peralatan yang dapatdigunakan untuk mengamati berbagai gejala alam dan sampai saat ini terusdiperbaiki sehingga semakin hari semakin baik dan cermat.Peristiwa alam merupakan peristiwa yang berulang setiap waktu,sehingga dengan memperhatikan keteraturan yang ada, manusia memulaimemperhatikan gejala alam, melakukan pencatatan secara sistematistentang apa yang telah terjadi, mengumpulkan catatan-catatan tentanggejala kebendaan dan gejala kejadian, mengelompokkan berbagai catatantersebut ke dalam gejala yang sejenis, membedakan dan menghubungkanberbagai catatan peristiwa dan kejadian. Hasilnya antara lain pengetahuanmanusia semakin hari menjadi semakin pesat perkembangannya.Meskipun secara mikroskopis catatan kejadian yang dialami setiaphari berbeda, namun bila dikaji secara makroskopis dapat dapat dilihatbentuk keteraturan tersebut. Dari bentuk-bentuk keteraturan ini manusiadapat melakukan kajian yang mendalam tentang peristiwa yang telah terjadi,menghasilkan ide/gagasan dan merumuskan pengetahuan dalam bentukverbal yakni dengan ungkapan kata maupun visual yakni dengan gambar.Rumusan pengetahuan yang telah dilakukan tersebut lalu dikaitkan denganperistiwa lain yang sejenis dan akhirnya dapat berguna sebagai saranauntuk memahami peristiwa yang lebih luas dan kompleks. Tahap berikutnyamanusia dapat melakukan ramalan terhadap peristiwa alam yang akanterjadi diwaktu mendatang.Dalam melihat keteraturan ini manusia menggunakan kemampuanberpikir, baik berpikir induktif, deduktif dan verifikatif. Berpikir induktif adalah berpikir yang diawali dari gejala-gejala khusus menuju pada usahauntuk memperoleh pengetahuan umum. Langkah berpikir ini dapat juga
 
 
3
dijelaskan bermula dari fakta sampai diperoleh teori. Sebaliknya berpikir deduktif lawan dari berpikir induktif yakni merupakan bentuk kemampuanberpikir yang diawali dari gejala umum menuju pada gejala yang lebihspesifik/khusus atau berpikir bermula dari teori menuju ke ramalan.Verifikatif merupakan pola atau bentuk berpikir yang berusaha untukmelakukan pencocokan atas peristiwa yang sudah terjadi dengan peristiwayang akan terjadi, yakni dari ramalan menuju fakta yang dapat dikumpulkan.Sebagai gambaran misalnya pada kelompok manusia yangperadabannya masih primitif gejala erupsi gunung, gerhana matahari,gerhana bulan mulanya merupakan gejala alam yang manakjubkan dancenderung dianggap keanehan bahkan mengarah pada kepercayaantakhayul. Apabila terjadi gerhana maka aktivitas keseharian perlu dihentikanuntuk melakukan aktivitas ritual tertentu. Namun demikian setelah dilakukanpencatatan tentang kejadian tersebut secara teratur gejala gerhana tersebutmerupakan peristiwa yang biasa dan dapat terjadi berulang setiap tahun.Bahkan dengan telah ditemukan alat optis yang berupa teropong gejalatersebut dapat dilakukan prediksi dengan tepat kapan akan terjadi lagi dandaerah mana saja yang akan mengalami peristiwa tersebut. Hal yang sama juga dapat terjadi, misalnya kapan terjadinya peredaran komet
Halley 
paraahli astronomi telah dapat menduga dan melaporkan kejadiannya. Lewatperekaman gambar dan pencatatan kejadian tersebut, lalu dapat dilakukanperamalan terhadap gejala alam. Gambar 1.1 berikut meperlihatkan erupsigunung berapi.Gejala erupsi gunungberapi, gempa bumi seringkalidapat merupakan gejala yangmenakjubkan, namun denganperalatan, kekuatan yangdihasilkan dari gejala tersebutdapat diukur dan dijelaskankepada masyarakat tentangsebab dan akibat peristiwatersebut.Dengan menggunakan kemampuan-kemampuan berpikir IPA, akandapat dilakukan ramalan tentang gejala tersebut. Proses berulang dalamalam semesta ini dapat dipelajari yang pada akhirnya gejala dapatdijelaskan baik. Pendek kata dalam belajar IPA harus dimulai dengan faktadan diakhiri dengan pemahaman tentang fakta lagi yang lebih kompleks.Digambarkan dengan diagram akan dapat dilukiskan Gambar 1.2 sebagaiberikut :
Gambar 1.1
: Gejala Erupsi Gunung(Sumber : Vem J.Ostdiek, 1987)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->