Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
P. 1
LAPORAN PRAKTIKUM 5

LAPORAN PRAKTIKUM 5

Ratings: (0)|Views: 10,295|Likes:
Published by ahyar

More info:

Published by: ahyar on Jan 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/16/2013

pdf

text

original

 
LAPORAN PRAKTIKUMMikrobiologi Terapan
LATIHAN 5Mikrobiologi Udara
 
Oleh:Nama : Henni MeilanyNIM : 34 2009 231Kelas : IV Biologi EDosen : Susi Dewiyeti, S.Si, M.SiLABORATORIUM BIOLOGIFAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKANUNIVERSITAS MUHAMMADIYAH PALEMBANG2011
 
A. PRAKTIKUM KE : 5 (Tiga)
 
B. JUDUL : Mikrobiologi Udara
 
C. PENDAHULUAN1. Latar Belakang
 Atmosfer tersusun atas 2 lapisan utama yaitu troposfer dan stratosfer.Troposfer tersusun atas lapisan laminar, lapisan turbulen, lapisan friksi luar, danlapisan konveksi. Atmosfer mengandung partikel-partikel yang disebut sebagaiaerosol, salah satu komponen aerosol yaitu bioaerosol yang terdiri antara lainmikroba dan pollen (Sofa, 2008
dalam
 Ali, 2008).Mikroorganisme atau mikroba adalah organisme mikroskopik yangsebagian besar berupa satu sel yang terlalu kecil untuk dapat dilihatmenggunakan mata telanjang. Mikroba berukuran sekitar seperseribu milimeter (1mikrometer) atau bahkan kurang, walaupun ada juga yang lebih besar dari5 mikrometer. Karenanya, mikroba hanya bisa dilihat dengan menggunakan alatbantu berupa mikroskop (Yursa, 2010).Sebenarnya organisme yang hidup di udara, tidak dapat hidup danterapung begitu saja di udara. Flora mikroorganisme udara terdiri atas organismeyang terdapat sementara mengapung di udara atau terbawa serta pada partikeldebu. Setiap kegiatan manusia agaknya menimbulkan bakteri di udara. Batuk danbersin menimbulkan aerosol biologi (yaitu kumpulan partikel udara). Kebanyakanpartikel dalam aerosol biologi terlalu besar untuk mencapai paru-paru, karenapartikel-partikel ini tersaring pada daerah pernapasan atas. Sebaliknya, partikel-partikel yang sangat kecil mungkin mencapai tapak-tapak infektif yang berpotensi.Jadi, walaupun udara tidak mendukung kehidupan mikroorganisme, kehadirannyahampir selalu dapat ditunjukkan dalam cuplikan udara (Volk & Wheeler, 1989
dalam
 Ali, 2008).Mikroba terdapat dimana-mana dalam alam. Mikroba dapat ditemui mulaidari dasar lautan yang paling dalam sampai ke puncak gunung yang paling tinggi.Mikroba ada yang hidup dalam air dingin, juga ada yang tahan hidup dalam air panas pada suhu tinggi bahkan ada yang sampai 250 derajat Celcius.(Sofa, 2008
dalam
 Ali, 2008).
 
Menurut Yursa (2010) Tanah yang kita injak dipenuhi oleh mikroba.Mikroba dapat terbawa bersama aliran air ke sungai, danau dan laut. Mikrobadapat ditemui dimana mereka menemukan makanan, kelembaban (air), dan suhuyang cocok untuk pertumbuhan dan perkembangbiakannya. Karena kondisi yangcocok untuk kehidupan manusia juga cocok bagi mikroba maka tidak dapatdihindari bila kita hidup berdampingan dengan mikroba.Mikroba ada dalam udara yang kita hirup. Dia mungkin juga ada dalammakanan yang kita makan dan minuman yang kita minum terutama makanan danminuman yang sudah terkontaminasi, dipermukaan kulit, dalam mulut, hidung dansetiap lubang pada tubuh, serta dalam saluran pernafasan dan pencernaan(Yursa, 2010).Menurut Ali (2008) Mikroba lebih banyak lagi ditemui pada tanaman danhewan. Sebagian besar mikroba tidak berbahaya bagi manusia, dan manusiayang sehat diberi kemampuan oleh Yang Maha Kuasa untuk bertahan dariserangan mikroba yang berbahaya sampai batas-batas tertentu.
2. Tujuan Praktikum
 Adapun tujuan dilaksaanakannya praktikum ini adalah:a. Untuk mengetahui keberadaan mikroorganisme di udara.b. Untuk mengetahui ciri-ciri koloni: bentuk koloni, elevasi, tepian, jumlah,warna, dan diameter mikroorganisme.
D. DASAR TEORI
Mikroba di udara bersifat sementara dan beragam. Udara bukanlah suatumedium tempat mikroorganisme tumbuh, tetapi merupakan pembawa bahan partikulatdebu dan tetesan cairan, yang kesemuanya ini mungkin dimuati mikroba. Untukmengetahui atau memperkirakan secara akurat berapa jauh pengotoran udara sangatsukar karena memang sulit untuk menghitung organisme dalam suatu volume udara,namun ada satu teknik kualitatif sederhana (Ali, 2008).Menurut Volk & Wheeler (1989)
dalam
 Ali (2008) yaitu mendedahkan cawanhara atau medium di udara untuk beberapa saat. Selama waktu pendedahan ini,beberapa bakteri di udara akan menetap pada cawan yang terdedah. Semakin

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->