2
Dalam melakukan evaluasi kebijakan dan sistem layanan kesehatan(
healthcare system and policies evaluation)
ada 3 kriteria kunci yaknikriteria efektifitas, efisiensi, dan keberadilan/ekuiti
(effectiveness,efficiency and equity)
10
yang merupakan suatu rangkaian sistematik dalamsuatu sistem. Melakukan suatu analisis ekonomi dalam pelayanan kedokteranprofesi adalah tidak mudah, mengingat banyak faktor yang harusdipertimbangkan dari berbagai dimensi termasuk cara pendekatan dari jenisanalisis ekonomi yang akan digunakan, batasan terminologi ekonomi itu sendirimengenai
utilization, productivity, benefit, efficiency, effectiveness, value for money
, kebijakan fiskal dan tingkat
inflation rate
yang sering kaliberubah. Disamping keterbatasan sumber daya dan kebijakan ekonomi yangdipengaruhi politis, sehingga tidak jarang
'resources'
tersebut telah dipagumenjadi
'fixed'
.
11
Sedangkan di sisi dimensi lain profesi itu sendiri dituntut untuk meningkatkanmutu pelayanannya dan keprofesiannya dalam koridor etik-sosio-budaya sertaberbagai peraturan dan perundangan hukum.
7
Sedangkan istilah, definisi dan dimensi akan
efisiensi
juga belum adakesepakatan yang jelas dan eksplisit – tergantung dari berbagai perspektif.Efisiensi dapat digolongkan kepada efisiensi tehnik
(technical efficiency)
,efisiensi produksi/hasil
(productive efficiency)
dan efisiensi alokatif
(allocative/societal efficiency)
termasuk didalamnya bidang
market
dankesehatan.
6,12
(Tabel 1)
Badan Layanan Umum Daerah
10
Aday LA, Begley CE, Lairson DR. Evaluating the healthcare system: effectiveness, efficiency andequity. 3
rd
ed. Washington DC: Health Administration Press, 2004.
11
Firmanda D. Aplikasi integrasi sinergis antara
Evidenve-based Medicine, Evidence-based Healthcare
dan
Evidence-based Policy
dalam satu sistem peningkatan mutu pelayanan kesehatan dan kedokteran
(Clinical Governance):
suatu tantangan profesi IDAI di masa mendatang.II.
Cost Effectiveness Analyses(CEA)
Standar Pelayanan Medis (SPM) Kesehatan Anak IDAI Disampaikan pada Acara PertemuanPerhimpunan Organisasi Profesi dengan Ditjen Yan Medik Depkes RI di Bogor September 2005.http://www.scribd.com/doc/12827936/Dody-Firmanda-2005-042-Aplikasi-integrasi-sinergis-Evidenvebased-Medicine-Evidencebased-Healthcare-dan-Evidencebased-Policy-dalam-Clinical-Gove
12
Firmanda D. Pengendalian mutu dan efisiensi pembiayaan layanan kesehatan. Disampaikan dalamrangka evaluasi Program Pelayanan Askes Terpadu Rumah Sakit (PPATRS) diselenggarakan oleh Kantor Pusat PT Askes (Persero) di Hotel Panorama Batam 10 Desember 2008.http://www.scribd.com/doc/9800878/Dody-Firmanda-2008-Pengendalian-Mutu-Dan-Efisiensi-Biaya-RS-10-Desember-2008