Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
19Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
sp halusinasi 1

sp halusinasi 1

Ratings: (0)|Views: 2,531|Likes:
Published by Yohanes Eko Saputra

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Yohanes Eko Saputra on Jan 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/06/2013

pdf

text

original

 
1. HALUSINASIa. Halusinasi penglihatanDiagnosa keperawatan: Gangguan sensori persepsi: halusinasi penglihatan.Tujuan khusus: Klien dapat mengendalikan halusinasinya.Tindakan keperawatan: (SP1)1. Mengidentifikasi jenis halusinasi2. Mengidentifikasi isi halusinasi3. Mengidentifikasi waktu halusinasi4. Mengidentifikasi frekuensi halusinasi5. Mengidentifikasi situasi yang menimbulkan halusinasi6. Mengidentifikasi responnya terhadap halusinasi7. Mengajarkan klien menghardik halusinasi8. Memasukkan cara menghardik halusinasi dalam jadwal kegiatanProses Pelaksanaan TindakanOrientasi1. Salam terapeutik:³Selamat pagi S!´2. Evaluasi/validasi:´Bagaimana perasaan S saat ini? Masih ingat kan sama suster?´3. Kontrak:a. Topik : ³Bagaimana kalau kita berbincang-bincang tentang halusinasi yang S alami dan caramengendalikannya?´b. Waktu : ³Kita akan bercakap-cakap selama 20 menit saja´c. Tempat: ³Bagaimana kalau kita berbincang-bincang di ruang ini saja?´Kerja´Apakah S sering mengalami sesuatu?´´Apa yang sering S alami? Apakah bapak sering melihat sesuatu hal yang aneh?´³Saya mengerti S melihat sesuatu hal itu, namun saya tidak bisa melihatnya?´´Ada juga klien lain yang sering mengalami hal yang sama seperti S´´Biasanya apa yang S lihat? ´´Kapan biasanya sesuatu hal itu muncul?´´Seberapa sering itu muncul?´´Kondisi atau situasi apa yang menyebabkan sesuatu hal itu muncul?´´Apa yang biasanya S rasakan jika sesuatu hal itu muncul?´´Apa yang biasanya S lakukan untuk mengatasi perasaan itu?´´Menurut S, apa yang akan terjadi jika S selalu melihatkan sesuatu hal itu?´³Biasanya cara apa yang S lakukan?´³Ada beberapa cara yang bisa S lakukan jika hal itu muncul lagi, bisa dengan tidur, marah ataumenyibukkan diri, sehingga hal itu bisa sedikit menghilang.´³Menurut S dari tiga cara yang saya sebutkan mana yang bisa S lakukan?´³Mari kita diskusikan cara yang lebih baik untuk mengontrol halusinasi S. ada 4 cara untuk mengontrolhalusinasi. Yang pertama dengan mengatakan pada diri sendiri bahwa ini tidak nyata. Yang keduaadalah dengan menemui orang lain untuk menceritakan masalah halusinasi S. Yang ketiga S bisamelakukan jadwal kegiatan yang sudah disusun. Dan yang terakhir S bisa meminta orang lain untukmenyapa jika halusinasi S sedang muncul.´³Menurut S, cara mana yang bisa kita gunakan?´³ wah, bagus sekali S sudah bisa memilih cara yang akan S gunakan untuk mengurangi halusinasi?´
 
 Terminasi1. Evaluasi subjektif:´Bagaimana perasaan S setelah kita berbincang-bincang, apakah S sudahlebih memahami?´Evaluasi objektif:´ Coba S sebutkan lagi cara yang bisa kita pakai untuk mengontrol halusinasi?´´Bagus sekali, ternyata S mampu menyebutkan cara mengontrol halusinasi?´2. Rencana tindak lanjut:´Setelah saya tinggal, S bisa latihan untuk mengontrol halusinasi, dan mengulang-ulang apa yang barusaja kita pelajari.3. Kontrak yang akan datang:a. Topik: Bagaimana kalau nanti kita berbincang-bincang lagi mengenai obat yang harus S minum untukmembantu mengatasi halusinasi yang S alami?´b. Waktu : ³S kapan mau bertemu lagi dengan saya?´ Bagaimana kalau nanti jam setengah 2?´c. Tempat : ´S mau ngobrol-ngobrol di mana? Bagaimana kalau di sini lagi saja. Apakah S bersedia?´b. Halusinasi dengar Diagnosa keperawatan:Gangguan sensori persepsi: halusinasi dengar.Tujuan khusus: Klien dapat mengendalikan halusinasinya.Tindakan keperawatan: (SP1)1. Mengidentifikasi jenis halusinasi2. Mengidentifikasi isi halusinasi3. Mengidentifikasi waktu halusinasi4. Mengidentifikasi frekuensi halusinasi5. Mengidentifikasi situasi yang menimbulkan halusinasi6. Mengidentifikasi responnya terhadap halusinasi7. Mengajarkan klien menghardik halusinasi8. Memasukkan cara menghardik halusinasi dalam jadwal kegiatanProses Pelaksanaan TindakanOrientasi1. Salam terapeutik: ³Selamat pagi S!´2. Evaluasi/validasi:´Bagaimana perasaan S saat ini? Masih ingat kan sama suster?´3. Kontrak:a. Topik : ³Bagaimana kalau kita berbincang-bincang tentang halusinasi yang S alami dan caramengendalikannya?´b. Waktu : ³Kita akan bercakap-cakap selama 20 menit saja´c. Tempat: ³Bagaimana kalau kita berbincang-bincang di ruang ini saja?´Kerja´Apakah S sering mengalami sesuatu?´´Apa yang sering S alami? Apakah bapak sering mendengar suara-suara yang aneh?´³Saya percaya S mendengar suara-suara itu, namun saya tidak bisa mendengarnya?´´Ada juga klien lain yang sering mengalami hal yang sama seperti S´´Biasanya apa yang S dengar? ´´Kapan biasanya suara-suara itu muncul?´´Seberapa sering suara itu muncul?´´Kondisi atau situasi apa yang menyebabkan suara-suara itu muncul?´´Apa yang biasanya S rasakan jika suara-suara itu muncul?´
 
´Apa yang biasanya S lakukan untuk mengatasi perasaan itu?´´Menurut S, apa yang akan terjadi jika S selalu mendengarkan suara-suara itu?´³Biasanya cara apa yang S lakukan?´³Ada beberapa cara yang bisa S lakukan jika suara itu muncul lagi, bisa dengan tidur, marah ataumenyibukkan diri, sehingga suara itu bisa sedikit menghilang.´³Menurut S dari tiga cara yang saya sebutkan mana yang bisa S lakukan?´³Mari kita diskusikan cara yang lebih baik untuk mengontrol halusinasi S. ada 4 cara untuk mengontrolhalusinasi. Yang pertama dengan mengatakan pada diri sendiri bahwa ini tidak nyata. Yang keduaadalah dengan menemui orang lain untuk menceritakan masalah halusinasi S. Yang ketiga S bisamelakukan jadwal kegiatan yang sudah disusun. Dan yang terakhir S bisa meminta orang lain untukmenyapa jika halusinasi S sedang muncul.´³Menurut S, cara mana yang bisa kita gunakan?´³ wah, bagus sekali S sudah bisa memilih cara yang akan S gunakan untuk mengurangi halusinasi?´Terminasi1. Evaluasi subjektif: ´Bagaimana perasaan S setelah kita berbincang-bincang, apakah S sudah lebihmemahami?´2. Evaluasi objektif:´ Coba S sebutkan lagi cara yang bisa kita pakai untuk mengontrol halusinasi?´´Bagus sekali, ternyata S mampu menyebutkan cara mengontrol halusinasi?´3. Rencana tindak lanjut:´Setelah saya tinggal, S bisa latihan untuk mengontrol halusinasi, dan mengulang-ulang apa yang barusaja kita pelajari.4. Kontrak yang akan datang:a. Topik: Bagaimana kalau nanti kita berbincang-bincang lagi mengenai obat yang harus S minum untukmembantu mengatasi halusinasi yang S alami?´b. Waktu : ³S kapan mau bertemu lagi dengan saya?´ Bagaimana kalau nanti jam setengah 2?´c. Tempat : ´S mau ngobrol-ngobrol di mana? Bagaimana kalau di sini lagi saja. Apakah S bersedia?´
2. HARGA DIRI RENDAH
 Diagnosa Keperawatan : Gangguan konsep diri: harga diri rendahTujuan Khususa. Klien dapat mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasienb. Klien dapat menilai kemampuan pasien yang dapat digunakanc. Klien dapat memilih kegiatan yang akan dilatih sesuai dengan kemampuan pasiend. Klien dapat berlatih sesuai dengan kemampuan yang dipilihe. Klien dapat pujian yang wajar terhadap keberhasilan yang dicapaif. Klien dapat memasukkan kegiatannya ke dalam jadwal harian pasienTindakan KeperawatanSP1 HDR1) Mengidentifikasi kemampuan dan aspek positif yang dimiliki pasien2) Membantu pasien menilai kemampuan pasien yang dapat digunakan3) Membantu pasien memilih kegiatan yang akan dilatih sesuai dengan kemampuan pasien4) Melatih pasien sesuai kemampuan yang dipilih5) Memberikan pujian yang wajar terhadap keberhasilan pasien6) Menganjurkan pasien memasukkan dalam jadwal kegiatanOrientasi1. Salam terapetik

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->