Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab 4 Prinsip Dasar Penelitian Sejarah

Bab 4 Prinsip Dasar Penelitian Sejarah

Ratings: (0)|Views: 361 |Likes:
janbow,file
janbow,file

More info:

Published by: Lalu Irjan Atmanegara on Jan 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

pdf

text

original

 
 
74
 
Modul Sejarah Kelas 1 (Xa) SMA / MA ‘06
A. Dasar-Dasar Penelitian Sejarah
1.
 
Tahap Penelitian Sejarah
Sejarah sebagai ilmu pengetahuan yang mempelajari peristiwa–peristiwa ataukejadian–kejadian yang terjadi pada masa lampau dalam lingkup kehidupan manusia.Peristiwa atau kejadian pada masa lampau menjadi unsur yang sangat penting dalampenelitian yang dilakukan oleh para ahli sejarah untuk mengungkap tabir sejarah.Dalam usaha menyingkap tabir sejarah para ahli melakukan tahapan-tahapan sebagaiberikut :
a.
 
Pencarian Informasi Sejarah
Sejarah sebagai suatu perstiwa yang telah terjadi dalam lingkup kehidupanmanusia pada masa lampau akan meninggalkan goresan yang mewarnai kehidupanmanusia. Goresan tersebut bersifat positif maupun negatif. Peristiwa atau kejadiansejarah di masa lampau yang telah diceritakan secara turun–temurun terkadangmenjadi sebuah cerita rakyat, legenda atau mitos. Oleh karena itu informasi sejarahseperti itu cukup sulit dibuktikan kebenarannya secara ilmiah.
b.
 
Pengumpulan Sumber–Sumber Sejarah
Sejarah sebagai suatu peristiwa yang telah terjadi pada masa lampau tidak mungkin dapat diketahui begitu saja tanpa adanya sumber-sumber sejarah yangmendukung. Pengumpulan sumber-sumber sejarah dapat dilakukan melaluisumber lisan,sumber tertulis maupun sumber benda.
 2.
 
 Heuristik Dalam Sejarah
Heuristik merupakan bagian dari penelitian sejarah. Istilah
heuristic
berasal daribahasa Yunani
 heurisken
 
yang berarti menemukan.Heuristik adalah upaya penelitianyang mendalam untuk menghimpun jejak-jejak sejarah / mengumpulkan dokumen-dokumen agar dapat mengetahui segala bentuk peristiwa atau kejadian bersejarahdimasa lampau.Dokumen-dokumen tersebut merupakan data yang sangat berharga sehinggadapat dijadikan dasar untuk menelusuri peristiwa-peristiwa sejarah yang telah terjadipada masa lampau. Jejak-jejak sejarah biasanya dapat ditemukan secara kebetulan olehmasyarakat. Banyak benda-benda budaya peninggalan masa lalu ditemukan secaratidak sengaja. Dari informasi penemuan itulah akhirnya para ahli / sejarawanmelakukan penelitian lebih lanjut.
STANDAR KOMPETENSIKOMPETENSI DASAR
Memahami prinsip dasar ilmu sejarahMenggunakan prinsip-prinsip dasarpenelitian sejarah
 
Prinsip-prinsip Dasar Penelitian Sejarah
Modul Sejarah Kelas 1 (Xa) SMA / MA ‘06
75
 
Bahkan tanpa informasi yang berhasil diterima dari masyarakat, para ahli / sejarawansangat sulit untuk menemukan jejak sejarah tentang masa lampau.
Bagan dasar-dasar Penelitian Ilmu Sejarah
Artefak, fakta sosial, dan fakta mental.
Sumber bendaSumber tertulis
 Bukti dan fakta sejarah
Sumber lisanSumber rekamanSumber tersierSumber sekunderSumber primer
 
 Dasar-dasar  penelitiandalam ilmusejarah
 Bentuk-bentuk penelitian sejarah
Penelitian kepustakaan 
Penelitian lapangan
Penulisan kembaliperistiwa
 
masa lalu
KimiawiStratifikasiTipologiKritik eksternKritik internhistoriografi
Interpretasi
VerifikasiHeuristik Prinsip-prinsipdasar dalampenelitian sejarahJenis-jenis sejarahSejarah duniaSejarah nasional IndonesiaSejarah lokalSejarah mentalitas
 
Prinsip-prinsip Dasar Penelitian Sejarah
7
 
Modul Sejarah Kelas 1 (Xa) SMA / MA ‘06
 3.
 
Verifikasi Dalam Sejarah
Vertifikasi didalam sejarah memiliki arti pemeriksaan terhadap kebenaranlaporan tentang suatu peristiwa sejarah. Vertifikasi diperlukan untuk meneliti kembalidata-data atau laporan-laporan dari suatu peristiwa yang telah terjadi. Suatu peristiwabersejarah memiliki data-data atau laporan-laporan yang tidak sedikit jumlahnyasehingga para peneliti harus berhati-hati dalam mempelajari kembali data-data yangdiperoleh.Selanjutnya informasi tersebut dibahas untuk menentukan kebenaran data / laporan dari suatu peristiwa sejarah. Sebagai contoh peristiwa serangan umum 1 Maret1949 di Yogyakarta. Dalam perkembangannya terjadi perdebatan mengenai siapakahtokoh yang menggagas serangan umum itu ? Dari pertanyaan itu muncul penafsirantentang tokoh-tokoh sebagai penggagas serangan umum itu, yaitu:
 
Sri Sultan Hamengkubuwono IX sebagai penguasa atas kerajaan Yogyakarta
 
Jenderal Sudirman yang berhasil menghimpun kembali kekuatan TNI.
 
Letkol Suharto pada saat itu sebagai Komandan Brigade X kota Yogyakarta yangberinisiatif melancarkan serangan umum itu untuk membuktikan bahwa pasukanTNI masih kuat.
 
Apalagi kedatangan Belanda di Yogyakarta mengikut sertakan wartawan. AlasanBelanda menyerang Yogyakarta adalah untuk menumpas kaum pemberontak yangdilakukan oleh Bangsa Indonesia. Sebelum sumber-sumber sejarah terkumpuldigunakan sebagai pendukung sebuah karya tulis, sebelumnya dilakukan penelitianterlebih dahulu, baik dari seegi kebenaran materi atau isi maupun keasliannya dalamilmu sejarah disebut
KRITIK 
. Kritik tersebut meliputi :
a.
 
Kritik Intern
Yaitu kritik terhadap isi dari suatu peninggalan sejarah,seperti isi prasasti,isikitab kuno,isi dokumen dan sebagainya.
b.
 
Kritik Ekstern
Yaitu kritik terhadap keaslian dari sumber-sumber sejarah yang ada. Seperti :tipologi, stratifikasi, dan kimiawi.
o
 
Tipologi
sendiri artinya penentuan ketuaan berdasarkan bentuk dan bendapeninggalan tersebut. Pada umumnya semakin sederhana bentuk peninggalansejarah, semakin tua usia benda tersebut.
o
 
Stratifikasi
yaitu penentuan umur relatif suatu benda berdasarkan lapisan tanahtempat benda tersebut ditemukan. Pada umumnya lapisan yang paling atas adalahlapisan yang paling muda,sedangkan lapisan yang paling bawah adalah lapisanyang paling tua.
o
 
Kimiawi
yaitu penentuan ketuaan suatu peninggalan berdasarkan unsur-unsurkimia yang terkandung pada benda tersebut.
 4.
 
 Interpretasi Dalam Sejarah
Interpretasi dalam sejarah mempunyai arti penafsiran terhadap suatu peristiwaatau memberikan pandangan teoritis terhadap suatu peristiwa sejarah. Sejarah sebagaisuatu peristiwa yang telah terjadi pada masa lampau, tetapi tidak semua data yangterkumpul dapat dijadikan sarana pendukung untuk mengungkapkan suatu peristiwasejarah. Dari data tersebut diinterpretasikan sehingga data-data yang terkumpul dapatmengungkap kebenaran suatu peristiwa bersejarah. Dengan demikian, sesuatu yangtersirat dan tersurat dalam peninggalan tersebut dapat dikomunikasikan.

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Ester Theresia liked this
Lilie Yhana liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->