Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
51Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Era Reformasi

Makalah Era Reformasi

Ratings: (0)|Views: 3,301 |Likes:

More info:

Published by: Putri Ayu Asmaningtyas Lintangsari on Jan 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/17/2014

pdf

text

original

 
 1
BAB IIPEMBAHASAN
Reformasi merupakan suatu perubahan tatanan perikehidupan lama menjadi perikehidupan baru yang lebih baik. Terjadinya peristiwa reformasi merupakan hal yang sudahdirunggu-tunggu oleh seluruh bangsa Indonesia mengingat banyak penderitaan yang sudahmereka alami selama berada dibawah keotoriteran seorang Soeharto. Peristiwa reformasi inidiwujudkan dengan mengundurkan dirinya Soeharto dari jabatan sebagai presiden Republik Indonesia.
A.
 
F
AKTOR PENYEBAB PERISTIWA RE
F
ORMASI
B
anyak hal yang mendorong terjadinya peristiwa reformasi,yaitu terjadinya berbagaimacam krisis. Terutama ketidakadilan dalam bidang politik,ekonomi dan hokum. TekadOrde
B
aru pada awal kemunculannya pada tahun 1966 adalah akan melaksanakanPancasiladan UUD 1945 secara murni dan konsekuen dalam tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. Setelah Orde
B
aru memegang tumpuk kekuasaandalam mengendalikan pemerintahan,muncul suatu keinginan untuk terus menerusmempertahankan kekuasaannya atau status quo. Hal ini menimbulkan akses-akses nagatif,yaitu semakin jauh dari tekad awal Orde
B
aru tersebut. Akhirnya penyelewengandan penyimpangan dari nilai-nilai Pancasila dan ketentuan-ketentuan yang terdapat padaUUD 1945,banyak dilakukan pada pemerintahan masa orde baru.
1
.
 
Krisis Politik 
Permasalahan politik muncul karena demokrasi yang tidak dilaksanakan dengansemestinya, sehingga terdapat kesan bahwa kedaulatan berada di tangan pihak/kelompok tertentu bahkan lebih banyak dipegang oleh kelompok penguasa. Segala kebijakan yangdibuat oleh pemerintah orde baru selalu dengan alasan dalam kerangka pelaksanaandemokrasi Pancasila,namun yang sebenarnya terjadi adalah dalam rangkamempertahankan kekuasaan penguasanya (Soeharto). Padahal dalam UUD 1945 Pasal 2telah disebutkan bahwa ³kedaulatan adalah ditangan rakyat dan dilaksanakan sepenuhnyaoleh MPR´. Pada dasarnya secara hokum kedaulatan rakyat tersebut dilakukan oleh MPR sebagai wakil-wakil rakyat, namun faktanya angora MPR sudah diatur dan di
 
 2
rekayasa,sehingga sebagian besar anggota MPR diangkat berdasarkan ikatankekeluargaan (nepotisme).Keadaan ini mendorong munculnya rasa tidak percaya dari masyarakat terhadapwakil-wakil mereka tersebut (MPR & DPR). Ketidakpercayaan tersebutlah yangmendorong munculnya gerakan reformasi. Selain itu,pada masa orde baru pemerintah juga tidak berhasil membangun kehidupan politik yang terbuka ,demokratis,jujur danadil. Pemerintah bersikap tertutup.otoriter dan personal. Masyarakat yang memnerikankritik terhadap pemerintah akan dianggap anti pemerintah,menghina kepala Negara,dananti pancasila. Akibatnya kehidupan berbangsa dan bernegara yang demokratis tidak terwujud. Golkar yang menjadi partai besar pada masa itu doperalat oleh pemerintah orde baru untuk mengamankan kehendak penguasa.Kehidupan politik pada masa orde baru memang bersifat represif, yaitu adanyatekanan yang kuat dari pemerintah terhadap pihak oposisi atau orang-orang yang berpikir kritis,dimana cirri-ciri kehidupan politik yang represif diantaranya adalah :a.
 
Setiap orang atau kelompok yang mengkritik kebijakan pemerintah dituduh sebagaitindakan subversif (menentang Negara Kesatuan Republik Indonesia). b.
 
Pelaksanaan Lima Paket UU Politik yang melahirkan demokrasi semu atau demokrasirekayasac.
 
Terjadinya KKN yang merajalela dan masyarakat tidak memiliki kebebasan untuk mengontrolnya.d.
 
Pelaksanaan dwi fungsi A
B
RI yang memasung kebebasan setiap warga Negara sipiluntuk ikut berpartisipasi dalam pemerintahe.
 
Terciptanya masa kekuasaan presiden yang tak terbatas. Mekipun Soeharto terpilihmenjadi presiden melalui sidang Umum MPR namun pemilihan tersebut merupakanhasil rekayasa dan tidak demokratis.Gerakan reformasi menuntut terjadinya perombakan/reformasi total disegala bidang termasuk keanggotaan MPR,DPR yang menurut masyarakat sarat dengan unsureKKN. Gerakan reformasi juga menuntut agar dilakukan pembaharuan terhadap lima paket undang-undang politik yang dianggap menjadi sumber ketidakadilan,yaitudiantaranya :a.
 
UU No 1 Tahun 1985 tentang Pemilihan Umum
 
 3
 b.
 
UU No 2 Tahun 1985 tentang Susunan,Kedudukan,Tugas,dan Wewenang DPR/MPR c.
 
UU No 3 Tahun 1985 tentang Partai Politik dan Golongan Karyad.
 
UU No 5 Tahun 1985 tentang Referendume.
 
UU No 8 Tahun 1985 tentang Organisasi MassaKondisi dan situasi politik di Indonesia semakin memburuk setelah terjadinya peristiwa kelabu pada tanggal 27 Juli 1996. Peristiwa ini muncul sebagai akibatterjadinya pertikaian di dalam internal Partai Demokrasi Indonesia. Krisis politik sebagaisalah satu factor pendorong reformasi bukan hanya menyangkut masalah internal PDIsaja namun masyarakat menuntut adanya reformasi baik didalam kehidupan masyarakatmaupun pemerintah Indonesia. Pada masa itu sikap pemerintah akan sangat kerasterhadap siapapun yang berani memberikan kritik maupun menentang terhadap kebijakan pemerintah. Selain itu masyarakat juga menuntut adanya pembatasan masa jabatan presiden.
2
.
 
Krisis Hukum
Rekayasa-rekayasa yang dibangun pemerintahan Orde
B
aru tidak terbatas pada bidang politik. Dalam bidang hukum pun, pemerintah melakukan intervensi.Artinya,kekuasaan peradilan harus dilaksanakan untuk melayani kepentingan para penguasa dan bukan untuk melayani masyarakat dengan penuh keadilan.
B
ahkan, hukumsering dijadikan alat pembenaran para penguasa.Kenyataan itu bertentangan dengan ketentuan pasa 24 UUD 1945 yangmenyatakanbahwa´kehakiman memiliki kekuasaan yang merdeka dan terlepas darikekuasaan pemerintah (eksekutif)´. Dengan adanya ketidakadilan-ketidakadilan di bidanghokum tersebut mendorong masyarakat untuk menuntut adanya reformasi. Mahasiswasebagai salah satu motor penggerak adanya reformasi juga melakukan tuntutan dalam bidang hokum agar dapat menddudukkan masalah-masalah hokum pada kedudukan atau posisi yang sesunggunya.
3
.
 
Krisis Ekonomi
Dengan adanya krisis yang melanda Negara-negara Asia Tenggara pada bulan Juli1996 ternyata juga mempengaruhi kondisi perekonomian Indonesia. Indonesia belummampu menghadapi krisis global yang melanda dunia.Krisis ekonomi Indonesia diawali

Activity (51)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Bhy C-Xueba liked this
Iva Rachmawati liked this
adambitor1713 liked this
adambitor1713 liked this
adambitor1713 liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->