Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ki Hajar Dewantara

Ki Hajar Dewantara

Ratings: (0)|Views: 557 |Likes:

More info:

Published by: Putri Ayu Asmaningtyas Lintangsari on Jan 21, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/10/2014

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUANA.
 
Latar Belakang
Sejak zaman perjuangan kemerdekaan dahulu, para pejuang serta perintiskemerdekaan telah menyadari bahwa pendidikan merupakan faktor yang sangat vitaldalam usaha untuk mencerdaskan kehidupan bangsa serta membebaskannya dari belenggu penjajahan. Oleh karena itu, mereka berpendapat bahwa disamping melaluiorganisasi politik, perjuangan ke arah kemerdekaan perlu dilakukan melalui jalur  pendidikan. Sistem pendidikan rakyat yang sudah ada perlu dibina dan dikembangkanuntuk menjangkau kepentingan rakyat secara lebih luas. Disamping mengembangkanlembaga-lembaga pendidikan rakyat tradisional yang pada umumnya berorientasikeagamaan, maka pada masa itu muncul seorang tokoh muda Raden Mas SoewardiSoeryaningrat atau yang dikenal dengan nama Ki Hajar Dewantara. Ia bersama rekan-rekannya mencurahkan perhatian di bidang pendidikan sebagai bagian dari alat perjuangan meraih kemerdekaan.Setelah itu ia pun mendirikan sebuah perguruan yang bercorak nasional, NationaalOnderwijs Instituut Tamansiswa (Perguruan Nasional Tamansiswa) pada 3 Juli 1922.Perguruan ini sangat menekankan pendidikan rasa kebangsaan kepada peserta didik agar mereka mencintai bangsa dan tanah air dan berjuang untuk memperolehkemerdekaan.B.
 
Rumus
an Ma
s
alah
 1.
 
Bagaimana biografi Ki Hajar Dewantara?2.
 
Bagaimana perjuangan Ki Hajar Dewantara?3.
 
Bagaimana sejarah berdirinya taman siswa dan pekembangannya dari masacolonial hingga saat ini?4.
 
 Nilai-nilai apa saja yang dapat di contoh dalam pribadi Ki Hajar Dewantara?
C
.
 
T
uju
an
1.
 
Mengetahui biografi singkat Ki Hajar Dewantara2.
 
Mengetahui Perjuangan Ki Hajar Dewantara3.
 
Mengetahui sejarah berdirinya taman siswa dan perkembangannya hingga saatini4.
 
Mengetahui dan mampu mengeplikasikan nilai-nilai kepemimpinan yang dapatdi contoh dalam pribadi Ki Hajar Dewantara
 
2
 
BAB II
 
PEMBAHASANA.
 
Biografi Ki Ha
 j
ar Dewantara
1.
 
Latar Belakang KeluargaKi Hajar Dewantara Lahir di Yogyakarta pada tanggal 2 Mei 1889, sebagai putradari Pangeran Sasraningrat dan cucu Pakualam ke-2. Waktu lahir beliau namaRaden Mas Suwardi Suryaningrat. Ia berasal dari lingkungan keluarga kratonYogyakarta. Raden Mas Soewardi Soeryaningrat, saat genap berusia 40 tahun, beliau berganti nama menjadi Ki Hadjar Dewantara. Semenjak saat itu, ia tidak lagi menggunakan gelar kebangsawanan di depan namanya. Hal ini dimaksudkansupaya ia dapat bebas dekat dengan rakyat, baik secara fisik maupun hatinya.2.
 
Latar Belakang PendidikanPerjalanan hidupnya benar-benar diwarnai perjuangan dan pengabdian demikepentingan bangsanya. Ia menamatkan Sekolah Dasar di ELS (Sekolah Dasar Belanda) Kemudian sempat melanjut ke STOVIA (Sekolah Dokter Bumi putera),tapi tidak sampai tamat karena sakit. Kemudian ia bekerja sebagai wartawan di beberapa surat kabar antara lain Sedyotomo, Midden Java, De Express, OetoesanHindia, Kaoem Moeda, Tjahaja Timoer dan Poesara. Pada masanya, ia tergolong penulis handal. Tulisan-tulisannya sangat komunikatif, tajam dan patriotik sehingga mampu membangkitkan semangat antikolonial bagi pembacanya.3.
 
OrganisasiKi Hajar Dewantatra juga merupakan seseorang yang aktif dalam organisasisosial dan politik. Pada tahun 1908, ia aktif di seksi propaganda Boedi Oetomountuk mensosialisasikan dan menggugah kesadaran masyarakat Indonesia padawaktu itu mengenai pentingnya persatuan dan kesatuan dalam berbangsa dan bernegara. Kemudian, bersama Douwes Dekker (Dr. Danudirdja Setyabudhi) dandr. Cipto Mangoenkoesoemo, ia mendirikan Indische Partij (partai politik pertamayang beraliran nasionalisme Indonesia) pada tanggal 25 Desember 1912 yang bertujuan mencapai Indonesia merdeka.Ia melancarkan kritik terhadap Pemerintah Belanda yang bermaksud merayakanseratus tahun bebasnya negeri Belanda dari penjajahan Prancis dengan menarik uang dari rakyat jajahannya untuk membiayai pesta perayaan tersebut.
 
3
 
Sehubungan dengan rencana perayaan itu, ia pun mengkritik lewat tulisan berjudul
 Als Ik Eens Nederlander Was
(Seandainya Aku Seorang Belanda) dan
 Een voor Allen maar Ook Allen voor Een
(Satu untuk Semua, tetapi Semua untuk Satu Juga). Tulisan Seandainya Aku Seorang Belanda yang dimuat dalam suratkabar 
de Expres
milik dr. Douwes Dekker.Cuplikan tulisan Ki Hajar Dewantara:
"Sekiranya aku seorang Belanda, aku tidak akan menyelenggarakan pesta- pesta kemerdekaan di negeri yang kita sendiri telah merampaskemerdekaannya. Sejajar dengan jalan pikiran itu, bukan saja tidak adil,tetapi juga tidak pantas untuk menyuruh si inlander memberikan sumbanganuntuk dana perayaan itu.´
Akibat karangannya yang menghina itu, pemerintah kolonial Belanda melaluiGubernur Jendral Idenburg menjatuhkan hukuman tanpa proses pengadilan, berupa hukuman
internering 
(hukum buang) yaitu sebuah hukuman denganmenunjuk sebuah tempat tinggal yang boleh bagi seseorang untuk bertempattinggal. Ia pun dihukum buang ke Pulau Bangka. Namun beliau menghendaki dibuang ke Negeri Belanda karena di sana mereka bisa memperlajari banyak hal dari pada di daerah terpencil. Akhirnya merekadiijinkan ke Negeri Belanda sejak Agustus 1913 sebagai bagian dari pelaksanaanhukuman. Kesempatan itu dipergunakan untuk mendalami masalah pendidikandan pengajaran, sehingga Raden Mas Soewardi Soeryaningrat berhasilmemperoleh
 Europeesche Akte
. Kemudian ia kembali ke tanah air di tahun 1918.Di tanah air ia mencurahkan perhatian di bidang pendidikan sebagai bagian darialat perjuangan meraih kemerdekaan.Ia mendirikan sebuah perguruan yang bercorak nasional,
 Nationaal Onderwijs Instituut Tamansiswa
(Perguruan Nasional Tamansiswa) pada 3 Juli 1922.Perguruan ini sangat menekankan pendidikan rasa kebangsaan kepada pesertadidik agar mereka mencintai bangsa dan tanah air dan berjuang untuk memperolehkemerdekaan.Setelah zaman kemedekaan, Ki hajar Dewantara pernah menjabat sebagai MenteriPendidikan, Pengajaran dan Kebudayaan yang pertama. Nama Ki Hadjar Dewantara bukan saja diabadikan sebagai seorang tokoh dan pahlawan pendidikan(bapak Pendidikan Nasional) yang tanggal kelahirannya 2 Mei dijadikan hariPendidikan Nasional. Ki Hajar Dewantara meninggal dunia pada tanggal 28 April

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
Agunk Wihikan liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Achmad Woro added this note
Oke deh !! kebetulan semua catatatan pendidikanku di taman siswa lenyap.
Dhea Thata liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->