Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
151Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Masalah Masalah Petani

Masalah Masalah Petani

Ratings:

4.33

(12)
|Views: 14,598 |Likes:
Menemukan masalah untuk mencari solusi alternatif pemecahan masalah petani sebagai upaya peningkatan kesejahteraan mereka
Menemukan masalah untuk mencari solusi alternatif pemecahan masalah petani sebagai upaya peningkatan kesejahteraan mereka

More info:

Published by: gede setiawan adi putra on Nov 12, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/20/2013

pdf

text

original

 
1
MENEMUKAN MASALAH-MASALAH PETANI UNTUK DICARIKAN SOLUSINYASEBAGAI UPAYA MENOLONG MENINGKATKAN PENGETAHUANDAN KETERAMPILAN MEREKA
Oleh: I Gede Setiawan Adi Putra
1)
, Nurahimah Mohd Yusoff 
2
, dan Amri Jahi
3
 
PENDAHULUANLatar Belakang
Setiap mahluk hidup di dunia ini membutuhkan pangan untuk menjaga kelangsunganhidupnya. Ketahanan pangan bukan hanya masalah “cukup makan”. Lebih jauh dari itu,pemenuhan hak atas pangan dapat dipandang sebagai salah satu pilar utama hak azasi manusia.Dalam PP No 68 tahun 2002, tentang Ketahanan Pangan, dinyatakan bahwa ketahanan panganmerupakan hal yang sangat penting dalam rangka pembangunan nasional untuk membentuk manusia Indonesia yang berkualitas, mandiri, dan sejahtera melalui perwujudan ketersediaanpangan yang cukup, aman, bermutu, bergizi dan beragam serta tersebar merata di seluruhwilayah Indonesia dan terjangkau oleh daya beli masyarakat (Tempo Interaktif 2004:1). Hal inimenjadi renungan kita bersama bahwa bagaimana mungkin bisa mencapai prestasi jikalaukebutuhan pangan saja belum terpenuhi?Petani, sebagai insan yang berperan menghasilkan bahan pangan kondisinya sangatmemperihatikan. Petani menghadapi banyak permasalahan dalam perannya menghasilkan bahanpangan. Permasalahan petani dan pertanian di Indonesia begitu kompleks baik secara makromaupun mikro.Secara makro masalah utama pertanian di Indonesia adalah (1) Marginalisasi pertanian,cirinya adalah pertanian kurang memberikan harapan, masih banyak petani yang berorientasi
1
Mahasiswa Program Doktor Istitut Pertanian Bogor , Dosen Jurusan Sosial Ekonomi Pertanian FakultasPertanian Universitas Udayana.
2
Pembimbing Program Sandwich di Universitas Utara Malaysia, Pimpinan Pusat Pengajaran PembelajaranUniversity (UTLC) Universiti Utara Malaysia.
3
Ketua Komisi Pembimbing Disertasi, Dosen Institut Pertanian Bogor.
 
2
pada off farm, disisi lain petani hanya memanen 0,02 ha (super gurem) sehingga pertanianpenyumbang kemiskinan terbesar di Indonesia ; dan (2) Exchange farmer, mayoritas umur petanisaat ini 70 tahun dan yang berumur dibawah 30 tahun jumlahnya sedikit, kebanyakan generasimuda enggan menjadi petani.Pada tingkat petani masalah petani juga semakin banyak. Masalah tersebut diantaranya:rendahnya pengetahuan/wawasan, rendahnya tingkat keterampilan, kurangnya motivasi, tidak memiliki kemampuan pengelolaan usaha tani, kurangnya dukungan atas modal dan saranaproduksi usahatani, kurangnya dukungan kebijakan pemerintah, jarang mendapatkan bimbingandan conseling berupa penyuluhan dan tidak adanya wahana/tempat petani untuk belajar untuk meningkatkan kemapuan yang dibutuhkannya.Menemukan atau merancang berbagai solusi alternatif untuk memecahkan masalah diatas memerlukan kemampuan, ketrampilan dan kreativitas pihak-pihak yang terlibat. Merekaharus bisa mengatasi kompleksitas permasalahan yang dihadapi dan merancang solusi-solusialternatif yang berkualitas dan dapat memecahkan masalah itu. Selain itu, solusi-solusi tersebutharuslah dapat diterima oleh berbagai pihak yang terkait.
Rumusan Masalah
Sebagai
change agent 
, pekerja pembangunan atau profesional lainnya, kita seringmenghadapi situasi yang dihadapi petani yang membingungkan, yang menghadirkan ketidak-pastian, dan menimbulkan kesulitan. Situasi itu membuat kita limbung, hilang keseimbangan dantidak berdaya.Dalam keadaan itu, wajar bila kita ingin segera keluar dari situasi yang sulit itu. Kitaingin segera memulihkan kembali equilibrium atau keseimbangan mental yang sempat tergangguitu. Kita ingin kembali berdaya seperti semula. Namun demikian, tepatkah tindakan coba-coba
(trial and error)
, yang biasanya langsung kita lakukan?Dewey (dalam Amri Jahi), pakar “berpikir reflektif,” yang menemukan prosespemecahan masalah ini pada 1910, menyarankan: agar kita menunda dulu tindakan itu, apa lagiyang sifatnya masih coba-coba. Pikirkan dulu, definisikan dulu, apa yang menimbulkankebingungan, ketidak pastian dan kesulitan yang merusak equilibrium kita tadi itu. Dengan katalain, rumuskan dulu “apa masalah yang kita hadapi!”
 
3
Sebagai perbandingan, di negara maju petani dengan berbagai cara membuat wadahuntuk memenuhi kepentingan bersama. Organisasi demikian memegang peranan penting dalampembangunan pertanian di negara industri maju. Di negara berkembang belum ada organisasiyang dengan efektif memperjuangkan hak-hak petani. Di masa yang akan datang, para penyuluhmemegang peranan penting untuk membantu para petani menumbuhkan wadah-wadah untuk petani kembali belajar tentang berbagai hal yang berhubungan dengan usahataninya.Berdasarkan uraian di atas maka dirumuskan masalah penulisan dalam literature studi inisebagai berikut:1.
 
Apa masalah-masalah yang dihadapi petani dan level terjadinya masalah tersebut?, dan2.
 
Bagaimanakah cara menolong mereka agar bisa menolong dirinya keluar dari masalah yangdihadapinya?
Tujuan
Dalam perencanaan program, masalah sering dinyatakan sebagai kesenjangan diantaradua situasi. Kesenjangan antara situasi saat ini, yang tidak lagi memuaskan, dan situasi baru,yang lebih baik, dan diinginkan. Menghilangkan atau mengurangi besarnya kesenjangan inilahyang kemudian menjadi tujuan penulisan ini yang hendak dicapai.Selain itu penulisan ini bertujuan untuk merancang solusi terbaik yang dapat dipilih ituuntuk memecahkan masalah yang dihadapi. Sehingga harapan penulis adalah masalah-masalahyang dihadapi petani terpecahkan sehingga kesulitan, kebingungan dan ketidak pastian dapatdihilangkan dan pada akhirnya equilibrium atau keseimbangan pertanian di negeri ini pulihkembali.Berdasarkan uraian singkat di atas, maka secara spesifik tujuan penulisan literature studiini adalah:1.
 
Mengidendifikasi masalah-masalah yang dihadapi petani melalui kajian literature; dan2.
 
Menemukan alternative-alternatif pemecahan masalah petani terutama yang berhubungandengan bagaimana menolong mereka untuk meningkatkan pengetahuan danketerampilannya.

Activity (151)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Tuan Solehuddin liked this
Novandi Banitama liked this
Fatihah Mustaffa liked this
Bearthy Polly liked this
Fitriyatul Qulub liked this
Ansar Akuba liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->