Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
3Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Surplus Konsumen Dan Produsen

Surplus Konsumen Dan Produsen

Ratings: (0)|Views: 812|Likes:
Published by amhyqoe

More info:

Published by: amhyqoe on Jan 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/09/2013

pdf

text

original

 
Surplus Konsumen dan Produsen
Kita amati grafik, ketika harga naik di atas P1 maka terjadi kelebihan (
surplus
) dalam pasar.Sebaliknya jika harga berada dibawah P1, maka terjadi kekurangan (
shortage
) dalam pasar, yangbesarnya seperti yang ditunjukkan pada grafik.Pada P1, kuantitas berada pada Q1. Artinya kuantitas yang diminta oleh konsumen sama dengankuantitas yang ditawarkan produsen di pasar. Dibandingkan dengan pernyataan untuk pasarkompetitif sebgai pasar yang berada dalam keseimbangan, pakar ekonomi cenderung lebih sukamengatakan kualitas dari suatu pasar kompetitif adalah sebagai suatu pasar yang efisien, yaknipasar yang lebih memaksimalkan kesejahteraan manusia.Gary Becker dalam analisisnya menyatakan bahwa kurva Demand merupakan asumsi darihubungan terbalik antara harga dan kuantitas. Dalam pembahasan ini, kurva tersebutdigambarkan sebagai garis lurus tebal. Garis tebal tersebut merupakan suatu batas antara apayang diterima dan apa ditolak oleh konsumen.
 
 Kurva tersebut kita anggap seperti sebuah mata pisau. Setiap titik yang berada pada mata pisaumerupakan sesuatu yang bisa diterima oleh konsumen. Misalnya, konsumen mau membayarsebesar P1 untuk membeli kuantitas unit Q1. Artinya batas konsumen membeli Q1 adalahdengan harga P1. Selanjutnya konsumen semestinya mau membayar dengan harga P2 untuk membeli sebanyak Q1. Seterusnya pada harga P3.Oleh karena kurva Demand merupakan batas harga yang mau dibayar oleh konsumen untuk Q1,maka tiap-tiap titik yang berada di atas kurva Demand, misalnya titik A (harga P4) merupakankombinasi yang ditolak konsumen. Begitupun pada kombinasi titik B untuk membeli unit dengankuantitas Q1 juga ditolak oleh konsumen.Saya tekankan sekali lagi, bahwa kurva Demand merupakan suatu batas antara yang diterima danyang ditolak konsumen. Konsumen hanya mau menerima setiap kombinasi dari harga dankuantitas pada daerah yang berwarna biru.
 
Begitu pula halnya pada kurva Supply, yaitu kurva yang merupakan suatu batas antara yangditerima dan yang ditolak oleh produsen.Produsen mau menerima harga minimal sebesar P1 untuk menjual sebanyak kuantitas Q1. Jikamereka mau menerima harga P1 untuk Q1, maka merekapun semestinya akan menerima hargaP2 untuk kuantitas yang sama, Q1. Produsen akan menolak kombinasi pada titik D yang terletak di bawah kurva Supply, karena di situ harga P3 lebih rendah daripada biaya marjinal (
marginalcost 
) untuk memproduksi unit sebanyak kuantitas Q1 tersebut. Daerah merah adalah kombinasiharga dan kuantitas yang diterima oleh produsen.Kita dapat kombinasikan kurva Demand dan Supply tersebut dengan setiap kombinasi harga dankuantitas yang diterima dan ditolak oleh produsen dan kombinasi harga dan kuantitas yangditerima dan ditolak oleh konsumen.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->