Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
14Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ian Mutu & Evaluasi Dampak Program Paudni

ian Mutu & Evaluasi Dampak Program Paudni

Ratings: (0)|Views: 1,664|Likes:
Published by Lili Ghazali

More info:

Published by: Lili Ghazali on Jan 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2014

pdf

text

original

 
 Materi Pelatihan Penilik,Mei 2011
PENGENDALIAN MUTU DAN EVALUASI DAMPAKPROGRAM PADA JALUR PENDIDIKAN NONFORMALDAN INFORMAL
Dr. Anan Sutisna, M.PdDosen Pendidikan Luar Sekolah UNJ
BIMBINGAN TEKNIS PENILIK PNFI SE INDONESIABANDUNG, 23-27 MEI 2011
 
 Materi Pelatihan Penilik April 2011
1
PENGENDALIAN MUTU DAN EVALUASI DAMPAK PROGRAM PADAJALUR PENDIDIKAN NONFORMAL DAN INFORMAL
1
 A.
 
Rasional Bimbingan Teknis
Bimtek ini berdasarkan pertimbangan yuridis yang berlaku pada saat ini dalamrangka mendukung peningkatan mutu penyelenggaraan layanan pendidikan olehsatuan-satuan pendidikan luar sekolah. Maka sebagai ujung tombak dalampengendalian mutu dan evaluasi dampak program PNFI berada pada penilik yangmerupakan tugas pokok dan tanggung jawabnya di lapangan Dasar regulasi ituadalah :1.
 
UU No. 20 Th. 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, bahwa diIndonesia ada 3 jalur pendidikan : 1) Pendidikan Formal, 2)
Pendidikan NonFormal
,
3) Pendidikan Informal
. Pendidikan Non Formal diselenggarakanbagi masyarakat yang membutuhkan layanan pendidikan yang berfungsisebagai penganti, penambah, dan atau pelengkap pendidikan formal dalamrangka mendukung pendidikan sepanjang hayat.2.
 
Pasal 26 UU No. 20 Th. 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional bahwa
hasil pendidikan non formal dihargai setara
dengan hasil programpendidikan formal setelah ditunjuk proses penilaian penyetaraan olehlembaga yang ditunjuk oleh Pemerintaha atau Pemerintah Daerah dengan
mengacu pada standar nasional pendidikan
.3.
 
Peraturan Pemerintah Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar NasionalPendidikan yaitu mencakup delapan standar: (1) Standar isi, (2) Standarproses, (3) Standar kompetensi lulusan, (4) Standar pendidik dan tenagakependidikan, (5) Standar sarana dan prasarana, (6) Standar pengelola, (7)Standar pembiayaan, dan (8) Standar penilaian.4.
 
Permenpan. Nomor: 14 tahun 2010, tentang Jabatan Fungsional Penilik danAngka Kreditnya. Bab II, pasal 3 bahwa Penilik berkedudukan sebagaipelaksana teknis fungsional yang mempunyai tugas dan tanggung jawabpengendali mutu dan evaluasi dampak program, dan Bab IV pasal 7, tentangtugas dan kegiatan penilik (1) sebagai pengemdalai mutu meliputi: (a)
1
Disampaikan dalam Kegiatan Bimbingan Teknis Penilik Se Indonesia Di Hotel Ciumbuleuit BandungPada Tanggal 23-27 Mei 2011
 
 Materi Pelatihan Penilik April 2011
2perencanaan program pengendalian mutu PNFI; (b) pelaksanaan pemantauanprogram PNFI; (c) pelaksanaan penilaian program PNFI; (d) pelaksanaanpembimbingan dan pembinaan kepada pendidik dan tenaga kependidikanpada satuan PNFI; dan (e) penyusunan laporan hasil pengendalian mutuPNFI. Dan (2) sebagai evaluasi dampak meliputi: (a) penyusunanrancangan/desain evaluasi dampak program PNFI; (b) penyusunan instrumenevaluasi dampak program PNFI; (c) pelaksanaan dan penyusunan laporanhasil evaluasi dampak program PNFI; dan (d) presentasi hasil evaluasidampak program PNFI
B.
 
Konsep Dasar Evaluasi dalam Pengendalian Mutu
Penyelenggaraan layanan pendidikan dalam hal ini adalah pendidikan non formal,seperti program PAUD, program pendidikan kesetaraan paket A, B, C danprogram kursusu pada umumnya dirancang dalam suatu system. System dimaksudadalah suatu kesatuaan dari beberapa unsur yang saling berhubungan satu denganyang lainnya. Misalnya dari suatu program terdiri dari: (1) unsur perencanaan, (2)unsur proses penyelenggaraan, (3) unsur hasil yang dicapai, dan (4) unsur dampak implementasi program di masyarakat. Masing-masing usur system tersebut, salingberkaitan, dan komponen yang satu mempengaruhi unsur yang lainnya. Prosespenyelenggaraan program akan bergantung kepada perencanaan, dan hasil-hasilprogram yang dicapai bergantung kepada kualitas proses penyelenggaraanprogram. Kualitas penerapan hasil program bergantung kepada mutu hasil ataululusan program. Empat komponen tersebut merupakan komponen yang pentingtidak dapat dipisah-pisahkan dan secara terpadu merupakan suatu kesatuan yangselayaknya menjadi perhatian utama bagi para disainer, pengelola, atau evaluatorprogram.Perencanaan dalam hal ini merupakan tahapan untuk (1) identifikasi kebutuhanbelajar warga belajar, (2) kurikulum, (3) menyusun program kegiatanpembelajaran, (4) persiapan pembelajaran, (5) bahan ajar, (6) metodepembelajaran, (7) media pembelajaran,dan (8) alat serta teknik evaluasi. Prosespenyelenggaraan merupakan tahapan proses pembelajaran sesuai dengan

Activity (14)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Wayan Surata liked this
Munidah Idasa liked this
Munidah Idasa liked this
Munidah Idasa liked this
Riyo Samekto liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->