Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
34Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
EKSTRAKSI

EKSTRAKSI

Ratings: (0)|Views: 860 |Likes:
Published by Iin Sidabutar

More info:

Published by: Iin Sidabutar on Jan 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/10/2013

pdf

text

original

 
EKSTRAKSI (ISOLASI KAFEIN)
TUJUAN PERCOBAANII.
 
DASAR TEORI
Kelarutan suatu senyawa dalam suatu pelarut dapat dinyatakan sebagai jumlah gram zatterlarut dalam sejumlah tertentu larutan pada suhu tertentu. Salah satu faktor penting yangmemepengaruhi kelarutan suatu zat adalah sifat kepolaran masing masing zat. Kepolarandipengaruhi oleh momen dipol senyawa tersebut. Bila momen dipol suatu senyawa tidak nolmaka molekul tersebut bersifat polar, dan bila jumlahnya nol maka senyawa bersifat nonpolar.Harga momen dipol dipengaruhi oleh kelektronegatifan unsur-unsur pembentuk suatu senyawa.Bila perbedaan kelektronegatifan besar maka senayawa memiliki momen dipol besar dan bersifat polar. Kelarutan suatu senyawa dalam pelarut pada dasarnya berlandaskan pada prinsip ‘likedissolved like’. Kemiripan kepolaran zat terlarut dengan pelarut yang digunakan menentukanhasil pelarutan. Senyawa polar akan mudah larut dalam pelarut polar dan sebaliknya.Ekstraksi merupakan salah satu teknik pemisahan yang melibatkan proses pemindahansatu atau lebih senyawa dari satu fasa ke fasa lain yang berlangsung berdasarkan pada prinsipkelarutan. Terdapat beberapa jenis ekstraksi, diantaranya :Ekstraksi cair-cair Ekstraksi cair-cair digunakan untuk mengisolasi suatu senyawa yang semula berada dalamsuatu pelarut dengan cara menmbahkan pelarut yang baru, yang tidak bercampur dengan pelarut semula.Senyawa yang akan diisolasi memilki kelarutan yang lebih baik pada pelarut yang baru,dibandingkan pelarut sebelumnya. Dalam proses ekstraksi cair-cair terdapat besaran yangmenggambarkan keberlangsungan proses ektraksi ini, yang disebut koefisien distribusi.Koefisien distribusi merupakan suatu konstanta yang menyatakan perbandingankonsentrasi zat terlarut pada kedua pelarutK : Koefisien distribusiCa: Koefisien zat terlarut pada pelarut ACb: Koefisien zat terlarut pada pelarut B
 
Ekstraksi Asam-basaEkstraksi asam-basa adalah ekstraksi yang didasarkan pada sifat asam basa yang dimilikisuatu senyawa organic, disamping pada sifat kelarutannya. Senyawa asam atau basadireaksikan dengan pereaksi asam atau basa sehingga terbentuk garam. Garam ini larutdalam air, tetapi tidak larut dalam senyawa organic.Ekstraksi padat-cair Zat yang akan diekstraksi berupa zat padat, biasanya cara ini dipakai untuk mengekstraksisenyawa orgnik dari bahan alam. Seperti ekstraksi alkaloid dari daun, aroma parfum dari bunga. Ekstraksi ini dipengaruhi oleh ukuran partikel zat padat dam kontak dengan pelarut.
Kafein
Kafein merupakan senyawa kimia golongan alkaloid. Alkaloid adalah suatu jenismetabolit sekunder yang mengandung atom nitrogen. Alkaloid diisolasi karena memilki sifatfisiologis aktif. Alkaloid sering kali beracun bagi manusia dengan bahaya yang mempunyaiaktivitas fisiologi yang menonjol sehingga digunakan secara luas dalam pengobatan. Alkaloid biasanya tak berwarna, seringkali bersifat aktif optik kebanyakan berbentuk kristal pada suhukamar. Pra-zat alkaloid yang paling umum adalah asam amino, meskipun sebenarnya biosintesiskebanyakan asam amino lebih rumit. Secara kimia alkaloid merupakan suatu golonganheterogen. Banyak alkaloid bersifat terpenoid dan beberapa diantaranya dari segi biosintesismerupakan terpenoid termodifikasi alkaloid lain terutama berupa senyawa atomatik dengangugus basa sebagai rantai samping. Kafein banyak terkandung dalam kopi, the coklat, atau kola.Kepolaran kafein hampir sama dengan diklorometan tersebut, sehingga kelarutan kafein cukup besar di dalam diklorometan (140mg/L).
Kafein pertama kali diisolasi oleh Pelletier & Caventou pada tahun 1819. Kafein adalahkomponen alkaloid derivat xanthin yang berfungsi sebagai stimulan psikoatif padamanusia. Memiliki pengaruh langsung pada sistem saraf pusat dan stimulan metabolik.Kafein menstimulan sistem saraf pusat dan menyebabkan peningkatan kewaspadaan,kecepatan dan kejelasan alur pikiran, peningkatan fokus, serta koordinasi tubuh yanglebih baik.
 
Sebagian besar alkaloid dalam larutan netral atau sedikit asam diendapkan oleh :Reagen Mayer (potassium mercuric iodide Sol.)Reagen Wagner (sol. of iodine in potassium iodide)
merah kecoklatanSol.Tannic acidReagen Hages (saturated sol of picric acid)
kuningReagen Dragendorff (sol of potassium bismuth iodide)
merah kecoklatan.
III. ALAT DAN BAHAN
25 gr daun teh20 gr natrium karbonatLabu Erlenmeyer 250 mL275 mL air mendidihCorong pisahDiklorometan 60 mLMagnesium sulfat anhidrida 0,3 gr Penangas air Batang pengaduk Kertas saringCorong Buchner Gelas kimiaSpatelLabu destilasi5 mL aseton panas N-heksanPereaksi dragendorf 

Activity (34)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Pamalaz Punya liked this
Sayyida Kholifa liked this
Sayyida Kholifa liked this
Meymey Ntu Maya liked this
Faisal Hanafi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->