Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
9Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KH. Yusuf Supendi Menggugat Elit PKS (Jakarta: Mushaf, 2011)

KH. Yusuf Supendi Menggugat Elit PKS (Jakarta: Mushaf, 2011)

Ratings: (0)|Views: 770 |Likes:
Published by Fadh_Ahmad
Sebagai generasi awal Kiai Yusuf Supendi memang dikenal tahu betul isi perut PKS dan menyimpan rahasia-rahasia elite PKS. Sosok beliau yg lurus & bersih jg membuat orang akan percaya bila dia membuka aib-aib elite PKS. Tapi, apakah kicauan Kiai Yusuf Supendi tentang kebobrokan elite PKS akan bikin partai dakwah ini rusak citranya di mata publik? Beliau membuka ini untuk Ibrah, pembelajaran bagi kader bawah, Ta’dib/pelajaran bagi Qiyadah, pimpinan, bahkan bagi khalayak ramai. Kiai Yusuf menyatakan bukunya bukan kumpulan fitnah & gosip tapi hakikat & kenyataan yang senyatanya terjadi di tubuh PKS.
Sebagai generasi awal Kiai Yusuf Supendi memang dikenal tahu betul isi perut PKS dan menyimpan rahasia-rahasia elite PKS. Sosok beliau yg lurus & bersih jg membuat orang akan percaya bila dia membuka aib-aib elite PKS. Tapi, apakah kicauan Kiai Yusuf Supendi tentang kebobrokan elite PKS akan bikin partai dakwah ini rusak citranya di mata publik? Beliau membuka ini untuk Ibrah, pembelajaran bagi kader bawah, Ta’dib/pelajaran bagi Qiyadah, pimpinan, bahkan bagi khalayak ramai. Kiai Yusuf menyatakan bukunya bukan kumpulan fitnah & gosip tapi hakikat & kenyataan yang senyatanya terjadi di tubuh PKS.

More info:

Published by: Fadh_Ahmad on Jan 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/04/2013

pdf

text

original

 
1
 Yusuf Supendi Menggugat Elit PKS (Jakarta: Mushaf, 2011)
KH. Yusuf Supendi adalah salah satu generasiasabiqul awalun alias generasi pertama gerakanTarbiyah di Indonesia. Gerakan Tarbiyah yang diawalisalah satunya oleh beliau ini kemudian berubah wujud jadi Partai Keadilan Sejahtera (PKS). Beliau jugadikenal sebagai orang yang lurus dan bersih. Mantanpolitisi PKB, Nursyahbani bilang KH. Yusuf supendi yang sama-sama di komisi 3 DPR sebagai
“or 
ang yang sangat disiplin, tajam, kredibel/jujur dlm
tindakan dan ucapan”. Dr. Didin Hafidhudin
berkata,beliau ini punya integritas tinggi, kejujuran,keikhlasan, keberpihakan pada kepentingan umat,dakwah & pendidikan.Kiai Yusuf jadi anggota DPR tapi masih tinggal diujung gang di Pekayon, pakai mobil kreditan Avanza hitam. Secara material beliau jauh dgn rekan-rekannya pengurus partai dan anggota DPR PKS lainnya, seperti Anis Matta & Hilmi Aminudin.Anis Matta, sekjen PKS punya rumah mewah seperti hotel & brlantai 4 di daerah Utan Kayudengan mobil-mobil mewah (konon menurut majalah Tempo, Anis matta punya mobil Hummer).Hilmi Aminudin, sesama asabiqunal awalun gerakan Tarbiyah yg sekarang masih menjabat sebagaiGrand murabiya PKS punya banyak mobil antik & rumah di lahan 5 hektar di Lembang.
1
kinibanyak pengurus PKS dag dig dug karena Kiai Yusuf mengibarkan bendera perang kepada elitePKS yang pragmatis dan melenceng dari aturan partai.Sebagai generasi awal Kiai Yusuf memang dikenal tahu betul isi perut PKS dan menyimpanrahasia-rahasia elite PKS. Sosok beliau yg lurus & bersih jg membuat orang akan percaya bila diamembuka aib-aib elite PKS. Tapi, apakah kicauan Kiai Yusuf tentang kebobrokan elite PKS akanbikin partai dakwah ini rusak citranya di mata publik? Beliau membuka ini untuk Ibrah,
 pembelajaran bagi kader bawah, Ta‟dib/pelajaran bagi Qiyadah, pimpinan, bahkan bagi khalayak 
ramai. Kiai Yusuf menyatakan bukunya bukan kumpulan fitnah & gosip tapi hakikat & kenyataanyang senyatanya terjadi. Kiai Yusuf menilai di dalam PKS
 bagaikan “bangkai dan belatung.Dibiarkan, bangkai itu dengan sendirinya akan habis”. Tapi buat beliau
kezaliman itu tidak mau
1
Tentang kekayaan Hilmi, baca http://www.detiknews.com/read/2011/04/04/125816/1608045/159/misteriusnya-hilmi-aminudin
 
2
dibiarkan hancur dengan sendirinya, ia harus berperan serta dalam menghancurkan. Beliauberpegang pada
sabda Rasulullah saw, ”S
iapa saja yang diam dan bungkam akan kebenaran, dia
adalah setan bisu”.
 Sebetulnya KH. Yusuf Supendi lahir di Bogor 15 Mei 1958 dari keluarga besar ulama disana.K.H. Sholeh Iskandar, ulama Besar di Bogor adalah paman beliau. Kiai Yusuf menyelesaikansekolah dasarnya di Madrasah Ibtidaiyah Ibnu Hajar Bogor. otak beliau encer & daya ingatnyaluarbiasa, denga
n bimbingan K.H. Ahmad Rifai Yasin, ia dlm waktu 11 bln hapal Al Qur‟an 30
 juz. Di bawah bimbingan K.H. Hamid Anshori, beliau juga mnguasai Bahasa Arab dalam waktu 4setengah bulan. Setamat sekolah mnengah pd 1977, Kiai Yusuf ngotot pergi ke Saudi Arabia,usianya blum genap 19 tahun. Syarat ke Saudi tanpa orang tua adalah usianya harus sudah 19,tapi beliaunya nekat berangkat dengan hanya berbekal visa transit 3 hari. Sampai di Jeddah KiaiYusuf datang ke KBRI yg saat itu dipimpin Jenamar Azam, orang Masyumi, untuk bisa kuliah,Namun lacur, pak dubes malah menyuruhnya pulang, tapi
dia menolak: „Saya ke sini mau sekolah
buka
n mau pulang‟. KBRI menolak & setelah visa habis
Kiai Yusuf jadi imigran gelap lebih dari 1thn di Saudi Arabia. Baru pada 1979 beliau melanjutkan sekolah di Universitas Imam MuhammadIbnu Saud, Riyadh. Selain mulai jadi
aktivis dakwah, beliau jd murid halaqah Syaikh Mann‟a
Khalil Al Qattan, penulis kitab klasik Mah
abits fi „Ulum Al Qur‟an y
ang juga salah satu ulamaIkhwanul Muslimin. Pada 1985, Kiai Yusuf menyelesaikan kuliahnya. Dia pun pulang ke Indonesia& menikah dgn Umi Widhiyani dikarunia 5 anak. Bersama alumni Timur Tengah lainnya sepertiHilmi Aminudin, Salim Segaf Al Jufri, Kiai Yusuf membawa dakwah Ikhwanul Muslimin keIndonesia. Beliau lantas bersama Hilmi Aminudin, Salim Segaf Al Jufri membangun gerakan yangkemudian lebih dikenal sebagai gerakan Tarbiyah.Kiai Yusuf punya binaan mulai dari mahasiswa hingga para tokoh, seperti Soeripto (AnggotaDPR PKS), Yusuf Azhari (eks Mentri Perumahan Rakyat). Beliau juga punya jabatan penting digerakan Tarbiyah sebagai Ketua Majelis Tarbiyah. Salah satu tugasnya di Majelis Tarbiyah adalahmenyeleksi orang-orang yang akan jadi kader inti gerakan ini. Kiai Yusuf lah yang menyeleksi
Surahman Hidayat (Ketua Dewan Syariat), Mutammimul „Ula (Mantan Anggota DPR PKS), Ir.
Wahyudin Munawir (mantan anggota DPR PKS), Al Muzamil Yusuf (Anggota DPR PKS), UntungWahono (mantan anggota DPR PKS) dan lain-lain sehingga bisa jadi kader inti Tarbiyah. Beliauberperan besar membina para mahasiswa untuk dijadikan kader dakwah di kampus yang kmudian jd basis massa dan elite PKS.Pada 1989, Kiai Yusuf brsama beberapa temannya seperti Muchlis Abdi & Mashadi membikinLembaga Pengkajian & Pengembangan Dakwah Khairul Ummah. Khairul Ummah ini nyediakan
da‟i
-
da‟i bagi masyarakat umum s
eperti
khatib shalat Jumat atau da‟i majelis
-majelis taklim. Pada1997, beliau bersama teman-temannya seperti Dr. Azami Samiun juga mendirikan lembaga Darul
 
3
Hikmah, di Bekasi. Darul Hikmah tujuannya adalah mencetak para ulama-ulama Tarbiyah yangcendekia. Darul Hikmah sistem pendidikannya unik, gurunya hampir tiga kali lipat dari santrinya.Pada Mei 1998, saat Suharto lengser, gerakan tarbiyah jadi Partai Keadilan dan ikut pemilu1999. Kiai Yusuf juga salah satu pendiri & deklaratornya. Uniknya beliau menolak jadi anggotaDPR, dan memilih berkidmat menjadi anggota Majelis Syuro periode 2000-2005. Selama 2000-2005 beliau juga menjabat Wakil Ketua Dewan Syariah atau semacam mahkamah pengadilanpartai. Tugasnya Kiai Yusuf sebagai ketua Dewan Syariah, antara lain, mengurus cerai danpoligami yang tak sesuai dgn prosedur. Beliau yang mengurus poligami-poligami bermasalahantara lain: Arifinto (mantan anggota DPR PKS yang terlibat kasus video porno) dan TifatulSembiring (mantan Presiden PKS yang juga sekarang Menkominfo), dll.Posisi Kiai Yusuf tadi di Dewan Syariah membuatnya tahu betul kasus-kasus yg menimpa parapimpinan & kader PKS. Di Pemilu 1999 beliau didesak untuk jadi anggota Dewan PerwakilanRakyat RI periode 2004-2009. Beliau dipanggil, didesak, diperintahkan Hilmi Aminuddin jadiCaleg DPR RI. Akhirnya Kiai Yusuf meraih 85.000-an suara melebihi hasil suara Ir. UntungWahono yang Nomor Urut I di Bogor.Suatu ketika selepas pemilu, nurani beliau terganggu melihat dinamika di tubuh PKS. Salahsatunya adalah soal dukungan PKS terhadap calon Presiden. Pada Mei 2004, di internal PKSbergolak mendukung calon Presiden Amien Rais atau Wiranto untuk ambil keputusan diadakanrapat tiga lembaga tinggi partai di Hotel Santika Jakarta pada akhir Mei 2004. Dalam rapat 3lembaga tinggi PKS situasi panas karena kubu pndukung Amien Rais pertanyakan soal uang yangditerima PKS dari Wiranto. Hilmi Aminudin yang menjadi ketua Majelis Syuro tak menjawabtegas soal ini. rapat berhasil mengeluarkan keputusan setelah mengadakan taqwin alias penilaianterhadap Amien Rais serta Wiranto. Hasilnya rapat di Hotel Santika adalah Amien Rais menangdengan point penilaian 3634, sementara Wiranto hanya 2792. Hidayat Nurwahid, Presiden PKSserta Irwan Prayitno membocorkan hasil rapat ini ke Amien Rais. Pembocoran ini dianggappelanggaran, apalagi kemudian muncul isu bahwa kubu Amien Rais via Sutrisno Bahir jugamengguyur uang ke PKS. Akibatnya Hilmi Aminudin yang di kubu Wiranto mnggunakanotoritasnya sebagai ketua Majelis Syuro membatalkan hasil rapat di Hotel Santika. Hilmi Aminudinkemudian mengadakan penilaian ulang kepada Amien Rais dan Wiranto dalam rapat lainnya.Selama periode Mei hingga Juni 2004, tiga lembaga tinggi PKS mengadakan rapat berkali-kali.Hasilnya Amien Rais selalu menang. Namun setiap keputusan kemenangan Amien Rais dianuliroleh Hilmi Aminudin. Sikap inilah yang menimbulkan kemarahan Kiai Yusuf. Beliau melihatkoleganya menyalahgunakan kekuasaannya sebagai ketua Majelis Syuro PKS.Kiai Yusuf akhirnya memperingatkan keras Hilmi pada 23 Juni 2004. Beliau jugamempertanyakan kewenangan Ketua Majelis Syuro dalam mengeluarkan veto. Pasca peringatan

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Armadi Okan liked this
Sunu Wibirama liked this
teamhrmclub2421 liked this
Joko Hermanu liked this
cuwekaza liked this
Rahmawan Octavia liked this
Ibnu Humaedi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->