Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
1
SALINANLAMPIRAN IPERATURAN MENTERI PENDIDIKAN DAN KEBUDAYAAN REPUBLIK INDONESIANOMOR 51 TAHUN 2011
PETUNJUK TEKNIS PENGGUNAAN DANA BOSTAHUN ANGGARAN 2012BAB IPENDAHULUAN
 A.
 
Latar Belakang
Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasionalmengamanatkan bahwa setiap warga negara yang berusia 7-15 tahun wajibmengikuti pendidikan dasar. Pasal 34 ayat 2 menyebutkan bahwa Pemerintah danpemerintah daerah menjamin terselenggaranya wajib belajar minimal pada jenjangpendidikan dasar tanpa memungut biaya, sedangkan dalam ayat 3 menyebutkanbahwa wajib belajar merupakan tanggung jawab negara yang diselenggarakan olehlembaga pendidikan Pemerintah, pemerintah daerah, dan masyarakat. Konsekuensidari amanat undang-undang tersebut adalah Pemerintah dan pemerintah daerahwajib memberikan layanan pendidikan bagi seluruh peserta didik pada tingkat pendidikan dasar (SD dan SMP) serta satuan pendidikan lain yang sederajat.Salah satu indikator penuntasan program Wajib Belajar 9 Tahun dapat diukurdengan Angka Partisipasi Kasar (APK) SD dan SMP. Pada tahun 2005 APK SD telahmencapai 115%, sedangkan SMP pada tahun 2009 telah mencapai 98,11%, sehinggaprogram wajar 9 tahun telah tuntas 7 tahun lebih awal dari target deklarasiEducation For All (EFA) di Dakar. Program Bantuan Operasional Sekolah (BOS) yangdimulai sejak bulan Juli 2005, telah berperan secara signifikan dalam percepatanpencapaian program wajar 9 tahun. Oleh karena itu, mulai tahun 2009 pemerintahtelah melakukan perubahan tujuan, pendekatan dan orientasi program BOS, dariperluasan akses menuju peningkatan kualitas.Dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) mengalami perubahan mekanismepenyaluran dari transfer ke kabupaten/kota pada tahun 2011 menjadi transfer keprovinsi pada tahun 2012.Pelaksanaan program BOS akan diatur dengan 3 peraturan menteri, yaitu:1.
 
Peraturan Menteri Keuangan yang mengatur mekanisme penyaluran dana BOSdari Kas Umum Negara ke Kas Umum Daerah serta pelaporannya.2.
 
Peraturan Menteri Dalam Negeri yang mengatur mekanisme pengelolaan danaBOS di daerah dan mekanisme penyaluran dari kas daerah ke sekolah.
 
2
3.
 
Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan yang mengatur mekanismepengalokasian dana BOS dan penggunaan dana BOS di sekolah.Hal-hal yang diatur dalam Peraturan Menteri Keuangan dan Peraturan MenteriDalam Negeri tentang Program BOS tidak dibahas kembali dalam Peraturan MenteriPendidikan dan Kebudayaan ini.
B.
 
Pengertian BOS
BOS adalah program pemerintah yang pada dasarnya adalah untuk penyediaanpendanaan biaya operasi nonpersonalia bagi satuan pendidikan dasar sebagaipelaksana program wajib belajar. Menurut PP 48 Tahun 2008 Tentang PendanaanPendidikan, biaya non personalia adalah biaya untuk bahan atau peralatanpendidikan habis pakai, dan biaya tak langsung berupa daya, air, jasatelekomunikasi, pemeliharaan sarana dan prasarana, uang lembur, transportasi,konsumsi, pajak, asuransi, dll. Namun demikian, ada beberapa jenis pembiayaaninvestasi dan personalia yang diperbolehkan dibiayai dengan dana BOS. Secaradetail jenis kegiatan yang boleh dibiayai dari dana BOS dibahas pada babberikutnya.
C.
 
Tujuan Bantuan Operasional Sekolah
Secara umum program BOS bertujuan untuk meringankan beban masyarakat terhadap pembiayaan pendidikan dalam rangka wajib belajar 9 tahun yangbermutu.Secara khusus program BOS bertujuan untuk:1.
 
Membebaskan pungutan bagi seluruh siswa SD/SDLB negeri danSMP/SMPLB/SMPT (Terbuka) negeri terhadap biaya operasi sekolah, kecualipada rintisan sekolah bertaraf internasional (RSBI) dan sekolah bertaraf internasional (SBI). Sumbangan/pungutan bagi sekolah RSBI dan SBI harus tetapmempertimbangkan fungsi pendidikan sebagai kegiatan nirlaba, sehinggasumbangan/pungutan tidak boleh berlebih;2.
 
Membebaskan pungutan seluruh siswa miskin dari seluruh pungutan dalambentuk apapun, baik di sekolah negeri maupun swasta;3.
 
Meringankan beban biaya operasi sekolah bagi siswa di sekolah swasta.
D.
 
Sasaran Program dan Besar Bantuan
Sasaran program BOS adalah semua sekolah SD/SDLB dan SMP/SMPLB/SMPT,termasuk SD-SMP Satu Atap (SATAP) dan Tempat Kegiatan Belajar Mandiri (TKBM)
 
3
yang diselenggarakan oleh masyarakat, baik negeri maupun swasta di seluruhprovinsi di Indonesia.Besar biaya satuan BOS yang diterima oleh sekolah termasuk untuk BOS Buku,dihitung berdasarkan jumlah siswa dengan ketentuan:
1.
 
SD/SDLB : Rp 580.000,-/siswa/tahun
2.
 
SMP/SMPLB/SMPT/SATAP : Rp 710.000,-/siswa/tahun
E.
 
Waktu Penyaluran Dana
Pada tahun anggaran 2012, dana BOS akan diberikan selama 12 bulan untuk periode Januari sampai Desember 2012, yaitu semester 2 tahun pelajaran2011/2012 dan semester 1 tahun pelajaran 2012/2013. Penyaluran dana dilakukansetiap periode 3 bulanan, yaitu periode Januari-Maret, April-Juni, Juli-Septemberdan Oktober-Desember.Bagi wilayah yang sangat sulit secara geografis sehingga proses penyaluran danpengambilan dana BOS oleh sekolah mengalami hambatan atau memerlukan biayapengambilan yang mahal, penyaluran dan pengambilan dana BOS oleh sekolahdilakukan setiap semester, yaitu pada awal semester. Penentuan wilayah tersebut akan ditentukan oleh Kementerian Keuangan berdasarkan usulan KementerianPendidikan dan Kebudayaan.
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • More From This User

    Notes
    Load more