Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Teknik Lab. Bimbingan Kons I Skenario

Teknik Lab. Bimbingan Kons I Skenario

Ratings: (0)|Views: 424 |Likes:
Published by Ruddy Fachriansyah

More info:

Published by: Ruddy Fachriansyah on Jan 28, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/13/2013

pdf

text

original

 
SKENARIOSeorang siswa yang bernama Vadhly rachman sedang ada masalah dengan kehadiran di sekolah,mengetahui hal tersebut guru pembimbing mengambil tahap untuk mengkonseling siswa tersebut danmengundang nya keruangan BP.Deskripsi Kasus : Vadhly ranchman siswa SLTP N 156 Bengkulu merupakan siswa teladan dan berperstasi di kelas VII-VIII namun semenjak menduduki kelas IX ia mulai malas di kelas, seringketiduran di jam pelajaran terlambat dan tidak masuk sekolah.Landasan Teori : Konseling IndividualTahap-Tahap Konseling
y
 
Tahap Awal KonselingTeknik-teknik konseling yang harus ada pada Tahap Awal konseling adalah:1.Attending2.Empati primer dan advance3.Refleksi perasaan4.Eksplorasi perasaan, eksplorasi pengalaman, dan eksplorasi ide5.Menangkap ide-ide/ pesan-pesan utama6.Bertanya terbuka7.Mendefinisikan masalah bersama klien8.Dorongan minimal
y
 
Tahap Pertengahan KonselingPada tahap ini teknik-teknik konseling yang dibutuhkan adalah:1.Memimpin2.Memfokuskan3.Konfrontasi4.Mendorong5.Menginformasikan6.Memberi nasehat7.Menyimpulkan sementara
8.Bertanya terbuka (open question)Teknik-teknik empati, attending, refleksi tetap digunakan.
y
 
Tahap Akhir KonselingTeknik-teknik konseling yang ada dan diperlukan pada tahap inisebagian mencakup yang ada di Tahap Awal dan Pertengahan. Secara spesifik.
 
Tahap awal mendefinisikan masalah bersama klien.
Klien : assalamualikum pak.Konselor : walaikum salam.Ya« vadhly, silakan masuk nak. (smbil mengarahkan tangan ke arah kursi sofa panjang)Bagaimana pembelajaran mu di kelas nak? Sepertinya tidak begitumenggairahkan sampai nilai kamu anjlok ?Klien : ohh.. Hanya sedikit jenuh pak..Konselor : emmm« jenuhTidak kah kamu merasa sedikit gersang dengan penampilan mu yang sekarangvadhly? Saya tau, kamu merupakan siswa teladan dan berperstasi di sekolah ini.Maka dari itu saya tidak ingin potensi yang ada menjadi percuma.Klien : «««. (diam)Konselor : Mata cekung mu itu bukan karena kamu jenuh..?Ya.. saya tidak ingin menebak, bapak cma ingin kamu sedikit terbuka dan jujur.Bapak merupakan guru pembimbing di sekolah ini, tidak hanya siswa yang nakalmelainkan tugas bapak adalah membantu siswa berprestasi menjadi lebih berprestasi. Jika kmu kehilangan semangat berperestasi mu bapak sangat akan berusaha membantu mu nak.Klien : Saya belum bisa mengatur waktu untuk belajar pak, maka dari itu nilai sayaanjlok.Konselor : Belajar? Bagaimana sewaktu kmu duduk di kls VIII? Nilai mu sangat bagusmendapat peringkat di kelas?Klien : iya pak, saya sekarang sudah mulai berkerja di pasar sebagai penjual asoy danmembantu mengangkat barang belanjaan pak.Hal itu membuat saya letih di malam hari nya, dan saya tertidur bahkan seringkesiangan.
 
Tahap pertengahan mengolah masalh klien yang telah didefinisikan.Konselor : ya..itu bukalah persoalan diri mu sendiri, permaslahan seperti ini baiknya sayarundingkan bersama orang tua mu nak??Bagaimana menurut mu? Apa orang tua mu bersedia datang kesekolah.Klien : orang tua saya tidak mungkin akan datang pak. Mereka akan sangat marahmengetahui nilai saya anjlok.Konselor : bukan kah perioritas utama kmu adalah belajar nak, tidak seharus nya kamumencari uang.Klien : bagaimana tidak pak, dengan bekerja seperti ini saya dapat membelikan orangtua saya sesuatu, dan mengapa harus belajar?Konselor : sangat mulia.. maka dari itulah saya sangat wajib untuk menolong mu nak.Seperti ini..Berapa uang yang kamu peroleh selama kamu berkeja sambilan ??Klien : perhari saya dapat menyisihkan uang di luar kepentingan pribadi saya Rp.7.000Konselor : kamu sangat pintar nak. Tapi kamu belum terlalu pefikir panjang.Jika kamu sudah belajar dan mentamatkan sekolah, mungkin kamu bisa memilih pekerjaan yang kamu senangi. Karena saya yakin kamu tidak mungkin inginselamanya menjadi penjual asoy. Sepertinya bapak sekarang, bapak mungkindalam 4thn ini akan menaikan haji orantua bapak. Karena apa? Karena bapak selalu ingin menjadi anak yang berbakti. Kita sebagi anak wajib membantu orangtua, berbakti kepada orang tua, karena itulah kewajiban sebagi anak tetapi kamu belum saat nya sekarang, karena kamu bisa memberikan lebih dari baju orang tuamu seadainya jika kamu berhasil menjadi orang yang berhasil. Dan keberhasilandi awali dengan pendidikan yang matang.Kamu mengerti??Klien : ya.. pak.. saya sangat mengerti..Saya dapat membahagiakan orang tua saya dengan nilai yang bagus lagi.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->