Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
faktorisasi-aljabar

faktorisasi-aljabar

Ratings: (0)|Views: 73 |Likes:
Published by mrzane9

More info:

Published by: mrzane9 on Feb 01, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

 
BAB 1Faktorisasi Aljabar
Masih ingatkah kamu tentang pelajaran Aljabar Di Kelas VII, kamu telah mengenal bentuk aljabar dan juga telah mempelajari operasi hitung pada bentuk aljabar tersebut.Sekarang, kamu akan menambah pengetahuanmu tentang aljabar tersebut, khususnyamengenai faktorisasi aljabar.Menurutmu, mengapa kamu perlu mempelajari aljabar? Mungkin kamu tidak menyadari bahwa konsep aljabar seringkali dipakai dalam kehidupan sehari-hari.Setiap hari, Nita menabung sebesar 
 x
rupiah. Berapa besar tabungan anak tersebut setelahsatu minggu? Berapa besar pula tabungannya setelah satu bulan? Setelah 10 hari, uangtabungan itu dibelikan dua buah buku yang harganya
 y
rupiah, berapakah sisa uangtabungan Nita? Jika nilai
 x
adalah Rp2.000,00 dan nilai
 y
adalah Rp5.000,00, carilah penyelesaiannya.Saat kamu mencari penyelesaian dari kasus tersebut, maka kamu sedang menggunakankonsep aljabar. Oleh karena itu, pelajarilah bab ini dengan baik 
A. Operasi Hitung Bentuk AljabarB. Pemfaktoran Bentuk AljabarC. Pecahan dalam Bentuk Aljabar
A. Operasi Hitung Bentuk Aljabar
Di Kelas VII, kamu telah mempelajari pengertian bentuk aljabar, koefisien, variabel,konstanta, suku, dan suku sejenis. Untuk mengingatkanmu kembali, pelajari contoh-contoh berikut.1. 2
 pq
4.
 x
2
+ 3
 x
 –22. 5
 x
+ 4 5. 9
 x
2
– 3
 xy
+ 83. 2
 x
+ 3
 y
 –5Bentuk aljabar nomor (1) disebut
 suku tungga
atau suku satu karena hanya terdiri atassatu suku, yaitu 2
 pq
. Pada bentuk aljabar tersebut, 2 disebut koefisien, sedangkan
 p
dan
q
disebut
variabel 
karena nilai
 p
dan
q
 bisa berubah-ubah. Adapun bentuk aljabar nomor (2) disebut
 suku dua
karena bentuk aljabar ini memiliki dua suku, sebagai berikut.a. Suku yang memuat variabel
 x
, koefisiennya adalah 5. b. Suku yang tidak memuat variabel
 x
, yaitu 4, disebut konstanta. Konstanta adalah sukuyang nilainya tidak berubah.Sekarang, pada bentuk aljabar nomor (3), (4), dan (5), coba kamu tentukan manakah yangmerupakan koefisien, variabel, konstanta, dan suku?
1. Penjumlahan dan Pengurangan Bentuk Aljabar
Pada bagian ini, kamu akan mempelajari cara menjumlahkan dan mengurangkan suku-suku sejenis pada bentuk aljabar. Pada dasarnya, sifat-sifat penjumlahan dan penguranganyang berlaku pada bilangan riil, berlaku juga untuk penjumlahan dan pengurangan pada bentuk-bentuk aljabar, sebagai berikut.a. Sifat Komutatif 
a + b
=
b + a
, dengan
a
dan
b
 bilangan riil b. Sifat Asosiatif (
a + b
) +
c
=
a
+ (
b +c
), dengan
a, b
, dan
c
 bilangan riilc. Sifat Distributif 
a
(
b + c
) =
ab + ac
, dengan
a, b
, dan
c
 bilangan riilAgar kamu lebih memahami sifat-sifat yang berlaku pada bentuk aljabar, perhatikancontoh-contoh soal berikut.Sederhanakan bentuk-bentuk aljabar berikut.a. 6
mn
+ 3
mn
 b. 16
 x
+ 3 + 3
 x
+ 4c. – 
 x
 – 
 y
+
 x
 – 3d. 2
 p
 – 3
 p
2
+ 2
q
 – 5
q
2
+ 3
 p
e. 6
m
+ 3(
m
2
– 
n
2
) – 2
m
2
+ 3
n
2
Jawab:
 
a. 6
mn
+ 3
mn
= 9
mn
 b. 16
 x
+ 3 + 3
 x
+ 4 = 16
 x
+ 3
 x
+ 3 + 4= 19
 x
+ 7c. – 
 x
 – 
 y
+
 x
 – 3 = – 
 x + x
 – 
 y
 – 3= – 
 y
 – 3d. 2
 p
 – 3
 p
2
+ 2
q
 – 5
q
2
+ 3
 p
= 2
 p
+ 3
 p
 – 3
 p
2
+ 2
q
 – 5
q
2
= 5
 p
 – 3
 p
2
+ 2
q
 – 5
q
2
= –3
 p
2
+ 5
 p
 – 5
q
2
+ 2
q
e. 6
m
+ 3(
m
2
– 
n
2
) – 2
m
2
+ 3
n
2
= 6
m
+ 3
m
2
– 3
n
2
– 2
m
2
+ 3
n
2
= 6
m
+ 3
m
2
– 2
m
2
– 3
n
2
+ 3
n
2
=
m
2 + 6
m
Tentukan hasil dari:a. penjumlahan 10
 x
2
+ 6
 xy
 – 12 dan –4
 x
2
– 2
 xy
+ 10, b. pengurangan 8
 p
2
+ 10
 p
+ 15 dari 4
 p
2
– 10
 p
 – 5.Jawab:a. 10
 x
2
+ 6
 xy
 – 12 + (–4
 x
2
– 2
 xy
+ 10) = 10
 x
2
– 4
 x
2
+ 6
 xy
 – 2
 xy
 – 12 + 10= 6
 x
2 + 4
 xy
 – 2 b. (4
 p
2
– 10
 p
 – 5) – (8
 p
2
+ 10
 p
+ 15) = 4
 p
2
– 8
 p
2
– 10
 p
 –10
 p
 – 5 – 15= –4
 p
2
– 20
 p
 – 20Gunakan hukum distributif untuk menyelesaikan perkalian berikut.a. 2(
 x
+ 3) c. 3
 x
(
 y
+ 5) b. –5(9 – 
 y
) d. –9
 p
(5
 p
 – 2
q
)Jawab:a. 2(
 x
+ 3) = 2
 x
+ 6 c. 3
 x
(
 y
+ 5) = 3
 xy
+ 15
 x
 b. –5(9 – 
 y
) = –45 + 5
 y
d. –9
 p
(5
 p
 – 2
q
) = –45
 p
2
+ 18
 pq
2. Perkalian Bentuk Aljabar
Perhatikan kembali sifat distributif pada bentuk aljabar. Sifat distributive merupakankonsep dasar perkalian pada bentuk aljabar. Untuk lebih jelasnya, pelajari uraian berikut.
a. Perkalian Suku Satu dengan Suku Dua
Agar kamu memahami perkalian suku satu dengan suku dua bentuk aljabar, pelajaricontoh soal berikut.Gunakan hukum distributif untuk menyelesaikan perkalian berikut.a. 2(
 x
+ 3) c. 3
 x
(
 y
+ 5) b. –5(9 – 
 y
) d. –9
 p
(5
 p
 – 2
q
)Jawab:a. 2(
 x
+ 3) = 2
 x
+ 6 c. 3
 x
(
 y
+ 5) = 3
 xy
+ 15
 x
 b. –5(9 – 
 y
) = –45 + 5
 y
d. –9
 p
(5
 p
 – 2
q
) = –45
 p
2
+ 18
 pq
b. Perkalian Suku Dua dengan Suku Dua
Agar kamu memahami materi perkalian suku dua dengan suku dua bentuk aljabar, pelajari contoh soal berikut.Tentukan hasil perkalian suku dua berikut, kemudian sederhanakan.a. (
 x
+ 5)(
 x
+ 3) c. (2
 x
+ 4)(3
 x
+ 1) b. (
 x
 – 4)(
 x
+ 1) d. (–3
 x
+ 2)(
 x
 – 5)Jawab:a. (
 x
+ 5)(
 x
+ 3) = (
 x
+ 5)
 x
+ (
 x
+ 5)
3
=
 x
2
+ 5
 x
+ 3
 x
+ 15=
 x
2
+ 8
 x
+ 15 b. (
 x
 – 4)(
 x
+ 1) = (
 x
 – 4)
 x
+ (
 x
 – 4)1
 
=
 x
2
– 4
 x
+
 x
 – 4=
 x
2
– 3
 x
 – 4c. (2
 x
+ 4)(3
 x
+ 1) = (2
 x
+ 4)3
 x
+ (2
 x
+ 4)1= 6
 x
2
+ 12
 x
+ 2
 x
+ 4= 6
 x
2
+ 14
 x
+ 4d. (–3
 x
+ 2)(
 x
 – 5) = (–3
 x
+ 2)
 x
+ (–3
 x
+ 2)(–5)= –3
 x
2
+ 2
 x
+ 15
 x
 – 10= –3
 x
2
+ 17
 x
 – 10Diketahui sebuah persegipanjang memiliki panjang (5
 x
+ 3) cm dan lebar (6
 x
 – 2) cm.Tentukan luas persegipanjang tersebut.
Jawab:
Diketahui :
 p
= (5
 x
+ 3) cm dan l = (6
 x
 – 2) cmDitanyakan : luas persegipanjangLuas =
 p
× l= (5
 x
+ 3)(6
 x
 – 2)= (5
 x
+ 3)6
 x
+ (5
 x
+ 3)(–2)= 30
 x
2
+ 18
 x
 – 10
 x
 – 6= 30
 x
2
+ 8
 x
 – 6Jadi, luas persegipanjang tersebut adalah (30
 x
2 + 8
 x
 – 6) cm2Amati kembali Contoh Soal. Ternyata perkalian dua suku bentuk aljabar (
a + b
) dan (
c +
) dapat ditulis sebagai berikut.(
a + b
)(
c + d 
) = (
a + b
)
c
+ (
a + b
)
=
ac + bc + ad + bd 
=
ac
+
ad 
+
bc
+
bd 
Secara skema, perkalian ditulis:(
a + b
)(
c + d 
) =
ac + ad + bc + bd 
Cara seperti ini merupakan cara lain yang dapat digunakan untuk menyelesaikan perkalian antara dua buah suku bentuk aljabar. Pelajari contoh soal berikut.Selesaikan perkalian-perkalian berikut dengan menggunakan cara skema.a. (
 x
+ 1)(
 x
+ 2) c. (
 x
 – 2)(
 x
+ 5) b. (
 x
+ 8)(2
 x
+ 4) d. (3
 x
+ 4)(
 x
 – 8)Jawab:a. (
 x
+ 1)(
 x
+ 2) =
 x
2 + 2
 x
+
 x
+ 2=
 x
2
+ 3
 x
+ 2 b. (
 x
+ 8)(2
 x
+ 4) = 2
 x
2
+ 4
 x
+ 16
 x
+ 32= 2
 x
2
+ 20
 x
+ 32c. (
 x
 – 2)(
 x
+ 5) =
 x
2
+ 5
 x
 –2
 x
 –10=
 x
2
+ 3
 x
 – 10d. (3
 x
+ 4)(
 x –8)
= 3
 x
2
– 24
 x
+ 4
 x
 – 32= 3
 x
2
– 20
 x
 – 32
3. Pembagian Bentuk Aljabar
Pembagian bentuk aljabar akan lebih mudah jika dinyatakan dalam bentuk  pecahan. Pelajarilah contoh soal berikut.sebagai berikut.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->