Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
suku-batak

suku-batak

Ratings: (0)|Views: 111 |Likes:
Published by Hami Sibagariang

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: Hami Sibagariang on Feb 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/05/2012

pdf

text

original

 
SUKU BATAK 
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
Batak 
merupakan salah satusuku bangsadiIndonesia. Nama ini merupakan sebuah terma kolektif untuk mengidentifikasikan beberapa suku bangsa yang bermukim dan berasal dariTapanuli,Sumatera Utara. Suku bangsa yang dikategorikan sebagai Batak adalahKaro, Pakpak ,Toba, Simalungun,Mandailing, danAngkola. Sebagian besar orang Batak menganutagamaKristendan sebagian lagi beragamaIslam. Tetapi ada pula yang menganut agama Malim (pengikutnya biasa disebut denganParmalim
 
) dan juga penganut kepercayaananimisme(disebut Pelebegu atau Parbegu), walaupun kini jumlah penganutkedua ajaran ini sudah semakin berkurang.
A.Sejarah
 Topografi dan alam Tapanuli yang subur, telah menarik orang-orangMelayu Tua (Proto Melayu) untuk bermigrasi ke wilayah Danau Toba sekitar4.000 - 7.000 tahun lalu. Bahasa dan bukti-bukti arkeologi menunjukkanbahwa orang-orang Austronesia dari Taiwan telah berpindah ke Sumatera danFilipina sekitar 2.500 tahun lalu, dan kemungkinan orang Batak termasuk kedalam rombongan ini. Selama abad ke-13, orang Batak melakukan hubungandengan kerajaan Pagaruyung di Minangkabau yang mana hal ini telahmenginspirasikan pengembangan aksara Batak. Pada abad ke-6, pedagang-pedagang Tamil asal India mendirikan kota dagang Barus, di pesisir baratSumatera Utara. Mereka berdagang kamper yang diusahakan oleh petani-petani Batak di pedalaman. Produksi kamper dari tanah Batak berkualitascukup baik, sehingga kamper menjadi komoditi utama pertanian orang Batak,disamping kemenyan. Pada abad ke-10, Barus diserang oleh Sriwijaya. Hal inimenyebabkan terusirnya pedagang-pedagang Tamil dari pesisir Sumatera.Pada masa-masa berikutnya, perdagangan kamper banyak dikuasai olehpedagang Minangkabau yang mendirikan koloni di pesisir barat dan timurSumatera Utara. Koloni-koloni mereka terbentang dari Barus, Sorkam, hinggaNatal
B.Identitas Batak 
R.W Liddle menyatakan, bahwa sebelum abad ke-20 di Sumatera bagianutara tidak terdapat kelompok etnis sebagai satuan sosial yang koheren.Menurutnya sampai abad ke-19, interaksi sosial di daerah itu hanya terbataspada hubungan antar individu, antar kelompok kekerabatan, atau antarkampung. Dan hampir tidak ada kesadaran untuk menjadi bagian dari satuan-satuan sosial dan politik yang lebih besar. Pendapat lain mengemukakan,bahwa munculnya kesadaran mengenai sebuah keluarga besar Batak baruterjadi pada zaman kolonial. Dalam disertasinya J. Pardede mengemukakanbahwa istilah "Tanah Batak" dan "rakyat Batak" diciptakan oleh pihak asing.Sebaliknya, Siti Omas Manurung, seorang Toba istri dari putra pendeta Batakmenyatakan, bahwa sebelum kedatangan Belanda, semua orang baikKaro maupunSimalungunmengakui dirinya sebagai Batak, dan Belandalah yangtelah membuat terpisahnya kelompok-kelompok tersebut. Sebuah mitos yangmemiliki berbagai macam versi menyatakan, bahwa Pusuk Bukit, salah satupuncak di baratDanau Toba, adalah tempat "kelahiran" bangsa Batak. Selainitu mitos-mitos tersebut juga menyatakan bahwa nenek moyang orang Batakberasal dariSamosir. Terbentuknya masyarakat Batak yang tersusun dari berbagai macammarga, sebagian disebabkan karena adanya migrasi keluarga-keluarga dariwilayah lain di Sumatra. Penelitian penting tentang tradisi Karo dilakukan oleh
 
 J.H Neumann, berdasarkan sastra lisan dan transkripsi dua naskah setempat,yaitu
Pustaka Kembaren
dan
Pustaka Ginting
. Menurut
Pusatak Kembaren
,daerah asal marga Kembaren dariPagaruyungdi Minangkabau. Orang Tamildiperkirakan juga menjadi unsur pembentuk masyarakat Karo. Hal ini terlihatdari banyaknya nama marga Karo yang diturunkan dariBahasa Tamil. Orang-orang Tamil yang menjadi pedagang di pantai barat, lari ke pedalamanSumatera akibat serangan pasukan Minangkabau yang datang pada abad ke-14 untuk menguasai Barus.
C.Penyebaran Agama
a.Masuknya IslamDalam kunjungannya pada tahun 1292, Marco Polo melaporkan bahwamasyarakat Batak sebagai orang-orang "liar yang musyrik" dan tidakpernah terpengaruh oleh agama-agama dari luar. Meskipun Ibn Battuta,mengunjungi Sumatera Utara pada tahun 1345 dan mengislamkan SultanAl-Malik Al-Dhahir, masyarakat Batak tidak pernah mengenal Islamsebelum disebarkan oleh pedagang Minangkabau. Bersamaan denganusaha dagangnya, banyak pedagang Minangkabau yang melakukan kawin-mawin dengan perempuan Batak. Hal ini secara perlahan telahmeningkatakan pemeluk Islam di tengah-tengah masyarakat Batak. Padamasa Perang Paderi di awal abad ke-19, pasukan Minangkabau menyerangtanah Batak dan melakukan pengislaman besar-besaran atas masyarakatMandailing dan Angkola. Namun penyerangan Paderi atas wilayah Toba,tidak dapat mengislamkan masyarakat tersebut, yang pada akhirnyamereka menganut agama Protestan. Kerajaan Aceh di utara, juga banyakberperan dalam mengislamkan masyarakat Karo, Pakpak, dan Dairi.b.Misionaris KristenPada tahun 1824, dua misionaris Baptist asal Inggris, Richard Burton danNathaniel Ward berjalan kaki dari Sibolga menuju pedalaman Batak.Setelah tiga hari berjalan, mereka sampai di dataran tinggi Silindung danmenetap selama dua minggu di pedalaman. Dari penjelajahan ini, merekamelakukan observasi dan pengamatan langsung atas kehidupanmasyarakat Batak. Pada tahun 1834, kegiatan ini diikuti oleh Henry Lymandan Samuel Munson dari Dewan Komisaris Amerika untuk Misi Luar Negeri.Pada tahun 1850, Dewan Injil Belanda menugaskan Herman Neubronnervan der Tuuk untuk menerbitkan buku tata bahasa dan kamus bahasaBatak - Belanda. Hal ini bertujuan untuk memudahkan misi-misi kelompokKristen Belanda dan Jerman berbicara dengan masyarakat Toba danSimalungun yang menjadi sasaran pengkristenan mereka.Misionaris pertama asal Jerman tiba di lembah sekitar Danau Toba padatahun 1861, dan sebuah misi pengkristenan dijalankan pada tahun 1881oleh Dr. Ludwig Ingwer Nommensen. Kitab Perjanjian Baru untuk pertamakalinya diterjemahkan ke bahasa Batak Toba oleh Nommensen pada tahun1869 dan penerjemahan Kitab Perjanjian Lama diselesaikan oleh P. H. Johannsen pada tahun 1891. Teks terjemahan tersebut dicetak dalamhuruf latin di Medan pada tahun 1893. Menurut H. O. Voorma, terjemahanini tidak mudah dibaca, agak kaku, dan terdengar aneh dalam bahasaBatak.Masyarakat Toba dan Karo menyerap agama Nasrani dengan cepat, danpada awal abad ke-20 telah menjadikan Kristen sebagai identitas budaya.Pada masa ini merupakan periode kebangkitan kolonialisme Hindia-Belanda, dimana banyak orang Batak sudah tidak melakukan perlawananlagi dengan pemerintahan kolonial. Perlawanan secara gerilya yangdilakukan oleh orang-orang Batak Toba berakhir pada tahun 1907, setelahpemimpin kharismatik mereka, Sisingamangaraja XII wafat.
 
c.Gereja HKBPGereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) telah berdiri di Balige padabulan September 1917. Pada akhir tahun 1920-an, sebuah sekolah perawatmemberikan pelatihan perawatan kepada bidan-bidan disana. Kemudianpada tahun 1941, Gereja Batak Karo Protestan (GBKP) didirikan.
D.Kepercayaan
Sebelum suku Batak menganut agama Kristen Protestan, merekamempunyai sistem kepercayaan dan religi tentang Mulajadi Nabolon yangmemiliki kekuasaan di atas langit dan pancaran kekuasaan-Nya terwujuddalam Debata Natolu.Menyangkut jiwa dan roh, suku Batak mengenal tiga konsep, yaitu:
 Tondi : adalah jiwa atau roh seseorang yang merupakan kekuatan,oleh karena itu tondi memberi nyawa kepada manusia. Tondi di dapatsejak seseorang di dalam kandungan.Bila tondi meninggalkan badanseseorang, maka orang tersebut akan sakit atau meninggal, makadiadakan upacara mangalap (menjemput) tondi dari sombaon yangmenawannya.
Sahala : adalah jiwa atau roh kekuatan yang dimiliki seseorang.Semua orang memiliki tondi, tetapi tidak semua orang memiliki sahala.Sahala sama dengan sumanta, tuah atau kesaktian yang dimiliki para rajaatau hula-hula.
Begu : adalah tondi orang telah meninggal, yang tingkah lakunyasama dengan tingkah laku manusia, hanya muncul pada waktu malam.Demikianlah religi dan kepercayaan suku Batak yang terdapat dalampustaha. Walaupun sudah menganut agama Kristen dan berpendidikan tinggi,namun orang Batak belum mau meninggalkan religi dan kepercayaan yangsudah tertanam di dalam hati sanubari mereka. Ada juga kepercayaan yangada di Tarutung tentang ular (ulok) dengan Si Boru Natumandi Hutabarat,dimana boru Hutabarat tidak boleh dikatakan cantik di Tarutung. Apabiladikatakan cantik maka nyawa wanita tersebut tidak akan lama lagi, menurutkepercayaan orang itu.
E.Kekerabatan
Kekerabatan adalah menyangkut hubungan hukum antar orang dalampergaulan hidup. Ada dua bentuk kekerabatan bagi suku Batak, yakniberdasarkan garis keturunan (genealogi) dan berdasarkan sosilogis,sementara kekerabatan teritorial tidak ada.Bentuk kekerabatan berdasarkan garis keturunan (genealogi) terlihatdari silsilahmargamulai dariSi Raja Batak, dimana semua suku bangsa Batak memilikimarga. Sedangkan kekerabatan berdasarkan sosiologis terjadimelalui perjanjian (padan antar marga tertentu) maupun karena perkawinan.Dalam tradisi Batak, yang menjadi kesatuan Adat adalah ikatan sedarahdalam marga, kemudian Marga. Artinya misalnya Harahap, kesatuan adatnyaadalah Marga Harahap vs narga lainnya. Berhubung bahwa Adat Batak/TradisiBatak sifatnya dinamis yang seringkali disesuaikan dengan waktu dan tempatberpengaruh terhadap perbedaan corak tradisi antar daerah.Adanya falsafah dalam perumpamaan dalam bahasa Batak Toba yangberbunyi:
 Jonok dongan partubu jonokan do dongan parhundul
. merupakansuatu filosopi agar kita senantiasa menjaga hubungan baik dengan tetangga,karena merekalah teman terdekat. Namun dalam pelaksanaan adat, yangpertama dicari adalah yang satu marga, walaupun pada dasarnya tetanggatidak boleh dilupakan dalam pelaksanaan Adat.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->