Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Identifikasi Perbaikan Dokumentasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Untuk Mendapatkan Sertifikasi ISO 9001:2008

Identifikasi Perbaikan Dokumentasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Untuk Mendapatkan Sertifikasi ISO 9001:2008

Ratings: (0)|Views: 685 |Likes:
Published by ESSY2
Identifikasi Perbaikan Dokumentasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Untuk Mendapatkan Sertifikasi ISO 9001:2008 telah dipresentasikan dan dipublikasikan dalam prosiding seminar nasional rekayasa, sains dan teknologi yang dilaksanakan tanggal 2 agustus 2010 bertempat di Pangeran Beach Hotel Padang.
Identifikasi Perbaikan Dokumentasi Perusahaan Air Minum Dalam Kemasan Untuk Mendapatkan Sertifikasi ISO 9001:2008 telah dipresentasikan dan dipublikasikan dalam prosiding seminar nasional rekayasa, sains dan teknologi yang dilaksanakan tanggal 2 agustus 2010 bertempat di Pangeran Beach Hotel Padang.

More info:

Published by: ESSY2 on Feb 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/11/2012

pdf

text

original

 
PROSIDING SEMINAR NASIONAL ReSaTek-2010ISSN: 2087-2526
 
IDENTIFIKASI PERBAIKAN DOKUMENTASI PERUSAHAANAIR MINUM DALAM KEMASAN UNTUK MENDAPATKANSERTIFIKASI ISO9001:2008
Noviyarsi dan Yesmizarti Muchtiar
Jurusan Teknik Industri, UniversitasBung HattaEmail:essy_mm@yahoo.com
Edfi Moga Bukhari
Mahasiswa Jurusan Teknik Industri, Universitas Bung HattaEmail: bukharijr@gmail.com
Abstrak 
 Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesia khususnya Produsen ‘Air Minum Dalam Kemasan (AMDK) tak luput dari derasnya persaingan dalam mempertahankan pasar. Kemampuan bersaing dan bekerja sama Produsen AMDK lokal Jambi masih lemah bahkandalam pasar lokal, karena mereka tidak memiliki posisi tawar yang kuat.Salah satu faktor  penyebabnya adalah karena mutu produk yang dihasilkannya masih rendah.Standar yang dapat menjadi acuan bagi produsen AMDK lokal Jambi untuk melakukan peningkatan dan pengembangan sistem manajemen cara menerapkan sistem manajemen mutu ISO9001:2008.Penerapan sistem manajemen mutu ini merupakan keputusan strategis yang  secara konsisten memenuhi persyaratan dan memenuhi peraturan perundangan baik dalamhal mutu maupun dalam hal etik profesional serta meningkatkan kepuasan pelanggan. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi perbaikan dokumentasi perusahaan AMDK untuk mendapatkan sertifikasi ISO 9001:2008. Hasil akhirinitial assesmentmemperlihatkanbahwa terdapat 21 ketidaksesuaian mayor yang berartiterdapat 21 persyaratan sistemmanajemen muutu ISO 9001:2008yang belum dimiliki. Ketidaksesuaian minor berjumlah 18dengan maksud terdapat 18 pesyaratan sistem manajemen mutu ISO 9001:2008 yang telahdijalankan tetapi belum konsisten dalam penerapannya.
Kata kunci
: manajemen mutu, ISO 9001:2008
1.PENDAHULUAN
Persaingan yang semakin ketat menuntut organisasi untuk dapat memproduksi barang dan menyalurkan barang dengan kualitas tinggi dengan harga yang rendah. Semuainisiatif untuk peningkatan kualitasdimulai dari pemahaman terhadap persepsi dankebutuhan pelanggan. Kualitas tidak dapat dipandang secara sempit hanya dari produk yangdihasilkan oleh organisasi tetapi kualitas merupakan keseluruhan aspek organisasi “
qualitymeans is total quality
” (Wilkins : 2004). Apabila pelanggan merasa tidak puas dengan produk atau jasa yang mereka nikmati, mereka akan dengan mudah berpindah ke produk atau jasa yang ditawarkan perusahaan lain. Industri Kecil dan Menengah (IKM) di Indonesiakhususnya Produsen ‘Air MinumDalam Kemasan (AMDK)’-pun tak luput dari derasnya persaingan tersebut.Kemampuan bersaing dan bekerja sama Produsen AMDK lokal Jambi masih lemah bahkan dalam pasar lokal, karena mereka tidak memiliki posisi tawar yang kuat.Salah satufaktor penyebabnya adalah karena mutu produk yang dihasilkannya masih rendah.Standar yang dapat menjadi acuan bagi produsen AMDK lokal Jambi untuk melakukan peningkatandan pengembangan sistem manajemen cara menerapkan sistem manajemen mutu ISO9001:2008.Penerapan sistem manajemen mutu ini merupakan keputusan strategis yangsecara konsisten memenuhi persyaratan dan memenuhi peraturan perundangan baik dalamhal mutu maupun dalam hal etik profesional serta meningkatkan kepuasan pelanggan.Kebanyakan perusahaan mengimplementasikan sistem mutu ISO 9000 dengan maksud
 
PROSIDING SEMINAR NASIONAL ReSaTek-2010ISSN: 2087-2526
 
untuk mendapatkan manfaat baik dalam hal perbaikan mutu, peningkatan efisiensi dan produktivitas serta penurunan biaya maupun kepemilikan sertifikatnya untuk menembus pasar baik domestik maupun internasional.Menerapkan suatu bentuk metode peningkatan mutu (ISO 9001) terlebih dahuluharus memperhatikan bagaimana karakteristik organisasi yang bersangkutan, antara lain bagaimana skala usaha organisasi tersebut (berukuran kecil, sedang atau besar); bagaimanasumberdaya manusia yang dimilikinya, bagaimana strategi dan kebijakan organisasi, dan lainsebagainya. Secara umum dapat dikatakan bahwa kita harus memahami keragaan suatuorganisasi terlebih dahulu sebelum suatu metode peningkatan mutu diterapkan.Hal ini perlukarena secara individu keragaan suatu organisasi akan sangat mempengaruhi dalammenerapkan metode peningkatan mutu. Berdasarkan hal tersebut, penelitian ini bertujuanuntukmengidentifikasi perbaikan dokumentasi perusahaan AMDK untuk mendapatkansertifikasi ISO 9001:2008.
2.TINJAUAN PUSTAKA2.1 Sistem Manajemen Mutu
Sistem manajemen mutu adalah sistem manajemen yang mengarahkan danmengendalikan sebuah organisasi dengan mutu yang baik. Terdapat delapan prinsip dalammanajemen mutu yaitu focus pelanggan, kepemimpinan, keterlibatan karyawan, pendekatan proses, pendekatan system untuk manajemen, penyempurnaan berkelanjutan, pendekatanfactual untuk pengambilan keputusan, hubungan yang saling bermanfaat dengan pemasok.
2.2 ISO 9001:2008
Sistem Manajemen Mutu ISO (
 International Organization for Standardization
),mempersyaratkan bahwa setiap perusahaan/organisasi harus memiliki sistem manajemenmutu yang terdokumentasi. Sistem manajemen mutu ini memberikan arahan dalam bentuk ketentuan-ketentuan, namun tidak menentukan cara memenuhi standar sehingga tata cara dan peraturan dapat disesuaikan dengan kondisi perusahaan/organisasi.ISO 9000 mulaidikeluarkan pada tahun 1987 di Jenewa Swiss. ISO 9000 versi 1987 tersebut kemudiandirevisi sehingga keluarlah versi 1994 dan yang terbaru sampai dengan saat ini adalah versi2008. ISO 9000 versi 1994 memiliki 20 elemen atau klausul dimana pada versi 2000 tidak lagi digunakan istilah klausul tetapi persyaratan-persyaratan yang ada sekarang terbagi atas5 bagian.Pada versi 1994 standar yang mengatur mengenai persyaratan penerapan terbagiatas ISO 9001, 9002 dan 9003.ISO-9001 merupakan sistem mutu untuk jaminan mutudalam perencanaan, produksi, instalasi dan pelayanan. ISO-9002 merupakan sistem mutuuntuk jaminan mutu dalam produksi, instalasi dan pelayanan. ISO-9003 merupakan sistemmutu untuk jaminan mutu dalam inspeksi akhir dan tes.Sejak versi 2000 dikeluarkan, tidak lagi terdapat pembagian ISO 9001, 9002 dan9003 tetapi hanya ada ISO 9001 yang mengatur mengenai persyaratan penerapan.Keduapuluh klausul pada versi 1994 juga dikelompokkan hanya menjadi 5 bagian, yaitusistem manajemen mutu, tanggung jawab manajemen, manajemen sumber daya, realisasi produk dan terakhir pengukuran, analisa dan perbaikan.Kelompok ISO 9000 membedakanantara persyaratan sistem manajemen mutu dan persyaratan produk. Persyaratan sistemmanajemen mutu dirincikan dalam ISO 9001. Persyaratan sistem manajemen mutu generik dan berlaku bagi organisasi dalam industri atau sektor ekonomi mana pun tidak bergantung pada kategori produk yang ditawarkan. ISO9001 sendiri tidak menetapkan persyaratan produk. Persyaratan produk dapat diperinci oleh pelanggan atau oleh organisasi sebagaiantisipasi persyaratan pelanggan, atau oleh regulasi. Persyaratan produk dan dalam beberapahal proses terkait dapat dituangkan dalam, misalnya, spesifikasi teknik, standar produk,standar proses, kesepakatan dengan kontrak dan persyaratan peraturan.
 
PROSIDING SEMINAR NASIONAL ReSaTek-2010ISSN: 2087-2526
 
Gambar 2.1 Model ISO 9001
Hal-hal yang diatur (klausul-klausul) dalam ISO 9001 : 2008 antara lain mengenai :1.Sistem manajemenmutu, meliputi persyaratan umum dan persyaratan dokumentasi.2.Tanggung jawab manajemen, yang meliputi komitmen, focus, kebijakan mutu, dan perencanaan manajemen. Selain itu, juga diatur mengenai tanggung jawab,kewenangan, dan komunikasi serta tinjauan manajemen.3.Manajemen sumber daya, meliputi penyediaan sumber daya, SDM, infrastruktur,dan lingkungan kerja.4.Realisasi produk, meliputi perencanaan realisasi produk, proses yang berhubungandengan pelanggan, desain dan pengembangan, pembelian, produksi dan penyediaan pelayanan, serta pengendalian alat pemantauan dan pengukuran.5.Pengukuran, analisa dan perbaikan, meliputi pemantauan dan pengukuran, pengendalian produk tidak sesuai, analisa data dan penyempurnaan.
Gambar 2.2 Struktur Dasar Sistem Mutu

Activity (3)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Fildzah Zakiroh liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->