Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Gardu Induk Tanpa Operator

Gardu Induk Tanpa Operator

Ratings:

4.4

(5)
|Views: 1,493 |Likes:
Published by Gustifa fauzan

More info:

Published by: Gustifa fauzan on Nov 18, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/06/2013

pdf

text

original

 
 
Gardu Induk Tanpa Operator Gardu Induk Tanpa Operator 
Sebagai salah satu alternatif dalam mendukungPengendalian Terpusat
Oleh : Mokhtar Adi Wijaya021903102058
 
 
I. Latar Belakang MasalahI. Latar Belakang Masalah
 
Dalam proses penyaluran energi listrik dari sistem pembangkit (
 power generation
) ke sistem distribusi (
systemdistribution
) diperlukan mekanisme transmisi daya listrik yang effektif dan effisien sehingga rugi-rugi akibat transmisitersebut dapat dikurungi seminimal mungkin. Pusat pengatur (
control center 
) didirikan dengan tujuan untuk melakukankoordinasi antara sistem pembangkit dengan sistem ditribusi sebagai sumber beban. Pusat pengatur juga berperanpenting dalam hal pemulihan terhadap adanya gangguan gangguan dalam proses transmisi , proses penormalanterhadap adanya gangguan diharapkan dilakukan dalam waktu yang sesingkat mungkin sehingga akan meningkatkankuantitas daya yang tersalur ke konsumen/beban.Secara teknis energi listrik lebih efektif untuk disalurkan pada tegangan tinggi. Rugi rugi yang ditimbulkan dalamproses transmisi dapat dikurangi. Gardu Induk (
substation
) sebagai suatu sub-sistem penyaluran energi listrikmemegang peranan penting dalam proses penurunan / kenaikan tegangan.
Step up/Down
tegangan dilakukan padamasing-masing Gardu Induk (
substation
). Dalam Gardu Induk (
substation
) dilakukan proses recording/pencatatanterhadap besarnya parameter-parameter ketenagalistrikan yang diantaranya besarya Tegangan (
Voltage /V 
), Arus(
Current/I 
) , Frekuensi (
frequency /f 
), Daya Aktif (
 Aktif Power / MW 
), Daya Rekatif (Reaktif Power / MX). Di dalamGardu Induk juga dilakukan fungsi proteksi(
 protection
) terhadap komponen-komponen yang terdapat dalam garduinduk, fungsi proteksi penting untuk melindungi peralatan dari kondisi sistem kelistrikan yang abnormal yang mugkindisebabkan oleh adanya gangguan penghantar ataupun adanya tegangan surja /petir. Dalam gardu induk jugadilakukan proses kontrol on/off terhadap peralatan
switching device
sebagai salah satu mekanisme on/off aliran daya.Mengingat pentingnya peran Gardu Induk (
substation
) dalam proses penyaluran energi listrik maka suatu
control center 
sebagai pusat penyaluran dan pengatur beban sangat membutuhkan data-data yang terdapat dalam GarduInduk (
substation
) secara real-time dan berkelanjutan . Kecepatan dalam pemulihan gangguan semisal adanya
black-out 
 juga sangat dipengaruhi oleh kecepatan koordinasi/interaksi antara
control center 
dengan Gardu Induk(
substation
).Selama ini dalam realitas pengaturan tenaga listrik proses pertukaran informasi antara
control center 
dengan GarduInduk (
substation
) masih dilakukan secara manual. Hal ini tentu tidak memudahkan bagi seorang operator 
control center 
/Dispatcher untuk melihat kondisi sistem kelistrikan secara keseluruhan dalam waktu yang singkat, karenadiperlukan waktu yang cukup lama untuk mengkoordinasikan beberapa Gardu Induk (
substation
).
 
 
II. Rumusan MasalahII. Rumusan Masalah
 
Gardu Induk (
substation
) Tanpa Operator (GITO) sebagai salah satu altenatif dalam mendukung pengendalianterpusat untuk melakukan proses supervisi secara cepat dan akurat. Supervisi yang cepat dan tepat sangat pentingdalam menjaga keekonomian dan keefektifan proses penyaluran energi listrik. Dalam makalah ini dicoba untukdilakukan penyusunan terhadap kriteria-kriteria GITO dan spesifikasinya. Peran operator dalam suatu gardu indukmesti digantikan dengan aplikasi-aplikasi perangkat teknologi yang dapat meningkatkan kualitas informasi yangdisampaikan ke
control center 
. GITO sebagai komponen utama sistem transmisi energi listrik diharapkan mampumempunyai nilai lebih terhadap Gardu Induk yang mengandalkan operator sebagai informan. Perangkat
human
dalamgardu induk yang memiliki faktor kesalahan cukup besar bila dibandingkan dengan aplikasi teknologi dicoba untukdieliminasi.
III. Kriteria Gardu Induk Tanpa Operator (GITO)III. Kriteria Gardu Induk Tanpa Operator (GITO) 
Gardu Induk yang masih menggunakan operator sebagian besar masih mendominasi sistem kelistrikan di Indonesia.Operator dalam melaksankan tugasnya secara garis besar dapat dideskripsikan sebagai berikut melakukanpencatatan terhadap pengukuran/metering MW,MX ,Tegangan , Arus. Melakukan fungsi kontrol terhadap PMT /PMS.Melakukan pencatatan terhadap alarm yang muncul jika terdapat kondisi yang abnormal.Dalam konsep gardu induk tanpa operator (GITO) peran operator tergantikan oleh aplikasi teknologi. Secara garisbesar sebuah GITO haruslah menyertakan perangkat-perangkat yang berfungsi sebagai berikut :

Activity (29)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Jauhar Jo liked this
Tofan Aryanto liked this
Andi Ansari added this note
gardu induk mantap
Ferid Gbu liked this
Iswandi Said liked this
Iswandi Said liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->