UMUL AL-HADITS
|
SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM ( STAI) MUHAMMADIYAH
3
Kata khabar artinya lebih umum daripada hadits, sunnah dan atsar, bahkan lebih tepatkepada berita selain dari Nabi saw.
4. Ta’rif Atsar
a. Menurut LughatAtsar adalah bekasan sesuatu atau sisa sesuatu. Dan berarti nukilan (yangdinukilkan).b. Manurut Istilah jumhur ulama sama artinya dengan khabar dan hadits. Hanya sajamenurut sebahagian ulama memakai istilah atsar untuk perkataan-perkataanulama salaf, sahabat, tabi’in dan lain-lain.Kata atsar kadang-kadang atau lebih lazim dipakai untuk berita dari sahabat atautabi’in.
Sebab dinamakan Hadits, Sunnah dan Khabara.
Manurut Az-Zamakhsyari, sebab disebut hadits karena didalamperiwayarannya sering disebut kata-kata “
haddatsani anna nabiya qala
=menceritakan kepadaku bahwa Nabi saw bersabda …”b.
Disebut hadits sebagai lawan dari qadiim (Al-Qur’an)c.
Disebuut sunnah berdasarkan sabda Rasulullah saw, antara lain :
َﻝ
َ ﻗﺪَ ﺗ ﺮ ِ ﺍ ِﺏﺎَ ﺘﻛ ﺎﻤِﻬِﺑ ﻢُ ﺘْﻜﺴﻤ ﺗ ﻥﺍ ﺎﻣﺍ ﻮﱡﻠﻀَ ﺗ ﻦَ ﻟ ِﻦ ﻳ ﺮﻣَﺍ ﻢُﻜﻴ ﻓ ﺖْﻛ
ﻪ ﻟ ﻮﺳ ﺭ ًﺔ ﻨﺳ ﻭ
“
Sesungguhnya telah aku tinggalkan untukmu dua perkara tidak akan sesat kemu selama kamu berpegang kepada keduanya, ialah kitabullah dan sunnah Rasul-Nya”
(H.R.Malik).d.
Disebut Khabar, sebab dalam periwayatannya kadang-kadang dikatakan“akhbarani’an …. (mengkhabarkan kepada saya dari …”.
5. Ta’rif Sanad
Sanad artinya pertalian antara Nabi dengan rawi atau jalan yang dapatmenghubungkan matnu’l hadits kepada junjungan kita Nabi Muhammad saw;misalnya seperti kata Al-Buchary :
َ ﻗﺎَﻝْ ﻟﺍ ﺒَﺨﺎ ِﺭ ﻯ
:
ﺣ ﺪَ ﺛَﺎﻨ ﺰﻟﺍﻫ ِ ﺮ ﻯ ﻋ ِﻦ ﺳ ﺎْ ﻟ ٍﻢ ﻋ ﻦ ِﺑﺍﻴ ﻪَ ﻗَﻝﺎَﺍﺣ ﺒ ﺮ ﻧَ ﻧ ﻰ ﻓ ﺎﻊ ﻋ ِﻦ ﺑﺍ ِﻦ ﻋ ﻤ ﺮَ ﻗَﻝﺎ
:
ﺳ ﻤﻌ ﺖ ﺭ ﺳ ﻮ ُﻝ ِ ﺍ ﻳ ُﻘ ﻮ ُﻝ
:
ُﻛ ﱡﻠ ُﻜﻢَﺍﺭ ٍ ﻉ ﻭ ُﻛ ﱡﻠ ُﻜﻢ ﻣﺴ ِ ﺆ ًﻝ ﻋ ﻦ ﺭ ﻋ ﻴ ﺘ ﻪَﺍْ ﻟ ﺎ
ﻣﺎ ِﻡَﺍﺭ ٍ ﻉ ﻭ ﻣﺴْ ﺆ ُﻝ ﻋ ْﻦ ﺭ ﻋ ﻴ ﺘ ﻪ ﻭْ ﻟﺍ ﺮ ﺟ ُﻞ ﺭ ٍ ﻉ ﺍ ﻓﻰَﺍﻫ ﻠ ﻪ ﻭ ﻫ ﻮ ﻣﺴ ﺆ ًﻝ ﻋ ﻦ ﺭ ﻋ ﻴ ﺘ ﻪ
ﻭْ ﻟﺍ ﻤ ﺮَﺃ ﺓَﺍﺭ ﻋ ﻴ ًﺔ ﻓ ﺑ ﻰﻴ ﺖَﺯ ﻭ ِﺟ ﻬ ﻭ ﺎ ﻣﺴ ﺆَ ﻟ ًﺔ ﻋ ﻦ ﺭ ﻋ ﻴ ﺘ ﻬﺎ
-
ﻯﺭ ﺎﺨﺒﻟﺍ ﻩ ﺍﻭﺭ
-