Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
17Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Stomatognasi LO 1

Makalah Stomatognasi LO 1

Ratings: (0)|Views: 459 |Likes:
Published by Berty Intan

More info:

Published by: Berty Intan on Feb 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/10/2013

pdf

text

original

 
 MAKALAHPERTUMBUHAN DAN PERKEMBANGAN KRANIOFASIALDisusun oleh:Selvia Magdalena (111610101001)Berty Nur K. I.P (111610101004)Rhanifda Amvitasari (111610101009)Sariwiwit Intan P.A (111610101087FAKULTAS KEDOKTERAN GIGIUNIVERSITAS JEMBER 2012
 
Bab I. Pendahuluan
1.1. Latar BelakangKehidupan manusia dimulai dari embrio. Masa embrio merupakan dasar dari seluruh sistem organ manusia. Keadaan norrnal atau abnormal, semuanyaditentukan saat pertumbuhan dan perkembangan masa embrio. Dalam bidangkedokteran gigi, bagian embrio yang diutamakan pengamatan pertumbuhandanperkembangannya adalah bagian kraniofasial. Bagian kraniofasial inimeliputipembentukan calvaria dan basii kranial, pembentukan wajah dan palatum.Kraniofasial mulai terbentuk pada saat minggu kedua setelah ovulasi, pada saat masih berupa embrio.Pada saat perkembangan janin terbentuk lapisan ektoderm sewaktu sel blastula lalu menjadi lapisan trilaminar (endoderm, mesoderm, ektoderm).Penyatuan tonjolan ± tonjolan pada wajah kemudian akan membentuk wajahseutuhnya, sehingga kelainan pada masa ini akan menyebabkan kelainan wajahsaat lahir.Pembentukan kraniofasial saat embrio dipengaruhi oleh faktor internal danfaktor eksternal. Hormon dari ibu dan gen yang dibawa ibu. Hormon yangdihasilkan ibu saat mengandung dapat berpengaruh pada janin. Hormon tersebutada untuk mempertahankan keberadaan dan kelangsungan hidup janin. Faktor ekstenalnya adalah nutrisi dari makanan yang dikonsumsi ibu. Protein, vitamin,lemak, mineral yang ada dalam makanan yang dikonsumsi ibu dapat mempercepatdan mendukung pertumbuhan dan perkembangan kraniofasial.1.2 RumusanBagaimana proses perkembangan dan pertumbuhan kraniofasial pada masa janin?1.3. TujuanUntuk mengetahui proses perkembangan dan pertumbuhan kraniofasial padamasa janin.
 
Bab II. Pembahasan
A.
 
Pertumbuhan dan Perkembangan CraniofasialPerkembangan kepala tergantung pada aktifitas induksi pusat pengatur  prosensephalik dan rombenshephalik. Pusat prosensephalik, berasal darimesodermal prakordal yang berjalan melalui garis primitive, berada di ujungrostral notokord di balik forebrain (prosensephalon) merangsang pembentukanalat indra penglihatan dan telinga tengah serta sepertiga atas wajah. Pusatrombensephalik kaudal merangsang pembentukan sepertiga bawah dan tengahdari wajah (rangka viseroskletal), termasuk telinga luar dan tengah.Perkembangan orofasial yang cepat merupakan ciridari tahap perkembangan bagian cranial embrio, bila dibanding dengan bagian kaudal.Perbedaan kecepatan pertumbuhan, menyebabkan discus embirionik mempunyai bentuk seperti perlonjong, dengan daerah kepala yang membentuk bagian yangmemanjang , baru kemudian ketiga laisan pada bagian cranial embrio, mulaimengalami perkembangan pada pertengahan minggu ke 3 sedang pemisahanlapiasan-lapisan benih tersebut tetap berlangsung pada bagian kaudal sampai akhir minggu ke 4. perkembangan ujung cranial embrio yang sangat cepat,menyebabkan kepala mempunyai besar setengah dari seluruh besar tubuh selama periode pasca ±somit embrionik (minggu ke 5- ke 8). Perkembangan pasca ± cranial selanjutnya akan menyebabkan kepala mempunyai besar seperempat dariseluruh panjang tubuh pada saat lahir, dan hanya 6-8% dari seluruh besar tubuh pada manusia dewasa (Sperber, 1991).
1
.
 
Dasar kranial
Selama minggu keempat intra uterin, mesensim yang berasal darimesodermal yang berasal dari mesodermal paraksial dan neural crest, berkondensasi antara otak sedang berkembang dan foregut, membentuk dasar kapsul ektomeningeal. Kondensasi ini merupakan pembentukan awal tengkorak.Selama periode somit akhir mesensim sklerotomal osipital terkondentrasi disekitar 

Activity (17)

You've already reviewed this. Edit your review.
Cut Aya Raden liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Febri Tok liked this
Nana Nanul liked this
nisa nisa liked this
Ranny Etnadiah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->