Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
395Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KOnsep Gender dalam Pemahaman Islam

KOnsep Gender dalam Pemahaman Islam

Ratings:

4.64

(11)
|Views: 27,529 |Likes:
Published by Muhammad Ikhsan
Ini adalah tugas mata kuliah agama Hindu Di Akademi Keperawatan Manokwari
Mampir di blog kami sambil menunggu downloadnya http://akperku.blogspot.com

tinggalkan jejak yah
Ini adalah tugas mata kuliah agama Hindu Di Akademi Keperawatan Manokwari
Mampir di blog kami sambil menunggu downloadnya http://akperku.blogspot.com

tinggalkan jejak yah

More info:

Published by: Muhammad Ikhsan on Nov 19, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/30/2013

pdf

text

original

 
KATA PENGANTAR 
Rasa syukur yang dalam Penulis sampaikan ke hadiran Tuhan Yang MahaPemurah, karena berkat kemurahanNya makalah ini dapat Penulis selesaikan sesuai yangdiharapkan. Dalam makalah ini Penulis membahas
 PENGARUSTAMAAN GENDER DALAM AGAMA ISLAM 
”.
Makalah ini dibuat dalam rangka memperdalam pemahaman konsep gender dalamkehidupan sehari-hari, sekaligus melakukan apa yang menjadi tugas mahasiswa yangmengikuti mata kuliah “Agama Hindu”Dalam proses pendalaman materi ini, tentunya kami mendapatkan bimbingan,arahan, koreksi dan saran, untuk itu rasa terima kasih yang dalam-dalamnya Penulissampaikan kepada pembaca sekalian, serta teman-teman semua.Demikian makalah ini saya buat semoga bermanfaat,Penulis,
 
DAFTAR ISI
Kata Pengantar…………………………………………………………………Daftar Isi ………………………………………………………………………1.BAB I PENDAHULUAN……………………………………………a.Latar belakang………………………………………………….. b.Permasalahan…………………………………………………c.Tujuan………………………………………………………….2.BAB II PEMBAHASAN………………………………………………a.Pengertian Gender…………………………………………….. b.Konsep Gender…………………………………………………c.Kesetaraan Gender dalam Al Qur’an………………………….d.Konsep Gender dalam kehidupan………………………………3.BAB III PENUTUP……………………………………………………..a.Kesimpulan…………………………………………………….. b.Saran……………………………………………………………Daftar Pustaka………………………………………………………………….
 
BAB IPENDAHULUANA.Latar Belakang
Di antara 114 surat yang terkandung di dalam Al Qur’an terdapat satu surat yangdidedikasikan untuk perempuan secara khusus memuat dengan lengkap hak asasi perempuan dan aturan-aturan yang mengatur bagaimana seharusnya perempuan berlakudi dalam lembaga pernikahan, keluarga dan sektor kehidupan. Surat ini dikenal dengansurat An-nisa’, dan tidak satupun surat secara khusus ditujukan kepada kaum laki-laki.Lebih jauh lagi, Islam datang sebagai revolusi yang mengeliminasi diskriminasi kaumJahiliyah atas perempuan dengan pemberian hak warisan, menegaskan persamaan statusdan hak dengan laki-laki, pelarangan nikah tanpa jaminan hukum bagi perempuan danmengeluarkan aturan pernikahan yang mengangkat derajat perempuan masa itu dan perceraian yang manusiawi.Menurut bahasa, kata gender diartikan sebagai “the grouping of words intomasculine, feminine, and neuter, according as they are regarded as male, female or without sex” yang artinya gender adalah kelompok kata yang mempunyai sifat, maskulin,feminin, atau tanpa keduanya (netral). Dapat dipahami bahwa gender adalah perbedaanyang bukan biologis dan juga bukan kodrat Tuhan. Konsep gender sendiri harusdibedakan antara kata gender dan kata seks (jenis kelamin). Perbedaan jenis kelaminantara laki-laki dan perempuan adalah kodrat Tuhan karena secara permanen tidak  berubah dan merupakan ketentuan biologis. Sedangkan gender adalah perbedaaan tingkahlaku antara laki-laki dan perempuan yang secara sosial dibentuk. Perbedaan yang bukankodrat ini diciptakan melalui proses sosial dan budaya yang panjang. Misalnya sepertiapa yang telah kita ketahui bahwa perempuan dikenal sebagai sosok yang lemah lembut,emosional, dan keibuan sehingga biasa disebut bersifat feminin. Sementara laki-lakidianggap kuat, rasional, jantan dan perkasa dan disebut bersifat maskulin. Padahakikatnya ciri dan sifat itu sendiri merupakan sifat-sifat yang dapat dipertukarkan.Artinya, ada laki-laki yang memiliki sifat emosional dan lemah lembut. Dan sebaliknya,ada pula wanita yang kuat, rasional dan perkasa. Oleh karena itu gender dapat berubahdari individu ke individu yang lain, dari waktu ke waktu, dari tempat ke tempat, bahkandari kelas sosial yang satu ke kelas sosial yang lain. Sementara jenis kelamin yang biologis akan tetap dan tidak berubah.Gender tidak bersifat biologis, melainkan dikontruksikan secara sosial. Karenagender tidak dibawa sejak lahir, melainkan dipelajari melalui sosialisasi, oleh sebab itugender dapat berubah. Dalam berbagai masyarakat atau kalangan tertentu dapat kita jumpai nilai dan aturan agama ataupun adat kebiasaaan yang dapat mendukung dan bahkan melarang keikutsertaan anak perempuan dalam pendidikan formal, sebagai akibat

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->