Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
6Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UAS Mata Kuliah ADMINISTRASI ( terkait dengan STUDI VISIT STIA LAN )

UAS Mata Kuliah ADMINISTRASI ( terkait dengan STUDI VISIT STIA LAN )

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 2,826|Likes:
Published by Nyoman Rudana

More info:

Published by: Nyoman Rudana on Nov 20, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

01/14/2013

pdf

text

original

 
UJIAN AKHIR SEMESTER 1
PENGANTAR ADMINISTRASI
Dosen : DR. Muh Taufik, DEA 20 Mei 2008Oleh
Nyoman Rudana
NPM 08.D.040
Magister Administrasi Publik Manajemen Pembangunan DaerahSTIA LAN Jakarta
1. Bagaimana praktek pemerintahan daerah mencerminkan reformasi birokrasi /administrasi.
 
Reformasi adalah perubahan yang mendasar menuju tatanan baru yang lebih baik.
Birokrasi menurut Max Weber mempunyai cirri – cirri ::1.Organisasi fungsi fungsi pemerintahan yang berlangsung terus menerus dan stabil yangdidasarkan pada peraturan.2.Pembagian pekerjaan berdasarkan bidang bidang kompetensi yang terspesialisasi.3.Fungsi fungsi organisasi yang ditata berdasarkan prinsip hirarki. Ini menggambarkansistem yang dominasi dan subordinasi tertata sedemikian rupa sehingga setiap post berada dibawah kontrol seorang atasan.4.Adanya peraturan baik bersifat yuridik mapun teknik yang menentukan pola sikap danpekerjaan. Untuk alasan ini maka pelatihan khusus dan terstandardisasi diperlukanuntuk menentukan kelayakan seorang staf dalam menduduki jabatan tertentu.5.Pemisahan antara staf administratif dan sarana parasarana yang digunakan dalammenjalankan tugasnya.6.Tindakan, keputusan, dan peraturan administratif dilakukan secara tertulis.
7.
Pemberian imbalan menurut jabatan dalam hirarki.Reformasi administrasi / birokrasi menurut Montgomerry adalah merupakan suatu prosespolitik yang dilakukan untuk menyesuaikan hubungan antara birokrasi dan komponen komponen lain dalam masyarakat, atau untuk memperbaiki kinerjanya sendiri, dimana tujuandan alasan dalam reformasi tsb bergantung kepada keadaan politik yang ada. Secara singkatreformasi administrasi merupakan kemampuan administrasi dalam memenuhi harapan parastakeholdernya, dalam hal ini menuju kesejahteraan rakyat.Praktek pemerintahan daerah dapat mencerminkan reformasi birokrasi bilamana pemerintahandaerah tsb melakukan suatu perubahan yang mendasar, terus menerus, tidak hanya kepadastruktur organisasinya saja namun yang terpenting adalah perubahan mindset -
reinventing government adalah :
1. pemerintah katalis.2. pemerintah yang berorientasi kepada pelanggan.3. pemerintah yang berorientasi kepada hasil.4. pemerintah yang mendorong peraingan dalam penyediaan pelayanan publik.5. pemerintah yang berorientasi kepada misi.6. pemerintah partisipatif.7. pemerintah yang terdesentralisir.8. pemerintah yang memberdayakan pasar.9. pemerintah yang memberdayakan pegawai.Bila dicermati, maka ciri ciri reinventing government di atas merupakan cara kerjamanajemen di sektor swasta. Oleh sebab itu pemerintah daerah perlu menerapkan
 New Public Management 
yaitu penerapan prinsip dan cara kerja manajemen sektor swasta untumemperbaiki kinerja pemerintahan, yaitu dengan cara :1. Memberdayakan peran para pelaksana sektor publik sebagai manager. Jadfi tidak hanyamenekankan unsur kepatuhan terhadap peraturan yang akhirnya hanya membelenggukreativitas dan menimbulkan mental ABS ( Asal Bapak Senang ).Dalam kaitannya dengan pemberdayaan SDM, maka perlu dsususn pula sistem diklat yang berorientasi kinerja. Utuk itu perlu dilakukan asessment terhadap PNS agar diketahipendidikan dan pelatihan apa yang sesungguhnya diperlukan.
2
 
2. Penyusunan standard dan pengukuran kinerja yang jelas, dengan menetapklan KPI ( key Performance Indicator ) yang jelas dan terukur.Sistem kepegawaian negara merupakan sistem karir yang tidak berfokus kepadaprofesionalisme dan kinerja. Oleh sebab itu pemerintah daerah, di era otonomi daerah,perlu melakukan terobosan dan inovasi, dengan melihat kembali potensi PNS dan potensidaerah yang ada ( misal dengan analisa SWOT ), dengan merancang suatu sistem insentif  yang berbasis kinerja dengan fokus kepada pelayanan baik pelayanan publik ( externalcustomer ) maupun pelayanan antar instansi ( internal customer ), sehingga para PNS dapatlebih perform karena hasil kerjanya dihargai.3. Orientasi dan pengendalian terhadap output. Hal ini terkait dengan no 2, namun tetap harusmemperhatikan proses, sehingga para PNS tidak menghalalkan segala cara hanya untuk mencapai hasil.4. Disagregation unit unit organisasi ( pemisahan fungsi pembuatan kebijakan danpelaksanaannya ). Hal ini dilakukan agar obyektivitas tetap terjaga dan tidak ada conflict of interest antara pembuat kebijakan dan pelaksana.5. Mendorong kompetisi sektor publik. Pemerintah daerah membuat kebijakan yangmendorong bertumbuhnya sektor swasta, misalnya dengan memangkas pungli,mempermudah pelayanan pengurusan ijin – ijin dll. Contoh : pemda Bali yag tergabungdalam Bali Tourism Board, mempererat hubungan antara pemerintah dengan sektor swastadan sektor swasta mendorong terciptanya tourism government.6. Penekanan kepada gaya manajemen sektor swasta, yang ditekankan kepada unsurprofesionalisme. Di era otonomi daerah,dimana kepala daerah dipilih langsung, hal inisangat memungkinkan, karena kepala daerah yang diangkat bisa saja berasal dari kalanganswasta ( misalnya pebisnis ), sehingga gaya kepemimpinannya otomatis akan mengacukepada manajemen sektor swasta. Contoh : kabupaten Jembrana, dimana bupatinyaProf.drg. Winasa telah berhasil membangun institusinya menjadi institusi yang efisien,mislanya dengan penerapan pelayanan satu atap dalam pengurusan berbagai hal yangmenyangkut pelayanan publik. 7. Penguatan disiplin dalam penggunaan sumber daya. Termasuk di sini adalah pencegahanpenggelembungan anggaran dan praktek mark up dalam pengadaan barang dan jasa.
2. Bagaimana saudara menjelaskan penerapan prinsip – prinsip good governancedalam penyelenggaraan lokasi yang saudara kunjungi. Jelaskan dengan datadan fakta yang saudara peroleh.
Governance,
yang diterjemahkan menjadi tata pemerintahan, adalah pengelolaan wewenangekonomi, politik dan administrasi guna mengelola urusan – urusan negara pada semua tingkat.Dadang Solihin,
Good Governance
suatu konsepsi tentang pemerintahan yang bersih,demokratis, dan efektif sesuai penyelenggaraan dengan cita-cita terbentuknya suatumasyarakat madani. merupakan suatu gagasan mengatur pola hubungan antara pemerintah,dunia usaha swasta,
 ν
dan nilai untuk dan masyarakat.Jadi pengertian good governance adalah adanya perimbangan antara negara , pasar danmasyarakat.
Good governance
sangat terkait dengan dua hal yaitu :1. good governance tidak dapat dibatasi hanya pada tujuan ekonomi
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->