Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
23Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KRISIS HIPERTENSI

KRISIS HIPERTENSI

Ratings: (0)|Views: 1,500|Likes:
Published by beckas

More info:

Categories:Types, Research, Genealogy
Published by: beckas on Feb 17, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/12/2013

pdf

text

original

 
KRISIS HIPERTENSI
Dr.Rurus Suryawan, Sp.JP(K), FIHA.Bagian/SMF Kardiologi dan Kedokteran Vaskuler FK.Unair-RSU.Dr.Soetomo,Surabaya.Pendahuluan.
Hipertensi emergensi adalah kondisi klinis yang terdiri dari kelompok penderitadengan kondisi medis yang membutuhkan penurunan segera tekanan darah untuk mencegah komplikasi lebih serius. Dewasa ini kondisi seperti ini tidak sering dijumpaikarena semakin membaiknya kesadaran dan pengobatan terhadap penderita denganhipertensi.Meskipun kejadiannya tidak sering, krisis hipertensi merupakan situasi klinisyang berbahaya bagi penderita namun dengan penanganan segera dapat mencegahkemungkinan kematian atau kecacatan.Data mengenai angka kejadian hipertensi krisis tidak jelas, dilaporkan bahwa di unit pelayanan gawat darurat, tidak kurang dari 29 % pasien datang dengan hipertensi berat.
Difinisi Krisis Hipertensi
Hipertensi krisis bibagi menjadi dua katagori yaitu hipertensi emergensi dan hipertensiurgensi.Hipertensi emergensi adalah suatu keadaan yang ditandai meningkatnya tekanan darah >180/120 mmHg disertai bukti adanya kerusakan target organ akut atau progresisehingga membutuhkan penurunan tekanan darah segera dengan menggunakan obatsecara parentral.Hipertensi urgensi adalah situasi meningkatnya tekanan darah secara tajam tanpa gejalayang berat atau kerusakan target organ progresif dimana kondisi ini membutuhkan penurunan tekanan darah dalam beberapa jam dengan menggunakan obat oral.Yang termasuk hipertensi urgensi adalah “accelerated malignant hypertension”, perioperatif, atau “rebound hypertension”, pada luka bakar dan epistaksis.
 Accelerated-malignant hypertension
menggambarkan keadaan peningkatan tekanan darahyang tajam disertai papiledema (Keith-Wegener grade 4) dan atau perdarahan daneksudat (keith-Wegener garde 3), tetapi perbedaan gambaran funduskopi tersebut tidak menggambarkan perbedaan gambaran klinis atau prognosis
 
Mekanisme
 Accelerated-malignant hypertension
Bila tekanan darah arteri raerata (Mean arterial Pressure) > 150 mm Hg akan terjadi lesi pada dinding pembuluh darah dan sindroma
accelerated-malignant hypertension
dimulai.Hal tersebut dapat diprovokasi oleh faoktor vasoaktif, namun tampaknya bahwa fase
accelerated-malignant 
merupakan konsekuensi non spesifik dari tingginya tekanan darah.Semua bentuk hipertensi dapat berkembang ke fase
accelerated-malignant 
.Berikut adalah skema mekanisme kerusakan pada
accelerated-malignant hypertension
 Critical degree of Hypertension
Local effects(Prostaglandine,free radicals, etc)Systemic effects (RAA,Cathecoleamine, vassopressinEndothelial damagePlatelet depositionMitogenic andmigration factorsMyointimal proliferationFurther rise in BP and Vascular damagePressure natriuresisHypovolemiaFuther increase invassopressorsTissue ischemia
 
Hipertensive emergencies
1. Hipertensi enchepalopathy2. Malignant hypertension (some cases)3. Severe hypertension in association with acute complicationA. Cerebrovascular Intracranial hemorrhageSubarachnoid hemorrhageAcute atherothrombotic brain infarctionB. RenalRapidly progressive renal failureC. CardiacAcute aortic dissectionAcute left ventricular failure with pulmonary edemaAcute myocardial infarctionUnstable angina4. Eclampsia or severe hypertension during pregnancy5. Cathecolamine excess statesA. Phaeochromocytoma crisisB. Food and Drug interactions (thyramine) with monoamine oxidase-inhibisC. Some cases of rebound hypertension following sudden withdrawal or antihypertensive agent (ie. Clonidine, gunabenz, metyldopa)6. Drug-induced hypertension (some cases)A. Overdose with sympathetic or drugs with similar action (eg. Pencyclidine,Lysergic acid dietylamide (LSD), cocaine, phenylpropanylamine)7. Head trauma8. Post-coronary artery bypass hypertensionPostoperative bleeding at vascular suture.
Hypertensive urgencies
1. Accelerated and malignant hypertension2. Extensive body burns3. Acute glomerulonephritis with severe hypertension4. Scleroderma crisis5. Scute systemic vasculitis with severe hypertension6. Surgically related hypertensionA. Severe hypertension in patients requiring immediate surgeryB. Post operative hypertensionC. Severe hypertension after kidney transplantation7. Severe epistaxis8. Rebound hypertension after sudden withdrawal of antihypertensive agents

Activity (23)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ara 閃光 liked this
Mustika Wati liked this
ranti liked this
Beny Rilianto liked this
ivan_adeputra liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->