Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
19Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Daya Pembeda

Daya Pembeda

Ratings: (0)|Views: 1,568 |Likes:
Published by yudikareza

More info:

Published by: yudikareza on Feb 18, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/18/2013

pdf

text

original

 
Daya Pembeda (DP)
 Daya pembeda soal adalah kemampuan suatu butir soal dapat membedakan antara warga belajar/siswa yang telah menguasai materi yang ditanyakan dan warga belajar/siswa yangtidak/kurang/belum menguasai materi yang ditanyakan. Manfaat daya pembeda butir soal adalahseperti berikut ini.1) Untuk meningkatkan mutu setiap butir soal melalui data empiriknya. Berdasarkan indeksdaya pembeda, setiap butir soal dapat diketahui apakah butir soal itu baik, direvisi, atau ditolak.2) Untuk mengetahui seberapa jauh setiap butir soal dapat mendeteksi/membedakankemampuan siswa, yaitu siswa yang telah memahami atau belum memahami materi yangdiajarkan guru. Apabila suatu butir soal tidak dapat membedakan kedua kemampuan siswa itu,maka butir soal itu dapat dicurigai "kemungkinannya" seperti berikut ini.Kunci jawaban butir soal itu tidak tepat.Butir soal itu memiliki 2 atau lebih kunci jawaban yang benar Kompetensi yang diukur tidak jelasPengecoh tidak berfungsiMateri yang ditanyakan terlalu sulit, schingga banyak siswa yang menebak Sebagian besar siswa yang memahami materi yang ditanyakan berpikir ada yang salahinformasi dalam butir soalnyaIndeks daya pembeda setiap butir soal biasanya juga dinyatakan dalam bentuk proporsi. Semakintinggi indeks daya pembeda soal berarti semakin mampu soal yang bersangkutan membedakanwarga belajar/siswa yang telah memahami materi dengan warga belajar/peserta didik yang belummemahami materi. Indeks daya pembeda berkisar antara -1,00 sampai dengan +1,00. Semakintinggi daya pembeda suatu soal, maka semakin kuat/baik soal itu. Jika daya pembeda negatif (<0) berarti lebih banyak kelompok bawah (warga belajar/peserta didik yang tidak memahamimateri) menjawab benar soal dibanding dengan kelompok atas (warga belajar/peserta didik yangmemahami materi yang diajarkan guru).
Daya Pembeda
. Salah satu tujuan analisis kuantitatif soal adalah untuk menentukan dapattidaknya suatu soal membedakan kelompok dalam aspek yang diukur sesuai dengan perbedaanyang ada dalam kelompok itu. Indeks yang digunakan dalam membedakan antara peserta tesyang berkemampuan rendah adalah indeks daya pembeda (
item discrimination
).Indeks daya pembeda soal-soal yang ditetapkan dari selisih proporsi yang menjawab darimasing-masing kelompok. Indeks ini menunjukkan kesesuaian antara fungsi soal dengan fungsites secara keseluruhan. Dengan demikian validitas soal ini sama dengan daya pembeda soal yaitudaya dalam membedakan antara peserta tes yang berkemampuan tinggi dengan peserta tes yang berkemampuan rendah.Angka yang menunjukkan besarnya daya pembeda berkisar antara -1 sampai dengan +1.Tanda negatif menunjukkan bahwa peserta tes yang kemampuannya rendah dapat menjawab benar sedangkan peserta tes yang kemampuannya tinggi menjawab salah. Dengan demikian soalindeks daya pembedanya negatif menunjukkan terbaliknya kualitas peserta.
 
Indeks diskriminasi
item
umumnya diberi lambang dengan huruf D (singkatan dari
discriminatory power 
).
In
deks Dsikrimi
n
asi
 Item
(D)
 
Kl
asifikasi
 
Int
erpre
t
asi
 < 0,20
 P 
oor 
 Butir 
item
yang bersangkutan daya pembedanya lemah sekali (jelek),dianggap tidak memiliki daya pembeda yang baik 0,20 ± 0,40
Satisfactory
 Butir 
item
yang bersangkutan telahmemiliki daya pembeda yang cukup(sedang)0,40 ± 0,70
Good 
 Butir 
item
yang bersangkutan telahmemiliki daya pembeda yang baik 0,70 ± 1,00
 Excellent 
 Butir 
item
yang bersangkutan telahmemiliki daya pembeda yang baik sekaliBertanda negatif (-) -Butir 
item
yang bersangkutan daya pembedanya negative sekali (jelek sekali)
Fu
ng
si Dis
t
rak 
to
r
. Pada saat membicarakan tes objektif bentuk multiple choice
item
tersebutuntuk setiap butir 
item
yang dikeluarkan dalam tes hasil belajar telah dilengkapi dengan beberapakemungkinan jawab, atau yang sering dikenal dengan istilah option atau alternatif.Option atau alternatif itu jumlahnya berkisar antara 3 sampai dengan 5 buah, dan darikemungkinan-kemungkinan jawaban yang terpasang pada setiap butir 
item
itu, salah satudiantaranya adalah merupakan jawaban betul (kunci jawaban), sedangkan sisanya adalahmerupakan jawaban salah. Jawaban-jawaban salah itulah yang biasa dikenal dengan istilah
distractor 
(pengecoh).Menganalisis fungsi distraktor sering dikenal dengan istilah lain, yaitu : menganalisis pola penyebaran jawaban
item
. Adapun yang dimaksud dengan pola penyebaran jawaban
item
adalahsuatu pola yang dapat menggambarkan bagaimana
testee
menentukan pilihan jawabnya terhadapkemungkinan-kemungkinan jawab yang telah dipasangkan pada setiap butir 
item
.
 
Suatu kemungkinan dapat terjadi, yaitu bahwa dari keseluruhan alternatif yang dipasang pada butir 
item
tertentu, sama sekali tidak dipilih oleh
testee
. Dengan kata lain,
testee
menyatakan³blangko´. Pernyataan blangko ini sering dikenal dengan istilah omiet dan biasa diberi lambangdengan huruf O.Distraktor dinyatakan telah dapat menjalankan fungsinya dengan baik apabila distraktor tersebutsekurang-kurangnya sudah dipilih oleh 5 % dari seluruh peserta tes.Sebagai tindak lanjut atas hasil penganalisaan terhadap fungsi distraktor tersebut maka distraktor yang sudah dapat menjalankan fungsinya dengan baik dapat dipakai lagi pada tes-tes yang akandatang, sedangkan distraktor yang belum dapat berfungsi dengan baik sebaiknya diperbaiki ataudiganti dengan distraktor yang lain.
e
l
iabi
l
i
t
as.
Keajegan dan ketidakajegan skor tes merupakan fokus dari pengkajian tentangreliabilitas. Berikut adalah faktor yang mempengaruhi perolehan skor peserta didik (Thorndike)yang berakibat pada ketidakajegan terhadap skor.
A
n
a
l
isis B
u
t
ir S
o
a
l
Secara Ma
n
u
a
l
 
Analisis soal dilakukan untuk mengetahui berfungsi tidaknya sebuah soal.Analisis pada umunya dilakukan melalui 2 cara, yaitu analisis kualitatif (
qu
alitativecontrol 
) dan analisis kuantitatif (
qu
antitative control 
). Analisis kualitatif sering puladinamakan sebagai validitas logis (
logical validity
) yang dilakukan sebelum soaldigunakan untuk melihat berfungsi tidaknya sebuah soal. Analisis soal secarakuantitatif sering pula dinamakan sebagai validitas sempiris (
empirical validity
) yangdilakukan untuk melihat lebih berfungsi tidaknya sebuah soal, setelah soal itudiujicobakan kepada sampel yang representatif. Tujuan dilakukannya analisis butir soal adalah untuk meningkatkan kualitas soal, yaitu pakah suatu soal: dapat diterimakarena telah didukung data statistik yang memadai, diperbaiki karena terbuktiterdapat beberapa kelemahan, atau bahkan tidak digunakan sama sekali arena terbuktisecara empiris tidak berfungsi sama sekali.
Daya PembedaTujuannya adalah untuk menentukan dapat tidaknya suatu soal membedakankelompok dalam spek yang diukur sesuai dengan perbedaan yang ada dalamkelompok itu. Indeks daya pembeda ini didapat dari selisih proporsi yang menjawabdari masing-masing kelompok. Indeks ini menunjukkan kesesuaian antara fungsi soaldengan fungsi tes secara kesuluruhan. Dengan demikian, validitas soal ini samadengan daya pembeda soal, yaitu daya dalam membedakan antara peserta tes yangberkemampuan tinggi dengan peserta tes yang berkemampuan rendah. Angka yangmenunjukkan besarnya daya pembeda berkisar antara -1 sampai dengan +1. Tandanegatif menandakan bahwa peserta tes yang kemampuannya rendah dapat menjawabbenar, sedangkan peserta tes yang kemampuannya tinggi menjawab salah. Dengandemikian, soal yang indeks daya pembedanya negatif menunjukkan terbaliknyakualitas peserta tes. Kriteria yang digunakan untuk menganalisa soal adalah sebagai

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Wayan Susane liked this
Retno Mossi liked this
Eka Setyawati liked this
Peni Rahayu liked this
Gede Sutrisna liked this
Ari Bintang liked this
Winny Pandia liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->