Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Sejarah Pembentukan Pancasila

Sejarah Pembentukan Pancasila

Ratings: (0)|Views: 1,132 |Likes:
Published by jusatna

More info:

Published by: jusatna on Feb 19, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/23/2013

pdf

text

original

 
Sejarah Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara Republik Indonesia
Setelah penjajahan belanda berakhir di Indonesia, Jepang mulai menanamkankekuasaannya di Indonesia demi tujuan yang sama yaitu untuk menjajah bangsa Indonesia.Ketika awal kedatangan Jepang ke Indonesia, mereka mulai menarik simpati rakyat Indonesia.Jepang mempropagandakan bahwa kedatangannya untuk menolong bangsa-bangsa terjajah danmenyelenggarakan kemakmuran bersama dalam Asia Raya. Kedatangan Jepang disambut rakyatdengan pengibaran bedera merah putih di samping bendera Jepang dan dengan menyanyikanlagu Indonesia Raya. Tetapi ternyata rakyat Indonesia tertipu, karena kemudian segera keluar larangan mengibarkan bendera merah putih dan menyanyikan lagu Indonesia Raya.Menjelang akhir tahun 1944 bala tentara Jepang secara terus menerus menderitakekalahan dalam keikutsetaan Jepang dalam Perang Dunia II melawan sekutu. Hal ini kemudianmembawa perubahan baru bagi pemerintah Jepang di Tokyo. Jepang menyatakan bahwa HindiaTimur akan diberikan kemerdekaan yang di umumkan oleh
Perdana Mentri Kaiso
tanggal 7September 1944 dalam sidang istimewa Parlemen Jepang (
Teikoku Gikai
)
ke 85. Janji tersebutkemudian diikuti oleh pembentukan Dokuritu Zyunbi Tjosakai atau BPUPKI (Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia
)
oleh kepala pemerintahan Jepang untuk Jawa(
Gunseikan
)
yang disahkan pada tanggal 29 April 1945. BPUPKI ini beranggotakan sebanyak 60 orang yang merupakan wakil dari setiap suku atau golongan yang mencerminkan setiapsuku/golongan yang tersebar di wilayah Indonesia. BPUPKI diketuai oleh
DR RadjimanWedyodiningrat
sedangkan wakil ketua
R.P Suroso
dan Penjabat yang mewakili pemerintahanJepang yaitu
Hchibangase Yosio
. Dalam melaksanakan tugasnya, dalam BPUPKI di bentuk lagi beberapa panitia kecil, antara lain panitia sembilan dan panitia perancang UUD. Inilah langkahawal dalam sejarah perumusan pancasila sebagai dasar negara.Secara ringkas proses perumusan pancasila sebagai dasar negara republik indonesiaadalah sebagai berikut:
a. Pidato Muh. Yamin
pada sidang BPUPKI tanggal 29 Mei 1945 dengan judul : Asas danDasar Negara Kebangsaan Republik Indonesia. Pidato Muh. Yamin tentang asas dan dasar negara tidak menyebutkan nama Pancasila
 
adalah sebagai berikut.1
)
 
Peri Kebangsaan
 
2
)
 
Peri Kemanusiaan3
)
 
Peri Ketuhanan4
)
 
Peri Kerakyatan5
)
 
Kerakyatan RakyatDalam buku Muhammad Yamin yang berjudul ³Naskah Persiapan UUD 1945´ (1971: 721728
)
disebutkan bahwa ia melampirkan Rancangan UUD RI. Pada bagian Pembukaan darirancangan itu ia menyebutkan rumusan lima asas dasar negara yang berbunyi sebagai berikut:1
)
 
Ketuhanan Yang Maha Esa2
)
 
Kebangsaan persatuan Indonesia3
)
 
Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab4
)
 
Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan dan perwakilan5
)
 
Keadilan bagi seluruh rakyat IndonesiaDalam rumusan ini, Mr. Muhammad Yamin melihat perbedaan agama yang ada diIndonesia ini sebagai potensi yang dapat meruntuhkan kesatuan bangsa. Oleh karenanya Mr.Muhammad Yamin menempatkan sila pertama sebagai sila ke-Tuhanan, dengan demikian beliau menempatkan Negara pada posisi yang mempercayai adanya Tuhan dan berasaskan pada-Nya.Hal yang disebutkan diatas didukung penuh oleh kelompok yang diwakili oleh pemikiranHatta, Natsir dan Hamka, mereka berpendapat bahwa sila pertama adalah fondasi bagi sila-sila yang lain. Karenanya, jika seseorang mengakui adanya Tuhan Yang Maha Esa,seseorang tersebut secara otomatis akan menjadi individu yang berperi kemanusiaan,kebangsaan kerakyatan dan juga berkeadilan sosial.
 b. Mr Soepomo,
 pada tanggal 31 Mei 1945 antara lain dalam pidatonya menyampaikan usulanlima dasar negara, yaitu sebagai berikut :1
)
Paham Negara Kesatuan2
)
Perhubungan Negara dengan Agama
 
3
)
Sistem Badan Permusyawaratan4
)
Sosialisasi Negara5
)
Hubungan antar BangsaSementara itu Interpretasi dan simpulan dari Prof. A. G. Pringgodigdo terhadap pidatoSoepomo adalah bahwa uraiannya memuat pokok-pokok pikiran sebagai berikut:1
)
Dasar persatuan dan kekeluargaan2
)
Takluk kepada Tuhan3
)
Kerakyatan4
)
Dalam lapangan ekonomi negara bersifat kekeluargaan5
)
Negara Indonesia bersifat negara Asia Timur RayaSelain itu Nugroho Notosusantojuga memberikan interpretasi terhadap pidato Soepomoadalah bahwa pidatonya berisi pemikiran sebagai di bawah ini:1
)
Persatuan2
)
Kekeluargaan3
)
Keseimbangan lahir dan batin4
)
Musyawarah5
)
Keadilan rakyat
c. Pidato Soekarno
berjudul ³
 Ph
ilosofisce grondslag 
daripada Indonesia Mardeka´
(
secarategas dan jelas menyebutkan lima dasar negara yang disebut Pancasila) :
1
)
Kebangsaan Indonesia2
)
Internasionalisme atau Perikemanusiaan3
)
Mufakat atau Demokrasi4
)
Kesejahteraan social5
)
Ke-Tuhanan yang berkebudayaanPidato Bung Karno pada 1 Juni 1945 dalam sidang BPUPKI ini, yang kemudiandijadikan sebagi hari
³Lahirnya Pancasila´
yang merupakan
 
kristalisasi hasil pemikiranyang mendalam dan panjang sejak tahun 1918
d. Piagam Jakarta
Pada tanggal 22 juni 1945, sembilan tokoh nasional, yakni, Ir. Soekarno, Drs. Moh.Hatta,Mr. A.A. Maramis, Abikoesno Tjokrosoejoso, Abdoelkahar Muzakir, H. Agus Salim, Mr.

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Dana Swandana liked this
Ajir Bone liked this
Rudi Wijanarko liked this
Dyan 'Yank' liked this
Ryadi Voks liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->