Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tugas Pneumonia

Tugas Pneumonia

Ratings: (0)|Views: 176|Likes:

More info:

Published by: Ichwan Zuanto Sjaman on Feb 20, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/16/2013

pdf

text

original

 
Tugas UjianStase Pulmonologi RSPG Cisarua
 Nama: Ichwan Zuanto NIM: 107103003842
PNEUMONIAI.Definisi
Menurut Pedoman Diagnosis & Penatalaksanaan Pneumonia di Indonesia PDPI 2003,secara klinis pneumonia didefinisikan sebagai suatu peradangan paru yang disebabkan suatu peradangan paru yang disebabkan oleh mikroorganisme (bakteri, virus, jamur, parasit).Peradangan paru yang disebabkan oleh
Mycobacterium tuberculosis
tidak termasuk. MenurutBuku Ajar IPD FKUI 2006, pneumonia adalah peradangan yang mengenai parenkim paru, distaldari bronkiolus terminalis yang mencakup bronkiolus respiratorius dan alveoli sertamenimbulkan konsolidasi jaringan paru dan gangguan pertukaran gas setempat.Pneumonia merupakan penyakit dari paru-paru dan sistem pernapasan dimana alveolimenjadi radang dan disertai dengan penimbunan cairan. Pneumonia disebabkan oleh berbagaimacam sebab, meliputi infeksi karena bakteri, virus, jamur atau parasit. Pneumonia juga dapatterjadi karena bahan kimia atau kerusakan fisik dari paru-paru, atau secara tak langsung dari penyakit lain seperti kanker paru atau konsumsi alkohol.Gejala khas yang berhubungan dengan pneumonia meliputi batuk, nyeri dada demam,dan sesak nafas. Alat diagnosa meliputi sinar-x dan pemeriksaan sputum. Pengobatan tergantung penyebab dari pneumonia; pneumonia kerena bakteri diobati dengan antibiotika.Pneumonia merupakan penyakit yang umumnya terjadi pada semua kelompok umur, danmenunjukan penyebab kematian pada orang tua dan orang dengan penyakit kronik. Tersediavaksin tertentu untuk pencegahan terhadap jenis pnuemonia. Prognosis untuk tiap orang berbedatergantung dari jenis pneumonia, pengobatan yang tepat, dan ada tidaknya komplikasi dankesehatan orang tersebut.
II.Epidemiologi
Pneumonia merupakan suatu penyakit yang terjadi pada semua tempat di dunia.Merupakan salah satu kasus terbesar penyebab kematian pada semua kelompok umur. Padaanak-anak, pneumonia menjadi penyebab kematian mayoritas yang terjadi pada saat kelahiran.Dengan lebih dari 2 juta kematian dalam setahun meliputi seluruh dunia.
 
Tugas UjianStase Pulmonologi RSPG Cisarua
 Nama: Ichwan Zuanto NIM: 107103003842Organisasi kesehatan dunia (WHO) memperkirakan 1 dari 3 kelahiran bayi meninggalakibat pneumonia. Kematian akibat pneumonia umumnya berkurang seiring pertumbuhan umur.Orang lanjut usia, kadang-kadang ada resiko khusus terhadap pneumonia dan dihubungkandengan kematian.Kasus pneumonia terjadi selama musim dingin daripada waktu lain sepanjang tahun.Pneumonia biasanya sering terjadi pada laki-laki daripada wanita, dan seringkali pada orang kulithitam daripada kaukasian. Individu dengan penyakit utama seperti penyakit alzheimer’s, fibrosiskistik, emphysema, perokok tembakau, alkoholisme atau masalah dengan sistem imunmenambah resiko terjadinya pneumonia. Individu-individu ini juga mungkin dapat terjadi pneumonia yang berulang. Orang yang masuk rumah sakit dengan sedikit alasan juga resikotinggi terhadap pneumonia.
III.Patogenesis
Dalam keadaan tidak sehattidak terjadi pertumbuhanmikroorganisme di paru. Keadaan inidisebabkan oleh mekanisme pertahanan paru. Apabila tidak terjadikeseimbangan antara daya tahan tubuh,mikroorganisme dan lingkungan, makamikroorganisme dapat berkembang biak dan menimbulkan penyakit.Resiko infeksi di paru sangat tergantung pada kemampuan mikroorganisme untuk sampaidan merusak permukaan epitel saluran napas. Ada beberapa cara mikroorganisme mencapai permukaan saluran napas:1.Inokulasi langsung2.Penyebaran melalui pembuluh darah3.Inhalasi bahan aerosol
 
Tugas UjianStase Pulmonologi RSPG Cisarua
 Nama: Ichwan Zuanto NIM: 1071030038424.Kolonisasi di permukaan mukosa.Dari keempat cara tersebut di atas yang terbanyak adalah secara kolonisasi. Secarainhalasi terjadi pada infeksi virus mikroorganisme atipikal, mikobakteria atau jamur.Kebanyakan bakteri dengan ukuran 0,5-2,0 m melalui udara dapat mencapai bronkus terminalatau alveol dan selanjutnya terjadi proses infeksi. Bila terjadi kolonisasi pada saluran napas atas(hidung, orofaring) kemudian terjadi aspirasi ke saluran napas bawah dan terjadi inokulasimikroorganisme, hal ini merupakan permulaan infeksi dari sebagian besar infeksi paru. Aspirasidan sebagian kecil sekret oroaring terjadi pada orang normal waktu tidur (50%) juga padakeadaan penurunan kesadaran, peminum alkohol dan pemakai obat (drug abuse).Sekresi orofaring mengandung konsentrasi bakteri yang tinggi 10
8-10
/ml, sehinggaaspirasi dari sebagaian kecil (0,001-1,1 ml) dapat memberikan titer inokulum bakeri yang tinggidan terjadi pneumonia.Pada pneumonia mikroorganisme biasanya masuk secara inhalasi atau aspirasi. Padaumumnya mikroorganisme yang terdapat di saluran napas bagian atas sama dengan di salurannapas bagian bawah, akan tetapi pada beberapa penelitian tidak ditemukan jenis mikroorganismeyang sama.Gejala dari infeksi pneumonia disebabkan invasi pada paru-paru oleh mikroorganismedan respon sistem imun terhadap infeksi. Meskipun lebih dari seratus jenis mikroorganisme yangdapat menyebabkan pneumonia, hanya sedikit dari mereka yang bertanggung jawab padasebagian besar kasus. Penyebab paling sering pneumonia adalah virus dan bakteri. Penyebabyang jarang menyebabkan infeksi pneumonia ialah fungi dan parasit.
Virus
Virus menyerang dan merusak sel untuk berkembang biak. Biasanya virus masuk kedalam paru-paru bersamaan droplet udara yang terhirup melalui mulut dan hidung. Setelahmasuk virus menyerang jalan nafas dan alveoli. Invasi ini sering menunjukan kematian sel,sebagian virus langsung mematikan sel atau melalui suatu tipe penghancur sel yang disebutapoptosis. Ketika sistem imun merespon terhadap infeksi virus,dapat terjadi kerusakan paru. Seldarah putih, sebagian besar limfosit, akan mengaktivasi sejenis sitokin yang membuat cairan

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
Dezzi Dezoll liked this
Diki Rumpokoadi liked this
Azyzah liked this
Yusniar Niar liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->