Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Edisi 151

Edisi 151

Ratings: (0)|Views: 94 |Likes:
Published by Profesi Online

More info:

Published by: Profesi Online on Feb 22, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/17/2013

pdf

text

original

 
Tabloid Mahasiswa UNM
Profesi
edisi 151 November Tahun XXXV 2011
Urai data, ungkap fakta, saji berita
1
Tabloid Mahasiswa UNM Profesi Edisi 151 Novembar Tahun XXXV 2011www.profesi-unm.org
 
dalam KepunganPesaing
 Arismunandar
Perburuan Kursi Rektor
.............
4
Prodi Kadaluarsa, Terancam Tanpa Ijazah
.............
9
Tembak Saja Itu
.............
15
 
2
Tabloid Mahasiswa UNM
Profesi
edisi 151 November Tahun XXXV 2011
Urai data, ungkap fakta, saji berita
Redaksi menerima opini, saran, dan kritikanterhadap Profesi, mahasiswa, atau birokrasi UNM. Tulisan Andamaksimal 3000 karakter. Redaksi berwenang memotong tulisanAnda tanpa merubah makna, maksud dan tujuan. Kirim tulisanAnda ke email:
lppm_profesiunm@ahoo.om
Saran dan kritikan ke:
085 256 881 844 atau 085 696 790 648
Dalam proses peliputan, wartawan PROFESI dibekali tanda pengenal atau surat tugas dan dilarang meminta atau menerima pemberian dalam bentuk apapun.
Pelindung:
Arismunandar 
Penasihat:
Sofyan Salam, Andi Ikhsan, Hamsu A. Gani, Nurdin Noni, Kamaruddin, Baliana
Dewan Pembina:
Abdullah Dola, Hazairin Sitepu, Mukhramal Aziz, Uslimin
Pemimpin Umum
: Rahmat Fadhli
Sekretaris:
Yusrianti Hanike
Bendahara:
Parni
Divisi Penerbitan:
Isnaeni Dahlan (Pemimpin Redaksi)
Divisi Peniaran:
Nurhasni(Station Manager)
Divisi Online:
Sahrul Alim (Kepala Divisi)
Divisi Penelitian dan Pengembangan:
Sitti Marlina (Kepala Litbang)
Tabloid Mahasiswa PROFESI diterbitkan oleh Lembaga Penerbitan dan Penyiaran Mahasiswa (LPPM) Profesi Universitas NegeriMakassar STT : 1635/SK/Ditjen PPG/1990.
Pemimpin Umum/Penanggung Jawab :
Rahmat Fadhli
Pemimpin Redaksi:
Isnaeni Dahl-an
Sekretaris:
Yusrian Hanike
Bendahara:
Parni
 
Redaktur:
Asri Ismail
Reporter:
Sutrisno Zulkii, Nurjanna Jamaluddin, Fahrizal Syam, Andini Ristya
-
ningrum, Rukmana Mansyur, Sudarmi,
Fotografer:
Fajrianto Jalil,
Layouter/Grafs:
Imam Rahmanto,
Manager Sirkulasi dan Iklan
: Muhammad Ilham
Redaksi LPPM Profesi UNM : Pusat Kegiatan Mahasiswa (PKM) Lt I Rektorat Lama, Gunung Sari Universitas Negeri Makassar (UNM) atau Kompleks Jl. Dg.Tata Raya, Kompleks Hartaco Indah Blok IV AB No.1, Telp. (0411) 887964, e-mail:
lppm_profesiunm@yahoo.com
, website: www.profesi-unm.org
EDITORIAL_ 
Persepsi
085656725xxx
Asslamualakum...Tolong profesi bantu tanyakan, bgaimana prosedur untuk pengurusan beasiswa?Trimakasih.
Jawaban:Kepala Bagian Kemahasiswaan, Drs. Baliana, M.Pd
 Regulasi untuk pengurusan beasiswa biasanya dimulai dari program studi(prodi)/jurusan masing-masing. Calon penerima beasiswa nantinya akan mengi-kuti beberapa tahap seleksi yang telah ditetapkan oleh prodi/jurusan masing-masing. Jika dinyatakan lulus anda berhak mendapatkan beasiswa sesuai dengan yang anda lulusi. Setelah itu akan disesuaikan dengan kouta yang ada.
085696614xxx
Asslm alkum,,,Mau Tanya, knp beasiswa PPA dan BBM blum dicairkan? Trima kasih.
Jawaban:Staf Ahli PR III, Andi Fajar Asti
Untuk beasiswa BBM dan PPA insya Allah minggu ini akan segera cair. Tinggal merampungkan beberapa data saja, misalnya data mahasiswa yang telah menye-lesaikan studi, itu akan digantikan dengan calon penerima beasiswa pengganti yang telah diusulkan sebelumnya.
MENJELANG
suksesi pemilihan rek-tor (pilrek) Universitas Negeri Makassar (UNM) yang rencananya akan dihelatawal 2012 mendatang, berhembus desasdesus beberapa kandidat yang siap meng-geser posisi Arismunandar di kalangancivitas akademika UNM.Meski perhelatan-nya masih menghitung beberapa bulan, namunsejumlah nama sudahmulai digadang-gad-ang oleh civitas akade-mika mulai dari maha-siswa, pegawai, dosen,hingga kepada para petinggi UNM. Nama-nama tersebut berasaldari top management(Rektorat), pemimpin fakultas (dekan/mantan dekan), bahkan dosen dari se- jumlah fakultas di UNM yang berminatuntuk meramaikan hajatan empat tahu-nan tersebut.Menilik beberapa terobosan yangditelurkan Arismundar selama menjadi pucuk pimpinan, banyak hal yang telahdicapai. Salah satu kebanggan itu karenaUNM menjadi salah satu perguruan tinggidi Indonesia yang memiliki jumlah proditerbanyak. Namun, terlepas dari itu, satu halyang seolah diabaikan oleh beberapa pimpinan institusi pencetak generasi Oe-mar Bakrie ini. Berdasarkan situs yangditampilkan Badan Akreditasi NasionalPerguruan Tinggi (BAN-PT), terdapat 24 prodi UNM yang masa akreditasinya te-lah kadarluarsa.Ironis memang, tatkala UNM inginmenggelar pesta demokrasi akbarnya, jus-tru dikagetkan dengan sejumlah prodi yangmengantongi izin “basi”. Akibatnya, prodi- prodi “basi” tersebut terancam tak dapatmengeluarkan kertas berlabel IJAZAHyang disebut-sebut sebagai penentu masadepan itu.Kalau sudah begini, sudah pasti pu-luhan alumni eks IKIP UPini bakal menjadi pengacaraalias pengangguran banyak acara. Keadaan ini memang parah. Meski pimpinan di jajaran universitas telah berkali-kali mengingatkan,namun sejumlah prodi jus-tru mengindahkan instruksitersebut. Lalu apa yang di-tunggu? Apakah mereka siap bubar seperti yang diungkap-kan Pembantu Rektor Bidang Akademik UNM, Sofyan Salam? Yakin, tak ada yangmenginginkan hal ini terjadi.Memang, sebagian dari mereka te-lah beralibi, salah satu hambatan tidak diurusnya akreditasinya lantaran belumcairnya anggaran pengurusannya. Inimengindikasikan jika mereka tak maudisalahkan. Padahal jelas, jika merekatidak tinggal berleha-leha, ceritanya bisalain. Karena jelas pimpinan prodi masing-masinglah yang paling bertanggungjawabatas prodinya.Dengan mencuatnya prodi-prodiyang terindikasi basi tersebut, kita tentu-nya berharap para pimpinan prodi yang bersangkutan tidak lagi tinggal diam.Karena nasib sebagian besar alumni ter-gantung pada ijazahnya. Sementara saatini, puluhan alumni institusi berlabel phinisi ini hanya menjadi Sarjana yangsiap pulang desa. (*)
Jangan Berleha-leha!
Kunjungi Kami di 
menyajikan berita secara real-time
   I   L   U   S   T   R   A   S   I  :   D   O   A   N   K   D   E   S   A   I   N   S   A   M   P   U   L  :   I   M   A   M
 
Tabloid Mahasiswa UNM
Profesi
edisi 151 November Tahun XXXV 2011
Urai data, ungkap fakta, saji berita
3
Mozaik 
 Perjalan hidupnya ia mulai dengan men- gayuh kendaraan roda tiga di kota daeng.Mengikuti tes pegawai untuk menjadi satuan pengamanan kampus (satpam)lalu studi selama setahun. Menjadi sat- pam di Batua selama empat tahun hinggaakhirnya ia mendapat panggilan untuk bertugas di Universitas Negeri Makassar (UNM).
Sebagian rambutnya sudah memutih.Matanya agak kabur menyiratkan ia se-lalu merasa gembira. Ialah Haji Koke. Iasudah mengabdi di UNM semenjak tiga puluh satu tahun silam. Kala itu, usianyamasih menginjak dua puluh empat tahun.Tepatnya Oktober tahun depan, ia sudahmeninggalkan kampus orange ini karenausia pensiunannya sudah menjemput.Meski ia sudah menyandang statushaji, sedikitpun ia tak canggung untuk menjadi petugas satpam kampus. Bagin-ya, apapun profesi yang digeluti sesorangharus dijalankan dengan penuh ketulusan.Haji Koke memang pantas berucap sepertiitu. Karena sebelum menjadi satpam, se-hari-harinya hanyalah seorang pengayuh becak. Namun, siapa sangka jika profes-inya itu membawanya menginjak tanahsuci. Pria dari pasangan Hj…. tersebut bahkan bisa menghidupi delapan anaknyadengan profesinya sebagai satpam. Bah-kan, profesi itu juga telah berhasil mem- buat istrinya menyandang status yangsama dengannya. Meskipun sebenarnya, pembiayaan itu tidak sepenuhnya dari profesi tersebut. Melainkan tabungannyaselama menjadi tukang pengayuh rodatiga yang ia kumpul.Hidupmemang selalu dibarengi dengan rasa syu-kur. Itu jualah yang diyakini pria yang te-lah memiliki tujuh belas cucu ini. “Harusrajin-rajin nak bersyukur supaya Tuhan ituselalu menambah rezekita,” tuturnya men-yarankan.Haji Koke mengisahkan, sampai di-rinya bisa menjadi satpam di UNM. Da-hulu ketika ia tamat KKP (sekarang setaradengan Sekolah Menengah Atas, red), iamengikuti tes pegawai dan lulus. Setahunkemudian, ia melamar menjadi satpam.Ia kemudian dinas di Batua. Empat tahunkemudian, ia mendapat panggilan dariUNM.Selama mengabdi di UNM, ia men-gaku bangga telah mendapatkan banyak hal. Mulai dari piagam penghargaan sam- pai hadiah-hadiah lainnya. Bahkan, padatahun delapan puluhan, ia menerima peng-hargaan dari presiden Suharto, “Kalau bagi orang lain,
biasaji
yang penghargaanseperti ini, tapi kalau kami, itu penghar-gaan luar biasa,” tuturnya berbangga.Selain itu, pria berdarah bumi turateaini mengaku telah matang dalam hal pen- jagaan keamanan. Bagaimana tidak, sela-ma menjadi satpam di UNM, ia telah ber-tugas di berbagai sector. Mulai dari loket pembayaran SPP, rektorat, hingga saat iniyang bertugas di BAAK UNM. Karena itu jualah, dua tahun lalu ia diangkat sebagaikepala satpam unit UNM.Awaluddin Ahmad, rekan satpam HajiKoke yang bertugas di pos rektorat menu-turkan, haji koke adalah pribadi yang ra-mah. Siapapun yang ditemuinya, tidak akan pernah canggung. “Sering sekali kesini, enak tong perasaan kalau adaki kar-
H. Koke, Satpam UNM
Dari Tukang Beak Hingga Terima Penghargaan Presiden
Oleh Isnaeni Dahlan
MELIHAT
masalah kemahasiswaan Uni-versitas Negeri Makassar(UNM) saat ini,mahasiswa yang terhimpun dalam komu-nitas yang mengatasnamakan diri sebagaiSpirit Orange berinisiatif melaksanakantraining akademik. Training tersebut berte-makan “Training Akademik Generasi BaruPenerus Bangsa”. Kegiatan ini dihelat pada30 Oktober 2011 dengan menghadirkanRektor UNM, Arismunandar dan PembantuRekor Bidang Kemahasiswaan, HamsuGani sebagai pemateri.Kegiatan yang berlangsung selamaenam jam di lantai tiga ruang senat ini jugamendiskusikan terkait masalah-masalah ke-mahasiswaan yang terjadi di UNM dengankonsep yang lebih atraktif.Prihaditya Ramadhan selaku ketua panitia mengungkapkan, tujuan kegiatanini untuk pengembangan minat dan soft killmahasiswa. Selain itu, juga untuk menjalinsilahturahmi antar sesama mahasiswa disemua fakultas di UNM.Lanjut Prihaditya, untuk peserta, panitia pelaksana membebaskan dari biaya pendaftaran, “Kami tidak memungutsepeserpun dari peserta training”, terangmahasiswa eksponen 07 Fakultas Psikolo-gi ini. Ia juga mengaku tidak mendapatkucuran dana dari pihak birokrasi. Gunamenanggulangi perihal dana, pihaknyamenggelar kegiatan bazar di tiap fakultasdan mengumpulkan infaq dari setiap pen-gurus komunitas. “Kita hanya komunitas, bukan bagian resmi dari universitas dan belum mengantongi izin makanya belumdapat dana”, ungkap mantan pengurusMaperwa UNM periode 2010-2011 ini.Menurut Arismunandar, kegiatan inisangat berguna untuk menguatkan kara-kter spirit orange pada mahasiswa gunamenuju world class university. Lebih lanjutia menerangkan peran-peran mahasiswadalam kemajuan universitas. Menurutnya,dalam berlembaga seharusnya mahasiswamenerapkan falsafah akar rumput, “Janganseperti akar jenggot yang akarnya di atas,sehingga peran lembaga itu lebih kuat dikampus jika dimulai dari bawah,” ungkapGuru Besar Ilmu Pendidikan ini.Selain itu, Aris juga menjanjikan beasiswa bagi mahasiswa yang dinyata-kan berprestasi pada kegiatan training ini.“Nanti laporkan pada PR III saja, pasti kitaakan siapkan kuota buat mereka menerima beasiswa”, terangnya pada panitia. (
FAJ
)
Training 
Akademik Kuatkan Karakter
PAScA
keluarnya Unit Kegiatan Maha-siswa (UKM) dari gedung Pusat KegiatanMahasiswa (PKM) beberapa tahun silam,kebersamaan antar UKM se-UNM hampir tak pernah lagi dirasakan, penyebab utaman-ya tak lain karena sekretariat UKM sekarangterpisah-pisah dan berada di luar kampus.Melihat kondisi ini, UKM Resimen Maha-siswa (Menwa) mencoba untuk mengum- pulkan kembali seluruh UKM dalam sebuahkegiatan yaitu kegiatan bakti sosial.Kegiatan bakti sosial yang diberi namaKemah Bakti Wisata ini direncanakan akandiikuti oleh seluruh UKM yang ada diUNM. Ketua panitia pelaksana, Ilham Ak- bar mengatakan, tujuan utama dari pelaksa-naan kegiatan ini adalah untuk mempererattali silaturahmi antar UKM di UNM. “Kitaingin mempererat tali silaturahmi dengansesama UKM,” ungkap pria asal Buluku-mba ini. Adapun konsep acara yang akandilaksanakan yaitu berupa perkenalan lem- baga sekaligus bakti sosial.Tidak jauh beda, Sukri selaku Koman-dan Menwa juga berharap dengan adanyakegiatan seperti ini, tali silaturahmi antar UKM-UKM bisa tetap terjaga. “Semogakegiatan ini bisa terus berlanjut dan juga di-lakukan oleh UKM-UKM lain,” ujar ma-hasiswa jurusan PGSD ini. Mahasiswaeksponen 2007 ini juga prihatin dengankeadaan UKM sekarang ini. Menurutnya,tak ada lagi yang mewadahi UKM-UKMsaat ini untuk bersatu. “Sekarang siapa lagiyang mewadahi kita selain kita sendiri,” te-gas pria yang akrab disapa Uky ini. Namun, kegiatan ini sempat tertundalantaran banyaknya UKM-UKM yangmemiliki kegiatan lain seperti perekru-tan anggota baru. Selain itu belum adanyakesepakatan dengan Pembantu Rektor IIIUNM juga menjadi salah satu penyebabtertundanya kegiatan ini. Hamsu Gani me-minta agar kegiatan menwa tersebut dilak-sanakan di instansi dengan maksud mem- perbaiki pencitraan UNM di mata Instansi.“Kita usahakanlah membangun citra UNMmenjadi lebih baik,” pesannya. (
RIZ
)
Jalin Keakraban Melalui Kemah Bhakti
Snapshot 
Kita ingin mempererat talisilaturahmi dengan sesa-ma UKM
Ilham Akbar, Ketua Panitia
RAMAH
. H. Koke tampak antusias menceritakan pengalaman hidupnya.
FOTO: SUTRISNO - PROFESI
KONTRAS
.Mahasiswa melaksanakan ibadah di Mushollah jurusan Matematika yangterletak persis di depan WC Umum. Bau pesing tentu saja menggangu kekhusyuan iba-dah.
FOTO: IYAN - PROFESI

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->