Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
20Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Semnas LS 2011 Makalah Biologi

Semnas LS 2011 Makalah Biologi

Ratings: (0)|Views: 1,090 |Likes:
Published by Mochammad Haikal

More info:

Published by: Mochammad Haikal on Feb 23, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/26/2013

pdf

text

original

 
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LESSON STUDY 4
PERAN LESSON STUDY DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS PENDIDIKDANKUALITAS PEMBELAJARAN SECARA BERKELANJUTAN
(Continuing Professional Development)
 
Seminar Nasional Lesson Study 4 Biologi | 1
PENINGKATAN KEMAMPUAN MENEMUKAN POTENSIMASALAH PEMBELAJARAN DALAM PERKULIAHAN
 MIKROTEACHING 
PADA MAHASISWA SEMESTER VIPROGRAM STUDI PENDIDIKAN BIOLOGI UMM
(LESSON STUDY 
DILAKUKAN OLEH KELOMPOK DOSENDAN KELOMPOK MAHASISWA
 LESSON STUDY 
DI PRODIPENDIDIKAN BIOLOGI UMM DENGAN MENGAMBILOBYEK MATA KULIAH
 MIKROTEACHING 
DI SEMESTER VI)
Iin Hindun, Sri Subekti, Sri Wahyuni
Universitas Muhammadiyah Malange-mail: Iinhindunhindun@yahoo.co.id
Abstrak:
Matakuliah
microteaching 
menyediakan situasi berlangsungnya pembelajaran danmemungkinkan banyak ditemukan potensi masalah pembelajaran. Permasalahan yang ditemukan padamahasiswa dalam menulis karya ilmiah pembelajaran adalah sulitnya menyusun latar belakang danmerumuskan masalah. Tujuan dari penulisan makalah adalah mendeskripsikan hasil implementasi
lesson study
dalam meningkatkan kemampuan mahasiswa prodi pendidikan biologi semester VI dalammenemukan potensi masalah pembelajaran dalam perkuliahan
microteaching.
Telah dilaksanakan
 Lesson Study
pada matakuiah
microteaching 
pada semester genap tahun 2010/2011. Kegiatannyameliputi
 plan, do dan see
, berlangsung dalam 4 (empat) siklus. Pada kegiatan plan, maka dosen danmahasiswa membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) secara pribadi, dibahas secara bersama-sama dengan teman mahasiswa dan dosen. Pada kegiatan DO mahasiswa melaksanakan proses pembelajaran
 peer teaching 
dan diobservasi oleh beberapa orang dosen dan mahasiswa. Pada kegiatanSee, dilakukan refleksi terhadap pembelajaran yang telah dilaksanakan dipimpin oleh moderator.Setelah melakukan see mahasiswa menulis temuan potensi masalah di lembar yang sudah disediakan.Data tentang temuan potensi masalah pembelajaran setelah dianalisis menunjukkan bahwa ada peningkatan kemampuan mahasiswa dalam menemukan potensi masalah dari siklus ke siklus,meskipun temuannya masih dangkal. Dengan LS Mereka terkondisi untuk belajar dengan sunguh-sungguh dan bertanggung jawab, tetapi dari temuan potensi masalah yang dimiliki mereka belummampu mengembangkan menjadi latar belakang penelitian yang berkualitas. Dengan demikian dapatdisimpulkan bahwa LS dapat meningkatkan kemampuan mahasiswa dalam menemukan potensimasalah pembelajaran sebagai input utama untuk menyusun proposal PTK dan LS dapat meningkatkankemampuan mahasiswa dalam membelajarkan menyusun proposal penelitian PTK, meskipun belum berkualitas.
 
Kata kunci:
Potensi Masalah,
Mikroteaching,
 
 Lesson Study
 
 
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LESSON STUDY 4
PERAN LESSON STUDY DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS PENDIDIKDANKUALITAS PEMBELAJARAN SECARA BERKELANJUTAN
(Continuing Professional Development)
 
Seminar Nasional Lesson Study 4 Biologi | 2
Program Studi Pendidikan Biologi (Prodi Biologi) adalah salah satu dari program studi yang ada dilingkungan JPMIPA FKIP UMM. Prodi Biologi dalam menyelenggarakan pendidikan memiliki tujuan: (1)Menghasilkan sarjana pendidikan biologi yang profesional, beriman, dan kompetitif yang mampu berkomunikasi dengan masyarakat pendidikan dan industry; (2) Menyelenggarakan pengembangan penelitian dibidang biologi dan pembelajarannya dengan metode tindakan kelas; (3) Menghasilkan danmenyebarluaskan IPTEKS dibidang biologi untuk meningkatkan taraf kehidupan masyarakat; (4)Menjalin kerjasama (networking) dengan lembaga atau institusi terkait guna meningkatkan mutu lulusan.Mendukung perwujudan tujuan kedua yakni menyelenggarakan pengembangan penelitian dibidang biologidan pembelajaran, mahasiswa diberi kesempatan menempuh beberapa mata kuliah yang mendukungkemampuan dalam melakukan penelitian diantaranya metodologi riset, seminar, serta mata kulaih lain yangterkait. Wujud akhir dari akumulasi pengetahuan tentang penelitian yang dimiliki mahasiswa dituliskedalam bentuk karya ilmiah melalui penulisan skripsi.Menulis skripsi pada dasarnya sama dengan menulis karya ilmiah. Suatu karya bermakna ilmiah jikamemiliki ciri-ciri ilmiah, dimana pengetahuan yang dibangun bisa dipertanggungjawabkan kebenarannyasecara umum. Untuk mendapatkan kebenaran yang ilmiah maka pengetahuan yang dibangun harusmengikuti prosedur atau proses ilmiah. Proses kegiatan ilmiah menurut Ritchie Calder dalam Suriasumantri(2001), dimulai ketika manusia mengamati sesuatu dan punya perhatian terhadap obyek tertentu. Perhatiantersebut dinamakan John Dewey sebagai suatu masalah yang dirasakan bila kita menemukan sesuatu dalam pengalaman kita yang menimbulkan pertanyaan. Pertanyaan bisa muncul karena ada kesenjangan antarayang diharapkan dengan kenyataan. Pertanyaan tersebut timbul disebabkan karena adanya kontak manusiadengan dunia empiris dan menimbulkan berbagai macam masalah. Menyadari adanya masalah maka proses kegiatan berfikir dimulai dan bermaksud untuk memecahkannya.Upaya memecahkan masalah secara ilmiah menggunakan alur berfikir yang tercakup dalam metodeilmiah yang dijabarkan dalam beberapa langkah yang mencerminkan tahap dalam kegiatan ilmiah.Menurut Suriasumantri (2001) Langkah tersebut meliputi:(1) Perumusan masalah, merupakan pertanyaanmengenai obyek empiris yang jelas batasnya serta dapat diidentifikasi faktor yang terkait didalamnya; (2)Penyusunan kerangka berfikir dalam pengajuan hipotesis, merupakan argumentasi yang menjelaskanhubungan yang mungkin terdapat antara berbagai faktor yang saling mengkait dan membentuk konstelasi permasalahan;(3) Perumusan hipotesis, merupakan jawaban sementara terhadap pertanyaan yang diajukan;(4) Pengujian hipotesis, merupakan pengumpulan fakta-fakta yang relevan dengan hipotesis untuk memperlihatkan apakah terdapat fakta yang mendukung hipotesis atau tidak;(5) Penarikan kesimpulan,merupakan penilaian apakah hipotesis yang diajukan diterima atau ditolak.Berdasarkan hasil evaluasi penyelesaian tugas akhir mahasiswa, rata-rata penulisan akhir mahasiswamembutuhkan waktu kurang lebih 1,2 tahun. Rentangan waktu yang ada menunjukkan penyelesaian penulisan karya ilmiah yang terlalu lama karena menurut harapan, sebaiknya dapat diselesaikan sekitar 6-8 bulan. Berdasarkan hasil evaluasi penulisan proposal pada matakuliah seminar, pembina mata kuliahmerasakan bahwa mahasiswa banyak yang masih kesulitan dalam menemukan judul dan merumuskanmasalah. Berdasarkan pengalaman ketika membimbing mahasiswa dalam penulisan tugas akhir menyusunskripsi khususnya dalam penulisan penelitian tindakan kelas (PTK), pembimbing merasakan adanyakesulitan pada mahasiswa dalam mengembangkan latar belakang masalah. Kesulitan mahasiswa tersebutdibuktikan dari tulisan yang dituangkan untuk bisa menemukan masalah dan identifikasi masalah tidak didasarkan pada fakta/fenomena yang ada dalam pembelajaran.Ungkapan latar belakang masalah yang disusun masih banyak yang mendasarkan pada teori danwawasan umum pendidikan. Hal ini mengindikasikan bahwa mahasiswa memiliki miskonsepsi dalammengidentifikasi masalah. Kalaupun ada yang mendasarkan dari fenomena tetapi masih dangkal dan tidak fokus atau mendalam sehingga rumusan masalah yang diungkap banyak yang kurang mencerminkan ciridari PTK. Dalam menulis judul juga masih banyak yang tidak mencerminkan PTK. Kadang-kadangmahasiswa berkeinginan menulis PTK tetapi yang ditulis bukan PTK melainkan Quasi eksperimen.Kadang-kadang ditemukan rencana penelitian PTK tetapi judulnya tidak mencerminkan PTK. Bahkan adamahasiswa yang dalam penyelesaian tugas akhir menghindari PTK karena dinilai sulit. Dalam
 
PROSIDING SEMINAR NASIONAL LESSON STUDY 4
PERAN LESSON STUDY DALAM MENINGKATKAN PROFESIONALITAS PENDIDIKDANKUALITAS PEMBELAJARAN SECARA BERKELANJUTAN
(Continuing Professional Development)
 
Seminar Nasional Lesson Study 4 Biologi | 3
melaksanakan pembimbingan untuk meluruskan miskonsepsi yang ada membutuhkan waktu dan tenagatersendiri, hal ini dirasakan berat oleh pembimbing.Berdasarkan fakta tersebut perlu ada upaya yang bisa membantu melancarkan mahasiswa dalammenulis penyelesaian tugas akhir khususnya bagi mereka yang memilih penulisan tindakan kelas. Bentuk  bantuan sangat diharapkan terutama upaya yang sifatnya bisa melatih mahasiswa bisa menemukan masalahdengan tepat sehingga bisa merumuskan masalahnya dengan benar sesuai ciri PTK serta menuangkanmenjadi judul yang mencerminkan PTK. Ciri PTK diantaranya adalah pada bagian judul sudahmenunjukkan tindakan yang dipilih, masalah yang diatasi, subyek dan seting tempat, Permasalahanmencerminkan kearah perbaikan pembelajaran (proses dan hasil), tujuannya untuk meningkatkan kualitas pembelajaran (proses dan hasil).Matakuliah microteaching adalah salah satu maka kuliah yang mendukung pada pencapaian tujuan prodi biologi. Mata Kuliah tersebut memiliki Standar kompetensi dan kompetensi dasar yang menjadiacuan target. Standar kompetensinya yaitu mengaplikasikan prinsip-prinsip pembelajaran dalam pembelajaran mikro dan penelitian berbasis pembelajaran, sedang Kompetensi Dasarnya yaitumempraktikkan perencanaan dalam praktek pembelajaran, mempraktekkan 8 keterampilan dasar mengajar,mengembangkan sikap ilmiah, dengan Indikator sebagai berikut: (1)Mempraktekkan perangkat pembelajaran dalam kegiatan belajar mengajar di kelas mikro (peer teaching);(2) Mempraktekkan penggunaan metode dalam pengajaran mikro;(3) Mempraktekkan penggunaan media dan sumber belajar dalam pengajaran mikro;(4) Mempraktekkan penggunaan evaluasi pembelajaran dalam pengajaranmikro;(5) Mempraktikkan keterampilan membuka pelajaran dan menutup pelajaran;(6) Mempraktikkanketerampilan menjelaskan;(7) Mempraktikkan keterampilan bertanya;(8) Mempraktikkan keterampilanmemberi penguatan;(9) Mempraktikkan keterampilan mengadakan variasi;(10) Mempraktikkanketerampilan membimbing diskusi kelompok kecil;(11) Mempraktikkan keterampilan mengajar  perseorangan;(12) Mempraktikkan keterampilan mengelola kelas;(13) Mengidentifikasi potensi masalah di pembelajaran.Salah satu komponen dari standar kompetensi mata kuliah microteaching adalah mengaplikasikan prinsip-prinsip pembelajaran dalam penelitian berbasis pembelajaran didukung dengan kompetensi dasar mengembangkan sikap ilmiah, dengan Indikator Mengidentifikasi potensi masalah dalam pembelajaran.Matakuliah ini berpotensi dapat membantu mengatasi kesulitan mahasiswa dalam menyusun penulisantugas akhir mahasiswa khususnya bagi mereka yang berminat menulis PTK . Matakuliah ini menyediakansarana belajar melaksanakan proses pembelajaran layaknya yang dilakukan oleh lembaga pendidikan dasar dan menengah namun terbatas dalam skala mikro yang ditempuh dengan teknik peer teaching. Hasilobservasi terhadap praktek pembelajaran mikro oleh mahasiswa (sebagai guru pemula) menunjukkan banyaknya kesenjangan antara harapan dengan kenyataannya. Hal ini menunjukkan adanya potensi permasalahan dalam pembelajaran. Situasi semacam ini adalah sumber atau sarana belajar yang baik untuk menemukan potensi masalah pembelajaran sebagai dasar untuk menyusun PTK.Hasil belajar akan lebih bermakna jika pada saat belajar diikuti dengan sikap dan motivasi yang kuat, belajar dengan sungguh-sungguh dan bertanggung jawab. Agar sikap, motivasi, kesungguhan belajar dantanggung jawab dapat terjaga maka iklim belajar yang mengarah perlu di ciptakan. Lesson Study (LS)adalah model pembinaan (pelatihan) profesi pendidik melalui pengkajian pembelajaran secara kolaboratif dan berkelanjutan berlandaskan prinsip-prinsip kolegialitas yang saling membantu dan mutual learninguntuk membangun komunitas belajar. Tahap pelaksanaan lesson study meliputi perencanaan (plan), pelaksanaan (do) dan refleksi.(see). Kegiatan lesson study dilakukan oleh sekelompok dosen. Lesson study bisa juga dibelajarkan pada mahasiswa sebagai calon guru, karena pada dasarnya lesson study dilakukansecara berkala dan berkelanjutan dalam rangka meningkatkan kompetensi dan keprofesionalan guru secara bertahap. Jika lesson study juga dilakukan oleh mahasiswa maka muncul istilah dalam lesson study adalesson study, maksudnya dalam lesson study dosen ada lesson study mahasiswa. Kegiatan lesson studydalam pembelajaran, selain sebagai upaya mengaktifkan mahasiswa, juga berdampak pada dosen dapatmelakukan review terhadap kinerjanya. Melalui lesson study dengan Plan, Do, See, memungkinkan pengembangan kemampuan akademik mahasiswa yang sungguh-sungguh dan menumbuhkan sikap lebih

Activity (20)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
balsangadah liked this
adambitor1713 liked this
Tria Gustina liked this
hafis muaddab liked this
Gochay Gochenkk liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->