Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
131Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tutorial Analisis SEM Menggunakan Program LISREL, AMOS SPSS dan SmartPLS

Tutorial Analisis SEM Menggunakan Program LISREL, AMOS SPSS dan SmartPLS

Ratings: (0)|Views: 7,505 |Likes:
Published by Adi Wijaya
SEM adalah metode yang mampu menunjukkan keterkaitan secara simultan antar variabel-variabel indikator (yang teramati secara langsung) dengan variabel-variabel laten (yang tidak teramati secara langsung). Raykov dan Marcaulides (2006) mendefinisikan variabel laten adalah teori atau hipotesis konstruk yang sangat penting atau sebuah variabel yang tidak mempunyai sampel atau populasi yang bisa diamati secara langsung.
SEM adalah metode yang mampu menunjukkan keterkaitan secara simultan antar variabel-variabel indikator (yang teramati secara langsung) dengan variabel-variabel laten (yang tidak teramati secara langsung). Raykov dan Marcaulides (2006) mendefinisikan variabel laten adalah teori atau hipotesis konstruk yang sangat penting atau sebuah variabel yang tidak mempunyai sampel atau populasi yang bisa diamati secara langsung.

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Adi Wijaya on Feb 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/30/2013

pdf

text

original

 
 
Structural EquationModelling (SEM)
Tutorial Analisis SEM Menggunakan Program LISREL,AMOS SPSS dan SmartPLS
 
byAdi WijayaNRP. 1310201720
PROGRAM MAGISTER STATISTIKABIDANG KEAHLIAN KOMPUTASI STATISTIKAFAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAMINSTITUT TEKNOLOGI SEPULUH NOPEMBER SURABAYA2011
 
Pengantar SEM
SEM adalah metode yang mampu menunjukkan keterkaitan secara simultan antarvariabel-variabel indikator (yang teramati secara langsung) dengan variabel-variabel laten (yangtidak teramati secara langsung). Raykov dan Marcaulides (2006) mendefinisikan variabel latenadalah teori atau hipotesis konstruk yang sangat penting atau sebuah variabel yang tidak mempunyai sampel atau populasi yang bisa diamati secara langsung.Beberapa Karakteristik SEM menurut Raykov, dkk., (2006) adalah sebagai berikut: (i)Model SEM tidak dapat diukur secara langsung dan tidak dapat didefinisikan secara baik. (ii)Model SEM memperhitungkan potensi kesalahan pengukuran di semua variabel observasi,khususnya pada variabel
independent.
(iii) Model SEM sangat tepat dibentuk matrik yangmemperlihatkan hubungan antara variabelnya, seperti matrik kovarian maupun matrik korelasi.Pada prinsipnya SEM merupakan pendekatan terintegrasi dari
Confirmatory Factor  Analysis
(CFA) dan
Path Analysis
. Menurut Raykov
et al
(2006), CFA dan
Path Analysis
merupakan tipe SEM dan mendefinisikannya sebagai berikut:1.
 
Model
Path Analysis
 /Diagram Jalur.Diagram Jalur biasa dipakai untuk mengamati hubungan antara variabel yang dapat diamati.Beberapa peneliti menganggap bahwa diagram jalur tidak termasuk dalam tipe SEM. Namundemikian mereka mengakui bahwa diagram jalur merupakan suatu hal yang penting dalammembentuk SEM.2.
 
Model
Confirmatory Factor Analysis
 Model
Confirmatory Factor Analysis
sering digunakan untuk menguji pola hubungan antarabeberapa konstruk laten. Termasuk didalamnya beberapa konstruk dalam model tersebut diukurmelalui sejumlah indikator amatan.Bollen (1989) mendefinisikan variabel laten sebagai variabel atau faktor yang tidak dapatdiobservasi atau tidak dapat diukur. Variabel laten dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu variabel eksogendan variabel endogen. Variabel eksogen adalah variabel laten yang tidak dipengaruhi olehvariabel laten yang lain, sedangkan variabel endogen adalah variabel laten yang dipengaruhi olehvariabel laten yang lain.
Misal terdapat sebanyak m peubah laten endogen (
η
), n peubah laten eksogen (
ξ
), ppeubah manifes endogen (Y), dan q peubah manifes eksogen (X), menggunakan notasi yangdibuat oleh Jöreskog dan Sörbom dalam Wijanto (2008),
 
model lengkap (
hybrid 
)
SEM 
 diberikan dengan persamaan-persamaan berikut:
 
η
=
B η
+
Γ ξ
+
ζ
(2.1)
(mx1) (mxm)(mx1) (mxn)(nx1) (mx1)
 
Y =
Λy η
+
ε
(2.2)
(px1) (pxm) (mx1) (px1)
X =
Λx ξ
+
δ
(2.3)
(qx1) (qxm) (mx1) (qx1)
dengan : E
(ζ)
 
= 0 ; Cov
(ζ)
=
ψ
(2.4)E(
ε
)
= 0 ; Cov
(
ε
)=
Θε
 (2.5) E
)
 
= 0 ; Cov
)
=
Θδ
 (2.6)Dari (2.1), (2.2) dan (2.3) diasumsikan bahwa:
 
ζ, ε dan δ
satu sama lain tidak berkorelasi;
 
Cov(
ξ) =
 
Φ
;
 
ζ
tidak berkorelasi dengan
ξ
;
 
ε
tidak berkorelasi dengan
η
;
 
δ
tidak berkorelasi dengan
ξ
;
 
Matriks B mempunyai nilai nol pada diagonalnya;
 
Matriks I-B merupakan matriks
nonsingular 
;
 
E (ξ) = 0
; dan
E (η)
= 0;
Langkah-langkah dalam SEM
1.
 
Pengembangan model berbasis konsep dan teori, menganalisis hubungan kausal antar variabeleksogen dan endogen, sekaligus validitas dan reliabilitas indikator/instrumen penelitian2.
 
Mengkonstruksi diagram jalur, untuk menunjukkan alur hubungan kausal antar variabeleksogen dan endogen3.
 
Memilih Matriks Input. Data input untuk SEM dapat berupa matriks korelasi atau matrikskovarians4.
 
Mengkonversikan diagram jalur ke dalam model struktural5.
 
Estimasi Parameter6.
 
Pengujian Model :-
Overall Model
:
Goodness of fit statistics
- Pengujian parameter : Lambda, Delta, Epsilon, Beta dan Gamma7.
 
Interpretasi dan Modifikasi Model. Bila model sudah baik model bisa diinterpretasikan, tetapibila belum baik perlu dilakukan modifikasi

Activity (131)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Wiweko Adji liked this
jelekedet liked this
Mega Silviliyana liked this
Mega Silviliyana liked this
Dian Rosa Indah liked this
Fery Mendrofa liked this
wawasann liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->