Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Edisi 17 (Jan-Feb 2005)

Edisi 17 (Jan-Feb 2005)

Ratings: (0)|Views: 31 |Likes:

More info:

Published by: Serikat Petani Indonesia on Feb 24, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/24/2012

pdf

text

original

 
PEMBARUANTANI
MIMBAR KOMUNIKASI PETANI
EDISI 17 - TAHUN IV. JANUARI-FEBRUARI 2005
DISI 17 - TAHUN IV. JANUARI-FEBRUARI 2005
TSUNAMI
 
TSUNAMI
PERSATUKAN
PERSATUKAN
KAUM TANI
KAUM TANI
Dok. http://www.spaceimaging.com/ 
Tsunami: Sebuah JalanBagi Modal
Ganti ongkos cetak Rp 2500Luar Jawa Rp 3000
Ganti ongkos cetak Rp 2500Luar Jawa Rp 3000
 /
 DI EI S SS K H UU T SNM UAI
DIEISSSKHUUTSNMUAI
Q
Baca selanjutnya di hal.
wawasan
awasan
6
agraria
graria
Membangun Kedaulatan PanganDi Daerah Bencana
Baca selanjutnya di hal.
11
1
kabar tani
abar tani
KSKBA: Gerakan Kemanusiaan UntukAceh dan Sumut
Baca selanjutnya di hal.
12-13
2-13
 
salma
alm
pembaruantani
embaruan tani
PEMBARU
 
ANTANI
MIMBAR KOMUNIKASI PETANI
Gempa Dan Tsunami,Menjadi Peringatandan Mempersatukan Kita
Gempa Dan Tsunami,Menjadi Peringatandan Mempersatukan Kita
DITERBITKAN OLEH
FEDERASI SERIKAT PETANI INDONESIA (FSPI)
DICETAK OLEH
PETANI PRESS
PENANGGUNG JAWAB
HENRY SARAGIH
PEMIMPIN REDAKSI
ACHMAD YA’KUB
SEKRETARIS REDAKSI
TITA RIANA ZEN
SIDANG REDAKSI
INDRA SAKTI LUBISAGUS RULI ARDIANSYAHIRMA YANNYALI FAHMIWILDA TARIGANCECEP RISNANDAR
ARTISTIK DAN TATA LETAK
MUHAMMAD IKHWAN
SIRKULASI
SRIWAHYUNI
ALAMAT REDAKSI
JL MAMPANG PRAPATAN XIV NO.5JAKARTA 12790TELP: +62 21 7991890FAX: +62 21 7993426EMAIL: pembaruantani@fspi.or.idwww.fspi.or.id
FEDERASI SERIKAT PETANI INDONESIA (FSPI)PETANI PRESSHENRY SARAGIHACHMAD YA’KUBTITA RIANA ZENINDRA SAKTI LUBISAGUS RULI ARDIANSYAHIRMA YANNYALI FAHMIWILDA TARIGANCECEP RISNANDARMUHAMMAD IKHWANSRIWAHYUNIJL MAMPANG PRAPATAN XIV NO.5JAKARTA 12790TELP: +62 21 7991890FAX: +62 21 7993426EMAIL: pembaruantani@fspi.or.idwww.fspi.or.id
 
Redaksi menerima sumbangan artikel, opini atau tulisan mengenaipertanian/agraria/perjuangan yang sesuai dengan visi dan misi tabloid PEMBARUANTANI. Setiap tulisan yang dikirimkan ke redaksi diketik ±1000 (seribu) kata dandikirimkan lewat pos, fax, maupun email. Apabila tulisan dimuat, anda akan menerimapemberitahuan dari redaksi.
TSUNAMI DAN PETANI
SUNAMI DAN PETANI
WAWASANTSUNAMI, SEBUAH JALANBAGI MODAL
WAWASAN TSUNAMI, SEBUAH JALANBAGI MODAL
....................................................................................NASIONALSERAMBI MEKKAH:NEGERI SERIBU BENDERA?
NASIONAL SERAMBI MEKKAH:NEGERI SERIBU BENDERA?
....................................................................................
KABAR UTAMA:
....................................................................................INTERNASIONALWTO KELUARDARI PERTANIAN!
INTERNASIONAL WTO KELUARDARI PERTANIAN!
AGRARIAMEMBANGUN KEDAULATANDI DAERAH BENCANA
AGRARIA MEMBANGUN KEDAULATANDI DAERAH BENCANA
KABAR TANIWAWANCARA:KSKBA (Koalisi Solidaritas Kemanusiaanuntuk Bencana Alam)
KABAR TANI WAWANCARA:KSKBA (Koalisi Solidaritas Kemanusiaanuntuk Bencana Alam)
PETANI PEREMPUANBIAS JENDER DALAMBANTUAN TSUNAMI
PETANI PEREMPUAN BIAS JENDER DALAMBANTUAN TSUNAMI
INFO PRAKTISBIODIGESTER:SUMBER ENERGI DARI KOTORAN TERNAK
INFO PRAKTIS BIODIGESTER:SUMBER ENERGI DARI KOTORAN TERNAK
SERIKATUPAYA PERMATA ATASIKRISIS PANGAN PASKATSUNAMI
SERIKAT UPAYA PERMATA ATASIKRISIS PANGAN PASKATSUNAMI
........................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................................
3-568-91012-13141516
s
tanggpa
anggp
Keluarga Besar FSPI Turut Berduka atas Bencana Gempa dan Tsunami 
eluarga Besar FSPI Turut Berduka atas Bencana Gempa dan Tsunami
Doa untuk Aceh dan Nias 
oa untuk Aceh dan Nias
elamat tahun baru 2005, walau tahun ini disambut dengan kesedihan akibatbencana yang maha dahsyat di Aceh dan Sumatera Utara segenap redaksipembaruan tani mempersembahkan perubahan dan cara penyajian berita, opini daninformasi kepada kawan-kawan semua.Saudaraku sekalian, mari kita tundukkan kepala dan berdoa sesaat bagi saudara, kawandan sahabat-sahabat kita di sumatera utara dan Aceh. Doa kita bagi mereka hanya satucara meringankan beban derita yang begitu dasyat. Dalam sekejap mata ribuan orangmeninggal dunia, peternakan hancur, nelayan-nelayan tak kuasa menahan gelombangtsunami, pertanian-pertania banyak rusak. Tahun ini di tutup oleh kesedihan mendalamsekali bagi kita sebagai bangsa Indonesia, bagi warga Asia juga bagi dunia.Gempa bumi yang terjadi pada tanggal 26 Desember 2004, sekitar pukul 08.00 WIB itu,dengan kekuatan 8,9 skala richter, yang diikuti oleh gelombang Tsunami, yang melandaberbagai negara, telah menyebabkan timbulnya korban manusia yang sangat besar dankerusakan yang sangat parah, khususnya di provinsi Nanggroe Aceh Darussalam (NAD),Indonesia. Menurut Koalisi Solidaritas Kemanusiaan Bencana Aceh-SUMUT (KSKBA) dataper tanggal 27 Januari 2005, yang diperoleh dari berbagai sumber, bencana alam ini telahmenyebabkan meninggalnya 100.258 orang, hilang 136.700 orang, dan mengungsi sebanyak 447.139 orang. Sedangkan data per tanggal 18 Pebruari 2005, korban meninggal sebanyak 120.903 orang, hilang 166.368, dan mengungsi sebanyak 446.807 orang. Disamping itugempa bumi dan tsunami ini juga telah menghancurkan rumah penduduk, dan merusak alat produksi petani dan nelayan, dan masyarakat lainnya dalam jumlah yang sangat besar.Belum lagi kerusakan-kerusakan di negara-negara asia lainnya seperti thailand, srilanka,India, serta afrika. Begitu besarnya tsunami ini hingga meluluhlantakan apapun.Kawan kita di Persatuan masyarakat Tani Aceh (PERMATA) walaupun penguruspropinsinya di Banda Aceh selamat semua, namun tak ayal sekretariatnya hancur,menyisakan trauma yang mendalam. Juga beberapa anggota PERMATA banyak yang hilanghingga saat ini.Dalam situasi ini, tetap saja kita waspada atas bantuan-bantuan yang sifatnya justru"menjajah"., Sebagai bangsa yang berdaulat kita harus tegakkan kehormatan dan harga diribangsa. Kita lihat tentara-tentara asing, LSM asing dan berbagai lembaga donor seenaknyakeluar masuk Aceh, bencana dikwatirkan menjadi komoditas politik dan ekonomi. Hal inisudah menggejala, seperti bantuan dari WFP yang telah menditribusikan 4.200 ton beras,biskuit serta mie fortifikasi merupakan tindakan yang tidak bijak. Mengapa? Walau kitaterkena bencana peraturan sebagai negara merdeka tak bisa dilabrak begitu saja olehlembaga Internasional, karena sampai saat ini kita melarang import beras. Walau alasankemanusiaan dan emergency tak bisa dibenarkan begitu saja, karena di Indonesia masihsurplus beras. Beli saja dari petani, jangan bawa dari luar Indonesia.Kita menyadari bahwa waspada itu perlu namun tak berlebihan, bencana tsunami dangempa cukup sudah, jangan lagi ditambahi dengan "penjajahan" baru berupa ekonomi, danpolitik (ay).Saya, Mugi Ramanu ketua MPTP FSPI, melalui surat ini atas nama Keluarga BesarFederasi Serikat Petani Indonesia (FSPI), berduka cita atas kejadian gempa dan tsunamidi Aceh dan Nias serta di beberapa negara lainnya di Asia-Afrika. Duka kita semua begitutertoreh di sanubari, semoga saja Allah SWT, memberikan tempat yang layak bagisaudara-saudara kita yang meninggal dan memberikan kekuatan bagi yang ditinggalkandan menjadi korban.Kami juga menyerukan bagi masyarakat luas untuk bertindak cepat dan sigap membantumasyarakat aceh/Nias, serta bagi pemerintah harus melakukan tindakan-tindakan yangsesegera mungkin mengatasi persoalan ini dan khususnya bagi anggota FSPI diserukanuntuk mengirimkan bantuan tenaga, makanan, minuman serta donasi secepat mungkinpada tahap darurat ini dengan tetap mempertahankan kaidah-kaidah perjuangankita.salam.
Mugi RamanuKetua MPTP FSPI
Di akhir desember kita diperingatkan oleh Alam, untuk menghentikan segala kekerasan,kerakusan di nusantara ini. Duka mendalam dan memilukan bagi saudara kita di acehdan nias terasa hingga ke dalam tidur malam kita. Ya Allah, cukupkan cobaanmu padahamba-hamba yang tak berdaya ini. Ya Allah, kami coba mengambil hikmah daricobaanMU, kami bertafakur dan sujud hanya kepadaMU. Ampuni kami yang kadanglalai menjalankan perintahMU. Semoga Engkau yang Maha Tahu, Maha Bijaksana dapatmemberikan kekuatan Iman dan daya upaya bagi kami untuk bangkit kembali. Ya Allah, jauhkan kami dari segala Bencana.
ZubaidahAnggota DPP Serikat Petani Sumatera Utara (SPSU)
(Surat serupa juga banyak diterima oleh Redaksi)
classroomclipart.com
11
PEMBARUAN TANI terbit setiap dua bulan sekali sebagai media pendidikan,informasi bagi rakyat petani, juga sebagai mimbar komunikasi petani.PEMBARUAN TANI bukan sekedar media informasi saja, tetapi merupakanmedia perjuangan bagi buruh tani dan petani di Indonesia dalam melakukanperlawanan terhadap neokolonialisme dan imperialisme.Tujuan utama dari penerbitan PEMBARUAN TANI adalah untuk semakinmemperkuat gerakan rakyat tani dalam perjuangan mewujudkan pembaruanagraria sejati.
 
Wartawan PEMBARUAN TANI dilengkapi tanda pengenal dan tidak meminta/menerimaapapun dari narasumber
EDISI 17 - TAHUN IV. JANUARI-FEBRUARI 2005
DISI 17 - TAHUN IV. JANUARI-FEBRUARI 2005
 
2
 
utaam
taa
pembaruantani
embaruan tani
EDISI
 
EDISI
KHUSUS
KHUSUS
TSUNAMI
TSUNAMI
Tsunami…PersatukanKaum Tanidan Nelayan
Tsunami…PersatukanKaum Tanidan Nelayan
 Minggu, 26 Desember 2004, benturan antara lempeng Indo-Australia dengan lempeng Asia Tenggaramenimbulkan gocangan yang luar biasa besarnya. Gempabumi 8,7 skala richter menggoyang serambi mekah. Beberapa saat setelahnya alam menunjukkan tanda-tanda lain, air laut surut sampai ratusan meter, ikan-ikan berkelepakan di hamparan pasir, burung-burungcamar putih berarakan menuju ke pedalaman. Sebuah fenomena yang janggal.
Minggu, 26 Desember 2004, benturan antara lempengIndo-Australia dengan lempeng Asia Tenggaramenimbulkan gocangan yang luar biasa besarnya. Gempabumi 8,7 skala richter menggoyang serambi mekah.Beberapa saat setelahnya alam menunjukkan tanda-tanda lain, air laut surut sampai ratusan meter, ikan-ikan berkelepakan di hamparan pasir, burung-burungcamar putih berarakan menuju ke pedalaman. Sebuahfenomena yang janggal.
ayangnya tidak banyak yang mengerti denganpertanda alam itu. Malahsebagian orang beramai-ramai kepantai ingin tahu apa yangsedang terjadi. Hingga padasuatu saat, air laut yang tadinyasurut, menggunung begitu tinggidan berbalik menerjang pantai.Fenomena alam ini dikenaldengan nama tsunami”, sebuahistilah dalam bahasa Jepang.Kedahsyatan tsunami itu tidak hanya dirasakan di Aceh danSumatera Utara. Gelombangnyaterus bergerak menyapu negara-negara di sekitar lautan Hindiayang meliputi Thailand,Malaysia, India, Srilanka,Maladewa, dan negara-negara diAfrika Timur. Tak heran biladunia mencatatnya sebagaibencana paling besar abad ini.Seperti diberitakanbanyak media, gempa dantsunami tersebut diperkirakanmenelan korban jiwa sebanyak 166.520 orang di Aceh dan 240orang di Nias, belum lagi jumlahorang yang hilang akan terusbertambah. Kerusakan terparahdialami Meulaboh, kota yangterletak di pantai barat pulauSumatera ini nyaris seluruhinfrastruktur fisiknya hancurtotal. Di kota tersebut jumlahkorban mencapai 80.251 orang.Kota-kota lain di propinsiNangroe Aceh Darussalam (NAD)yang mengalami kerusakansignifikan diantaranya, Krueng,Bireun, Aceh Timur, Aceh Utara,Banda Aceh, Lhokseumawe,Sabang, Nagan Raya, Aceh Jaya,Calang, Aceh Besar, Simeulue,Pulau Aceh, Aceh Selatan, AcehBarat, Aceh Barat Daya, danAceh Tengah. Ditambah pulauNias di Sumatra Utara.Kerusakan serius melandalahan-lahan pertanian danperikanan laut. Dimana 25.000 hektarhutan mangrove, 29.000 hektarterumbu karang, dan 120 hektar lahanrumput laut hilang. Kehilangan itumembuat aktivitas ekonomi di bidangperikanan laut hancur. Sebagaigambaran, di Kabupaten Aceh Barat,Meulaboh, pertanian menjadi pilarutama perekonomiannya yang meliputitanaman pangan dan buah-buahan,tanaman perkebunan, dan perikananlaut. Sektor itu memberikan kontribusisebesar 65% dari totalperekonomiannya.Berdasarkan laporanInternational Labour Organization(ILO), kerusakan akibat tsunami diAceh menyebabkan 600.000 orangkehilangan pekerjaannya. Angkapengangguran naik drastis dari 6,8%menjadi 30%. Dari sekian banyak orang yang kehilangan pekerjaan, jumlah paling besar di dominasi olehnelayan, petani, usaha kecil dan sektorinformal lainnya. Tentu saja inimenjadi sangat mengkhawatirkan bilatidak cepat ditangani, karenaberpotensi menjadi kerawanan sosial.
Bantuan Berdatangan
Bencana ini tak urungmengundang pihak lain untumemberi bantuan. World Bank, ADBdan CGI tercatat menjanjikan donorpinjaman. Bantuan lain yang berupapangan mengalir dari lembaga sepertiWorld Food Programme (WFP), yanglangsung mendatangkan 4.200 tonberas, 500 ton ikan kalengan (diimpordari Thailand), berbagai mie danbiskuit. Makanan itu di sebarkan keseluruh penjuru Aceh. Merekamemperkirakan 300 ribu orangkekuarangan bahan pangan dan jumlah itu akan terus membengkak hingga mencapai angka 500 ribu orang.Food and Agriculture Organization(FAO), sebuah badan yang berada dibawah Perserikatan Bangsa-bansa(PBB) menyatakan akan memfokuskanbantuan untuk menstimulir kegiatansosial ekonomi keluarga nelayan yang diberikan untuyang banyak menjadi korban merehabilitasi infrastrukturtsunami. Selain itu FAO akan pertanian di Aceh. Terbuktimendistribusikan benih, pakan diantaranya dengan bantuanternak, pupuk, bibit ternak, dan pangan WFP, dimana ditengaraivaksin untuk membantu para adanya pangan transgenik dalampetani. FAO juga menjanjikan paket-paketnya.bantuan sebesar US$ 10 juta. Oleh karena itu, FSPIDitambah lagi US$ 26,5 juta dari bersama Via Campesina besertanegara-negara anggota PBB, organisasi rakyat lainnyauntuk membantu program membentuk Koalisi Solidaritasfinansial pertanian dan perikanan Kemanusiaan Bencana Alamdi negara-negara yang terkena (KSKBA). Lembaga ini dibentuk tsunami selama enam bulan ini. untuk mengkoordinasikanDan mengusahakan beberapa bantuan ke berbagai lokasimilyar dolar Amerika lagi untuk bencana di Aceh dan Sumateramembangun kembali pertanian Utara. Dalam pelaksanaannya,dan perikanan dalam jangka KSKBA menolak bantuan yang diwaktu lima tahun mendatang. dalamnya diselipi agenda-agendaBanyak motif yang melatar neoliberalisme. Karena Tsunamibelakangi bantuan bersar-besaran bantuan neoliberalisme”tersebut. Mulai dari solidaritas dampaknya tidak kalah buruk kemanusiaan sampai dengan dan merusak dibanding denganmotif-motif ekonomi. Dalam hal bencana yang telah terjadi.pangan, bantuan didatangkan KSKBA menyatakansecara impor. Pada gilirannya, bahwa manajemen pasca bencanabantuan pangan tersebut seharusnya terlepas dari agenda-mengacaukan stok pangan petani agenda neoliberal. Rakyat Acehlokal. Petani tidak terdorong tidak hanya membutuhkanuntuk melakukan produksi bantuan yang sifatnya fisik, tetapikembali, yang akhirnya institusi masyarakatnya harusperekonomian tidak bisa pulih dibangun juga. KSKBA akandengan cepat. Dan dalam jangka mengkritisi bantuan-bantuan daripanjang bantuan tersebut bisa World Bank, WFP, dan lembaga-membuat rakyat jadi tergantung lembaga besar lainnya. Merekapada pangan-pangan impor. menentang bantuan berupaproduk pangan transgenik, dan
Waspadai Agenda Neoliberal
menuntut agar semua bantuanSerikat-serikat tani yangharus dijelaskan dari manatergabung ke dalam Federasisumbernya. Mereka jugaSerikat Petani Indonesia (FSPI)menghimbau agar bantuanbersama-sama dengan Viapangan diberikan dengan caraCampesina, sebuah serikat petanimembeli produk pangan lokal diInternasional, menengaraidaerah bencana atau daerahbantuan-bantuan dari CGI dansekitar bencana.perusahaan multi nasionalUntuk melaksanakanmembawa agenda-agendatugas-tugasnya itu, KSKBAneoliberal dan berorientasi bisnis.bekerja sama dengan serikat taniAgenda neoliberal itu dipaksakandan nelayan setempat, dankepada negara-negara miskinorganisasi-organisasi rakyatberupa persyaratan terhadaplainnya. Karena yang bisasegala bantuan dan utang-utangmenyembuhkan luka rakyat Acehyang diberikannya.hanyalah orang Aceh sendiri.Bantuan pangan danTsunami Aceh merupakaninfrastruktur pertanian yangtamparan yang maha hebat,diberikan lembaga donor tersebut,rakyat harus bersatu dan bangkitdinilai mengancam kedaulatansendiri dari keterpurukannya!pangan negara-negara yang(cr)dibantunya. Termasuk bantuan
S
 Hancur,
Lahan pertanian dan perikanan di sebagian besar propinsi NAD diterjang olehtsunami. Hal ini butuh perhatian dan kerja keras dari pemerintah, dan rakyat. Termasuk  juga kaum tani.
EDISI 17 - TAHUN IV. JANUARI-FEBRUARI 2005
DISI 17 - TAHUN IV. JANUARI-FEBRUARI 2005
 
3
classroomclipart.com

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->