Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
REKAYASA GENETIKA

REKAYASA GENETIKA

Ratings: (0)|Views: 722 |Likes:
Published by Putri Anjarsari
rekayasa genetika contohnya mengenai pembuatan insulin
rekayasa genetika contohnya mengenai pembuatan insulin

More info:

Published by: Putri Anjarsari on Feb 25, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

pdf

text

original

 
MAKALAH BIOLOGIGENETIKAREKAYASA GENETIK (DNA REKOMBINAN)UNTUK MENGHASILKAN INSULINDosen Pengampu: Prof. Dr. DjukriOLEH:
PUTRI ANJARSARI10708251030
PROGRAM STUDI PENDIDIKAN SAINSFAKULTAS PASCASARJANAUNIVERSITAS NEGERI YOGYAKARTA2010
 
PENDAHULUAN
Rasa ingin tahu manusia dan keinginan untuk selalu mendapatkan yang terbaik dalammemecahkan semua masalah kehidupan membawa manusia untuk berfantasi danmengembangkan imajinasinya. Hal inilah yang dialami oleh para ilmuwan di bidang biologiketika mereka dihadapkan pada masalah kesehatan dan biologi. Mereka berimajinasi dan berandai-andai adanya suatu makhluk hidup yang merupakan perpaduan dari sifat-sifat positif makhluk hidup yang sudah ada.Pada awalnya, proses rekayasa genetika ditemukan oleh Crick dan Watson pada tahun1953. Rekayasa genetika (
 genetic engineering 
) dalam arti paling luas adalah penerapangenetikauntuk kepentingan manusia. Dengan pengertian ini kegiatan pemuliaaan hewanatau tanamanmelalui seleksi dalam populasi dapat dimasukkan. Masyarakat ilmiah sekarang lebih bersepakat dengan batasan yang lebih sempit, yaitu penerapan teknik-teknik genetikamolekular untuk mengubah susunangenetik dalamkromosomatau mengubah sistemekspresi genetik yang diarahkan pada kemanfaatan tertentu.Obyek rekayasa genetika mencakup hampir semua golongan organisme, mulai dari bakteri, fungi, hewan tingkat rendah, hewan tingkat tinggi, hingga tumbuh-tumbuhan. Bidangkedokteran dan farmasi paling banyak berinvestasi di bidang yang relatif baru ini. Sementaraitu bidang lain, seperti ilmu pangan, kedokteran hewan, pertanian (termasuk peternakan dan perikanan), serta teknik lingkungan juga telah melibatkan ilmu ini untuk mengembangkan bidang masing-masing.Ilmu terapan ini dapat dianggap sebagai cabang biologi maupun sebagai ilmu-ilmu rekayasa (keteknikan). Dapat dianggap, awal mulanya adalah dari usaha-usaha yangdilakukan untuk menyingkap material yang diwariskan dari satugenerasike generasi yanglain. Ketika orang mengetahui bahwakromosomadalah material yang membawa bahanterwariskan itu (disebutgen) maka itulah awal mula ilmu ini. Tentu saja, penemuan struktur DNAmenjadi titik yang paling pokok karena dari sinilah orang kemudian dapat menentukan bagaimana sifat dapat diubah dengan mengubah komposisi DNA.Setiap gen mengandung ribuan rantai basa yang tersusun menjadi sebuah rangkaiandimana gen tersebut berada dalam kromosom sebuah sel. DNA mudah diekstraksi dari sel-sel, dan kemajuan biologi molekuler sekarang memungkinkan ilmuwan untuk mengambilDNA suatu spesies dan kemudian menyusun konstruksi molekuler yang dapat disimpan didalam laboratorium. DNA rekombinan ini dapat dipindahkan ke makhluk hidup lain bahkanyang berbeda jenisnya. Hasil dari perpaduan tersebut menghasilkan makhluk hidup
 
rekombinan yang memiliki kemampuan baru dalam melangsungkan proses hidup dan bersaing dengan makhluk hidup lainnya. Perkembangan rekayasa genetika sebagai bagiandari perkembangan bioteknologi.Teknologi rekayasa genetika merupakan transplantasi atau pencangkokan satu gen kegen lainnya dimana dapat bersifat antar gen dan dapat pula lintas gen. Rakayasa genetika jugadiartikan sebagai perpindahan gen. Misalnya gen pankreas babi ditransplantasikan ke bakteriEscheria coli sehingga dapat menghasilkan insulin dalam jumlah yang besar.Diabetes (Kencing manis) disebabkan karena pankreas tidak mampu membuathormon insulin, yang dibutuhkan untuk mengubah glukosa menjadi gula darah. Pada penderita kencing manis, sel-sel tidak bisa menyerap glukosa dengan normal, sehinggamenumpuk terlalu banyak di dalam darah.Sejak Banting dan Best menemukan hormon insulin pada tahun 1921, pasien diabetesmellitus yang mengalami peningkatan kadar gula darah disebabkan gangguan produksiinsulin, telah diterapi dengan menggunakan insulin yang berasal dari kelenjar pankreashewan.Meskipun insulin sapi dan babi mirip dengan insulin manusia, namun komposisinyasedikit berbeda. Akibatnya, sejumlah sistem kekebalan tubuh pasien menghasilkan antiboditerhadap insulin babi dan sapi yang berusaha menetralkan dan mengakibatkan responinflamasi pada tempat injeksi. Selain itu efek samping dari insulin sapi dan babi ini adalahkekhawatiran adanya komplikasi jangka panjang dari injeksi zat asing yang rutin.Faktor-faktor ini menyebabkan peneliti mempertimbangkan untuk membuat Humulindengan memasukkan gen insulin ke dalam vektor yang cocok, yaitu sel bakteri E. coli, untuk memproduksi insulin yang secara kimia identik dan dapat secara alami diproduksi. Hal initelah dicapai dengan menggunakan teknologi DNA rekombinan.

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
wina_r liked this
Yolanda Mana liked this
sriendangsumilir liked this
Yuliana Kartika liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->