Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
218Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Peranan Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer Dalam Proses Pengambilan

Analisis Peranan Sistem Informasi Manajemen Berbasis Komputer Dalam Proses Pengambilan

Ratings:

4.71

(17)
|Views: 21,373 |Likes:
Published by anon-434455

More info:

Published by: anon-434455 on Nov 24, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/12/2013

pdf

text

original

 
ANALISIS PERANAN SISTEM INFORMASI MANAJEMEN BERBASISKOMPUTER DALAM PROSES PENGAMBILANKEPUTUSAN BAGI MANAJER DALAM PERUSAHAAN/ORGANISASI
Oleh : HardiyansyahDosen PNS dpk pada Universitas Bina Darma Palembang
 Abstract. Management process begin with planning, organizing, actuating and controlling  process. In each stages of this process needs information that comes from Management  Information System (MIS). MIS very usefull for managers in decision making process. This system collecting, processing and presenting data based on user needs. Computer in MIS has giving positive contribution especially for decision makers. By the efficiency and effectivity indecission making, produces the qualified and valuable information. Key words : Management Information System, Computer, decision making, managers
1. PENDAHULUANJauh sebelum adanya teknologi komputer, sistem informasi manajemen (SIM) telahdigunakan oleh para pimpinan organisasi atau perusahaan, termasuk manajer dalam upaya pengambilan keputusan. Namun demikian, proses pengambilan keputusan yang dilakukansaat itu masih sangat sederhana. Segala sesuatunya masih berjalan secara manual, masihlamban, karena semua data masih tersimpan dalam lembaran-lembaran arsip yang bermacamragam. Manakala sang pimpinan membutuhkan berbagai informasi yang berhubungan dengansesuatu yang harus diputuskan atau diambil kebijakan, maka tidak ada cara lain kecualimembongkar semua arsip yang dibutuhkan. Kalaupun arsip tersebut ditemukan, kadangkalatulisannya sudah kabur, kertasnya sudah kusam, atau bahkan mungkin sudah rusak karenadimakan rayap atau kutu buku dan sejenisnya. Pendek kata, proses pencarian arsip dandokumen yang dibutuhkan sebagai dasar dari pengambilan keputusan bagi sang pimpinansangatlah lamban dan membutuhkan waktu yang lama.Demikian gambaran proses sistem informasi manajemen kala itu, dimana teknologi komputer  belum ditemukan. Semuanya serba lamban, tidak efisien dan juga tidak efektif. Denganhadirnya teknologi komputer seperti sekarang ini, telah mengubah segalanya. Data dandokumen yang tadinya disimpan secara manual, sekarang semuanya tersimpan secara digital,dengan sekali klik saja, semua dokumen dan data dapat ditampilkan. Hanya dalam hitungandetik saja, data dapat disajikan. Dengan kondisi demikian, tentu saja Sistem InformasiManajemen (SIM) hanya tinggal mempersiapkan substansinya saja, sedangkan wadah ataukerangkanya dapat dipersiapkan melalui teknologi komputer. Namun demikian, hadirnyateknologi komputer telah merubah persepsi orang kebanyakan. Apabila berbicara tentangSistem Informasi Manajemen, maka yang diingat adalah komputer dengan sebuah sistemyang saling tersambung dengan berbagai jaringan dalam komputer tersebut. Persepsi sepertiini tentu saja tidaklah semuanya benar, karena teknologi komputer hanyalah sebuah wadahatau fasilitas, yang kehadirannya mempermudah proses dalam Sistem Informasi Manajemen,sedangkan prinsip kerja dan basis dari SIM itu sendiri adalah ilmu manajemen, karenamemang SIM itu lahir dari manajemen. Artinya, tanpa adanya manajemen maka SIM itusendiri sesungguhnya tidak ada. Adapun komputer, kehadirannya seperti proses reaksi kimia bagi katalisator, katalisator dapat mempercepat proses reaksi kimiawi, tetapi dia sendiri bukanlah zat kimianya.Salah satu fungsi manajemen adalah perencanaan. Dalam proses perencanaan, pihak 
 
manajemen berusaha memikirkan apa saja yang akan dikerjakannya, berupa ukuran atau jumlahnya, siapa yang akan melaksanakan dan mengendalikannya agar tujuanorganisasi/perusahaan dapat tercapai. Dalam kerangka itu semua, diperlukan informasi, daninformasi yang relevan dengan proses perencanaan harus disediakan. Alat untuk menyediakan informasi tersebut dapat berupa sebuah SIM, atau dapat juga usaha khususseperti pengumpulan data baik internal maupun eksternal, yang nantinya dapat menghasilkaninformasi yang dibutuhkan. Jadi, informasi adalah bahan dasar bagi pimpinan organisasi ataumanajer dalam membuat rencana, merumuskan kegiatan atau mengambil kebijakan.Sistem Informasi Manajemen berbasis komputer mengandung arti bahwa komputer memainkan peranan penting dalam sebuah sistem informasi manajemen. Secara teori, penerapan sebuah Sistem Informasi Manajemen memang tidak harus menggunakan komputer dalam kegiatannya. Tetapi pada prakteknya (pada era sekarang), tidak mungkin sisteminformasi manajemen yang sangat kompleks itu dapat berjalan dengan baik jika tanpa adanyakomputer. Sistem Informasi Manajemen yang akurat dan efektif, dalam kenyataannya selalu berhubungan dengan istilah komputer-based atau pengolahan informasi yang berbasis padakomputer.Proses manajemen dimulai dengan perencanaan, kemudian proses pelaksanaan, proses pengendalian dan pengawasan. Pada setiap proses diperlukan informasi yang sebagiandihasilkan oleh SIM. SIM sangat bermanfaat bagi para manajer dalam proses pengambilankeputusan. Sistem ini secara terpadu dan efisien melaksanakan pengumpulan data, danmenyajikan informasi sesuai dengan kebutuhan para pengambil keputusan. Sistem inimemberikan kemudahan dalam menyediakan data secara tepat waktu sesuai dengankebutuhan.Berkenaan dengan uraian tersebut, maka tulisan/artikel ini akan menganalisis bagaimana“peranan Sistem Informasi Manajemen berbasis komputer dalam proses pengambilankeputusan bagi pimpinan/manajer dalam perusahaan/organisasi.”2. TINJAUAN PUSTAKA2.1. Pengertian Sistem InformasiMenurut Kadir (2003:54) sistem adalah sekumpulan elemen yang saling terkait atau terpaduyang dimaksudkan untuk mencapai tujuan. Ackof dalam Effendy (1989:51) mengatakan bahwa sistem adalah setiap kesatuan, secara konseptual atau fisik, yang terdiri dari bagian- bagian dalam keadaan saling tergantung satu sama lain. Sementara itu, dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (1995:950) disebutkan bahwa sistem mempunyai dua pengertian; (a)Seperangkat unsur yang secara teratur saling berkaitan sehingga membentuk suatu totalitas;dan (b) Susunan yang teratur dari pandangan, teori, asas, dan sebagainya.Dari ketiga definisi di atas, terlihat bahwa masing-masing menekankan bahwa sistemmemakai pendekatan pada elemen atau komponen. Artinya, bahwa sistem haruslah terdiriatas berbagai komponen/elemen yang saling berhubungan sehingga membentuk satu kesatuanyang utuh. Sistem Informasi adalah aplikasi komputer untuk mendukung operasi dari suatuorganisasi: operasi, instalasi, dan perawatan komputer, perangkat lunak, dan data. SistemInformasi Manajemen adalah kunci dari bidang yang menekankan finansial dan personalmanajemen. 'Sistem Informasi' dapat berupa gabungan dari beberapa elemen teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan, dimana memproses dan mengolah data menjadisuatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalam mendukung keputusan.Menurut Alter dalam Effendy (1989:11), sistem informasi adalah kombinasi antara prosedur kerja, informasi, orang, dan teknologi informasi yang diorganisasikan untuk mencapai tujuandalam sebuah organisasi. Sedangkan menurut Wilkinson, sistem informasi adalah kerangkakerja yang mengkoordinasikan sumber daya (manusia, komputer) untuk mengubah masukan
 
(input) menjadi keluaran (informasi), guna mencapai sasaran-sasaran perusahaan.Ilmu Informasi adalah ilmu yang mempelajari data dan informasi, mencakup bagaimanamenginterpretasi, menganalisa, menyimpan, dan mengambil kembali. Ilmu informasi dimulaisebagai dasar dari analisa komunikasi dan basis data. Sistem Informasi adalah aplikasikomputer untuk mendukung operasi dari suatu organisasi: operasi, instalasi, dan perawatankomputer, perangkat lunak, dan data. Sistem Informasi Manajemen adalah kunci dari bidangyang menekankan finansial dan personal manajemen. 'Sistem Informasi' dapat berupagabungan dari beberapa elemen teknologi berbasis komputer yang saling berinteraksi dan bekerja sama berdasarkan suatu prosedur kerja (aturan kerja) yang telah ditetapkan, dimanamemproses dan mengolah data menjadi suatu bentuk informasi yang dapat digunakan dalammendukung keputusan.Sistem informasi dapat pula membantu para manajer dan pegawai dalam hal menganalisamasalah dan juga dapat dipakai membuat produk-produk baru. Misalnya sistem informasiyang sederhana adalah sebuah sistem informasi yang digunakan untuk mengontrol inventaris pada sebuah toko sepatu. Masukan (input) untuk sistem tersebut dapat berupa penjualansepatu-sepatu dan tagihan-tagihan sepatu. Proses yang dilakukan sistem tersebut dapat berupamemperbaharui inventaris sepatu. Keluaran (output) dari sistem itu bisa berupa laporaninventaris untuk masing-masing bentuk dan ukuran sepatu. Sistem informasi tersebut berfungsi untuk memproses transaksi jual beli sepatu.2.2. Sistem Informasi ManajemenKombinasi dari istilah sistem, informasi, dan manajemen menjadi kata-kata baru yaitu“Sistem Informasi Manajemen”. Raymond McLeod Jr (1996:54) mengemukakan bahwa SIMadalah sebagai suatu sistem berbasis komputer yang menyediakan informasi bagi beberapa pemakai dengan kebutuhan serupa. Output informasi digunakan oleh manajer maupun nonmanajer dalam perusahaan untuk membuat keputusan dalam memecahkan masalah.Sedangkan menurut Komaruddin dalam Effendy (1989:111) SIM adalah pendekatan yangterorganisir dan terencana untuk memberikan eksekutif bantuan informasi yang teat yangmemberikan kemudahan bagi proses manajemen.2.3. ManajemenSalah satu cabang ilmu yang saat ini sangat berkembang pesat adalah ilmu manajemen. Ilmuini telah melakukan intervensi keberbagai bidang ilmu lain, atau paling tidak telahmenggandeng ilmu lain dalam pengembangannya. Kita kenal ada manajemen sumber dayamanusia, manajemen perbankan, manajemen industri, manajemen keuangan, pemasaran, produksi, manajemen perkotaan, manajemen pemerintahan, manajemen pendidikan,manajemen sistem informasi, sistem informasi manajemen, sampai kepada manajemen qolbuyang dikembangkan oleh Abdullah Gymnastiar.Menurut Atmosudirdjo (1986:158), secara umum pengertian manajemen adalah pengendaliandan pemanfaatan daripada semua faktor dan sumberdaya yang menurut suatu perencanaan(planning), diperlukan untuk mencapai atau menyelesaikan suatu prapta (objective) atautujuan-tujuan tertentu. Sedangkan menurut Siagian (1989:5) manajemen dapat didefinisikansebagai kemampuan atau ketrampilan untuk memperoleh sesuatu hasil dalam rangka pencapaian tujuan melalui kegiatan-kegiatan orang lain. Akhirnya, menurut Terry dalamManullang (2005:1) manajemen adalah pencapaian tujuan yang ditetapkan terlebih dahuludengan mempergunakan kegiatan orang lain.Dari ketiga definisi tersebut di atas, ada tiga hal penting dalam definisi-definisi tersebut.Pertama, ada tujuan yang hendak dicapai; kedua, tujuan yang hendak dicapaimemerlukan/membutuhkan tenaga orang lain; dan ketiga, kegiatan/aktivitas orang laintersebut harus dibimbing dan diawasi atau dikontrol.

Activity (218)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Elin Maulani added this note
elin
Elsha Novantry liked this
Hesti Annisa liked this
Chiindy Dewiina liked this
Chiindy Dewiina liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->