Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Koperasi kredit

Koperasi kredit

Ratings: (0)|Views: 236|Likes:
Published by Riza Hikmawan

More info:

Published by: Riza Hikmawan on Mar 03, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

10/28/2012

pdf

text

original

 
Koperasi kredit
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas(Dialihkan dari Credit Union) 
 Ada usul agar artikel atau bagian ini digabungkan ke 
Koperasi kredit
atau
Credit Union
atau biasa disingkat
CU
adalah sebuah lembaga keuanganyang bergerak di bidang simpan pinjam yang dimiliki dan dikelola oleh anggotanya, dan yangbertujuan untuk menyejahterakan anggotanya sendiri.Koperasi kredit memiliki tiga prinsip utama yaitu:1.
 
asas swadaya (tabungan hanya diperoleh dari anggotanya)2.
 
asas setia kawan (pinjaman hanya diberikan kepada anggota), dan3.
 
asas pendidikan dan penyadaran (membangun watak adalah yang utama; hanya yangberwatak baik yang dapat diberi pinjaman).
[sunting]Sejarah
Sejarah koperasi kredit dimulai pada abad ke-19. Ketika Jerman dilanda krisis ekonomi karena badai salju yang melanda seluruh negeri. Para petani tak dapat bekerja karena banyak tanamantak menghasilkan. Penduduk pun kelaparan.Situasi ini dimanfaatkan oleh orang-orang berduit. Mereka memberikan pinjaman kepadapenduduk dengan bunga yang sangat tinggi. Sehingga banyak orang terjerat hutang. Oleh karenatidak mampu membayar hutang, maka sisa harta benda mereka pun disita oleh lintah darat.Kemudian tidak lama berselang, terjadi Revolusi Industri.Pekerjaan yang sebelumnya dilakukan manusia diambil alih oleh mesin-mesin. Banyak pekerja terkena PHK. Jerman dilanda masalahpengangguran secara besar-besaran.Melihat kondisi ini wali kota Flammersfield, Friedrich Wilhelm Raiffeisen merasa prihatin dan ingin menolong kaum miskin. Ia mengundang orang-orang kaya untuk menggalang bantuan. Iaberhasil mengumpulkan uang dan roti, kemudian dibagikan kepada kaum miskin.Ternyata derma tak memecahkan masalah kemiskinan. Sebab kemiskinan adalah akibat dari caraberpikir yang keliru. Penggunaan uang tak terkontrol dan tak sedikit penerima dermamemboroskan uangnya agar dapat segera minta derma lagi. Akhirnya, para dermawan tak lagiberminat membantu kaum miskin.Raiffeisen tak putus asa. Ia mengambil cara lain untuk menjawab soal kemiskinan ini. Iamengumpulkan roti dari pabrik-pabrik roti di Jerman untuk dibagi-bagikan kepada para buruh
 
dan petani miskin. Namun usaha ini pun tak menyelesaikan masalah. Hari ini diberi roti, besok sudah habis, begitu seterusnya.Berdasar pengalaman i
tu, Raiffeisen berkesimpulan: “kesulitan si miskin hanya dapat diatasi
oleh si miskin itu sendiri. Si miskin harus mengumpulkan uang secara bersama-sama dankemudian meminjamkan kepada sesama mereka juga. Pinjaman harus digunakan untuk tujuanyang produkti
f yang memberikan penghasilan. Jaminan pinjaman adalah watak si peminjam.”
 Untuk mewujudkan impian tersebutlah Raiffeisen bersama kaum buruh dan petani miskinakhirnya membentuk koperasi bernama Credit Union (CU) artinya, kumpulan orang-orang yangsaling percaya.Credit Union yang dibangun oleh Raiffeisen, petani miskin dan kaum buruh berkembang pesat diJerman, bahkan kini telah menyebar ke seluruh dunia.
[sunting]Daftar Credit Union besar di Indonesia berdasarkan tahun berdirinya
 
Credit Union Lantang Tipo (1976)
 
Credit Union Khatulistiwa Bakti (1985)
 
Credit Union Pancur Kasih (1987)
Modal ventura
Dari Wikipedia bahasa Indonesia, ensiklopedia bebas
 
investee company
) untuk  jangka waktu tertentu. Pada umumnya investasi ini dilakukan dalam bentuk penyerahan modal secara tunai yang ditukan dengan sejumlah saham pada perusahaan pasangan usaha. Investasi modal ventura ini biasanya memiliki suatu risiko yang tinggi namun memberikan imbal hasilyang tinggi pula. Kapitalis ventura atau dalam bahasa asing disebut
venture capitalist 
(VC),adalah seorang investor yang berinvestasi pada perusahaan modal ventura. Dana ventura inimengelola dana investasi dari pihak ketiga(investor)yang tujuan utamanya untuk melakukan investasi pada perusahaan yang memiliki risiko tinggi sehingga tidak memenuhi persyaratanstandar sebagai perusahaan terbuka ataupun guna memperoleh modal pinjaman dari perbankan.  Investasi modal ventura ini dapat juga mencakup pemberian bantuan manajerial dan teknikal.Kebanyakan dana ventura ini adalah berasal dari sekelompok  investor yang mapan keuangannya, bank investasi,dan institusi keuangan lainnya yang melakukan pengumpulan dana ataupunkemitraan untuk tujuan investasi tersebut. Penyertaan modal yang dilakukan oleh modal venturaini kebanyakan dilakukan terhadap perusahaan-perusahaan baru berdiri sehingga belum memilkii suatu riwayat operasionil yang dapat menjadi catatan guna memperoleh suatu pinjaman. Sebagaibentuk kewirausahaan, pemilik modal ventura biasanya memiliki hak suara sebagai penentu arahkebijakan perusahaan sesuai dengan jumlah saham yang dimilikinya.
Daftar isi
 
 
o
 
o
 
 
 
[sunting]Sejarah awal mula modal ventura modern
Walaupun penyertaan modal sudah dikenal serta dilakukan oleh investor sejak zaman dahulu,Georges Doriot dikenal sebagai
 penemu
dari industri modal ventura.
 
pada tahun 1946,Doriot mendirikan
 American Research and Development Corporation (AR&D)
,dimana investasinya pada perusahaan Digital Equipment Corporation adalah merupakan sukses terbesar. Pada Tahun 1968 sewaktu
Digital Equipment 
melakukan penawaran sahamnya kepadapublik, dan ini memberikan imbal hasil investasi (
return on investment-ROI
) sebesar 101%kepada AR&D .
Investasi ARD's yang senilai $70.000 USD pada
 Digital Equipment Corporation
pada tahun1957 tersebut telah bertumbuh nilainya menjadi $355 juta USD.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->