Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
22Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Evaluasi Pembelajaran TEP

Evaluasi Pembelajaran TEP

Ratings: (0)|Views: 880 |Likes:
Published by Dedi Mukhlas
Evaluasi dalam pembelajaran teknologi pendidikan...
Evaluasi dalam pembelajaran teknologi pendidikan...

More info:

Published by: Dedi Mukhlas on Mar 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/10/2013

pdf

text

original

 
 11Sumber: Facebook Melati Kamilatila
Evaluasi Program Pembelajaran/Kurikulum
Konsep Dasar Evaluasi ProgramEvaluasi adalah suatu proses yang digunakan untuk mengukur kualitas suatu pekerjaan. Evaluasi jika digunakan secara tepat, akan mengadakan kontrol kualitasyang menentukan seberapa jauh gap antara apa yang terjadi dan apa yangseharusnya terjadi....Akhirnya tujuan dari pada evaluasi adalah untuk mengumpulkan data (hasil),mengubah data menjadi informasi ( yang dijadikan alat dalam membuat keputusanyang berguna), dan menggunakan informasi untuk membuat keputusan. Evaluasiadalah suatu bidang yang meliputi bidang yang luas baik pengalaman, pertumbuhan, perkembangan, dan perubahan. Hal ini digunakan perhatian terutamahubungan antara tujuan yang diinginkan dan penampilan, tetapi sering kali lebihluas dari pada itu. Dengan perluasan bidang ini, ada beberapa definisi dari istilahdan nama, dan secara jujur, menjadi sangat membingungkan.Evaluasi program yaitu evaluasi yang menaksir kegiatan pendidikan yangmemberikan pelayanan pada suatu dasar yang kontinu dan sering melibatkantawaran-tawaran kurikuler. Beberapa contoh di antaranya ialah evaluasi-evaluasi program membaca di suatu sekolah daerah, evaluasi program pendidikan khusus dinegara bagian atau evaluasi program pendidikan berlanjut di suatu universitas.Evaluasi proyek adalah evaluasi yang menaksir kegiatan-kegiatan yangmenyangkut suatu jangka waktu untuk menyajikan suatu tugas khusus. Beberapacontoh, misalnya lokakarya tiga hari tentang tujuan behavioral, percobaan duatahun tentang pengembangan tes atau proyek tiga tahun tentang pendidikan karir.Suatu perbedaan antara program dan proyek adalah bahwa program diharapkan berlangsung untuk jangka waktu yang tidak terbatas, sedangkan proyek untuk  jangka waktu singkat. Proyek yang diintitusionalkan bisa menjadi program.Evaluasi materi yaitu evaluasi yang menaksir nilai soal-soal fisik yang berhubungandengan isi, termasuk buku, pentunjuk kurikuler, film, tape, dan hasil-hasilinstruksional nyata lainnya. Sedangkan evaluasi material ialah evaluasi yangnegukur kebaikan-kebaikan atau nilai-nilai dari butir-butir fisik yang berhubungandengan isi, meliputi buku, panduan kurikulum, film, pita, lain lain-lain (hasil) pengajaran.Evaluasi kurikulum ialah suatu proses mendeskripsikan suatu nilai dan keputusantentang kurikulum baik dari dimensi konsep, dimensi rencana, dimensi kegiatan dandimensi hasil belajar. Dalam evaluasi program/kurikulum dikenal adanya evaluasiinternal dan evaluasi eksternal. Evaluasi internal ialah evaluasi dilakukan olehseorang anggota staf di dalam organisasi yang sedang diteliti. Sedangkan evaluasieksternal ialah evaluasi yang dilaksanakan oleh evaluator di luar organisasi dalammana objek dari evaluasi ditempatkan.Evaluasi program/kurikulum juga dibedakan dengan evaluasi formatif dan evaluasisumatif. Evaluasi formatif ialah evaluasi yang dirancang dan digunakan untuk memperbaiki suatu objek, khususnya apabila objek itu sedang dikembangkan.Sedangkan evaluasi sumatif ialah evaluasi yang dirancang untuk menyajikankesimpulan-kesimpulan tentang kelebihan atau harga suatu objek, dan saran-saran(anjuran-anjurannya) apakah objek itu harus dipertahankan, diubah atau dibuang.Evaluasi bebas tujuan: evaluasi dari suatu hal (akibat, hasil) di mana evaluator  berfungsi tanpa tahu tujuan evaluasi itu.Seringkali terjadi pembedaan yang tidak jelas tentang pengertian evaluasi dan penelitian dalam pemakaian sehari-hari. Para ilmuwan sudah lama berusahamencari dan menemukan kesepakatan untuk membedakan kedua pengertian
 
 22Sumber: Facebook Melati Kamilatilatersebut. Apabila kita membaca secara cermat sesungguhnya antara kedua istilahevaluasi dan penelitian secara prinsip terdapat perbedaan.Ditinjau dari sudut tujuan kegiatan, evaluasi dilaksanakan dengan tujuan untuk menemukan nilai dan makna dari evaluasi. Dengan nilai dan makna tersebutevaluator dapat memberikan informasi kepada pembuat keputusan (decision maker)atau kepada penanggungjawaban program. Evaluator dapat memberikan alternatif  pemecahan masalah, namun keputusan tetap menjadi wewenang pembuatkeputusan atau penanggungjawab program. Sedangkan penelitian dilaksanakandengan tujuan untuk menjelaskan hubungan empirik antar berbagai variabel.Kegiatan penelitian terutama diarahkan untuk mengembangkan terori dalam disiplnilmu tertentu. Ada jenis penelitian tertentu yang memang dekat hubungannyadengan evaluasi yaitu penelitian tindakan (action research). Gambaran garis besar  penelitian tindakan dibedakan menjadi penelitian dasar (basic research) dan penelitian praktis (practical research). Penelitian praktis dapat diklasifikasikanmenjadi peneltian evaluasi (evaluation research), penelitian terapan (applicationresearch) dan penelitian tindakan (action research).Penelitian praktis sejak munculnya bermaksud menemukan pemecahan masalah-masalah dalam dunia kerja. Namun dalam pengembangannya mengalami perubahan dengan variasi pada sasaran penelitian, keterlibatan sponsor dan peneliti pada saran penelitian. Penelitian evaluasi lazimnya dimaksudkan untuk melakukanevaluasi terhadap suatu aspek atau beberapa aspek dari program serta mengkajiefektivitas program-program yang dirancang untuk melakukan perubahan- perubahan program dalam skala yang lebih luas. Prosedur yang lazim dilakukanadalah (a) mengidentifikasi tujuan program, (b) memilih tujuan program yangmenjadi acuan, (c) menetapkan kriteria evaluasi, (d) melakukan pengukuranterhadap sasaran penelitian, (e) membandingkan hasil pengukuran dengan tujuan,dengan menggunakan kriteria yang telah ditetapkan dan (f) merumuskan perbedaanantara data dengan tujuan.Ditinjau dari sudut onbjek kegiatan, pelaksanaan evaluasi selalu harus berhubungandengan kegiatan yang memang nyata dan telah terjadi. Sedangkan penelitian, objek kegiatannya lebih luas dan tidak terbatas. Namum hendaknya memperhatikan danmengikuti aturan-aturan atau norma-norma yang telah ditetapkan, yang disebutdengan istilah etika penelitian. Etika ini dijadikan patokan atau pedoman yangsangat penting dalam pelaksanakan penelitian. Penelitian dilaksanakan secarasistematis artinya dilaksanakan berdasarkan suatu sistem, prosedur, aturan tertentusehingga hasil penelitian benar-benar dapat diyakini secara kritis.Antara penelitian dan evaluasi, dua istilah yang secara historis berawal dari penelitian-penelitian tentang ilmu-ilmu tingkah laku (behavioral sciences). Mula-mula timbulnya psikologi sebagai disiplin ilmu sejak tahun 1800-an. Sebagai ilmu psikologi yang dewasa, hal ini disusun suatu metodologi dan teknik yang dipinjamdari ilmu-ilmu fisika dan biologi. Termasuk prinsip-prinsip penemuan ilmu pengetahuan (principles scientific inquiry), pengukuran (measurement) dan analisisdata. Kemudian memasuk-kan model-model statistik yang dikembangkan untuk aplikasi agrikultur, antropologi, sosiologi, pendidikan dan tinjauan bidang ilmutingkah laku yang lain, yang disesuaikan dengan metodologi penelitian dalam bidang yang baru.Penelitian memiliki sumber pengetahuan yang merupakan tinjauan terhadap pengembangan teori dan paradigma yang sudah lazim dikenal dalam metode penelitian eksperimental. Di mana hipotesis diperoleh atau dirumuskan secara logisdari teori dan melakukan tes di bawah kondisi yang terkontrol. Evaluasi memilikicara teknologi dari pada ilmu. Penekanannya bukan pada pembangunan teori, tetapi pada pencapaian hasil atau prestasi dalam melaksanakan tugas (unjuk kerja).
 
 33Sumber: Facebook Melati KamilatilaEsensinya adalah memberikan feedback terbimbing untuk mencapai keberhasilan.Menurut Stufflebeam (dalam Isaac, 1984) yang membedakan antara kegiatanevaluasi dan penelitian adalah bahwa tujuan evaluasi antara lain adalah “toimprove” (meningkatkan atau memperbaiki), bukan “to prove” (membuktikan).B. Kriteria Evaluasi ProgramPada umunya evaluasi program memiliki tiga kerangka pokok, yaitu: (1) deskripsi program, (2) adanya kriteria dan (3) pertimbangan. Ketiga komponen tersebutsaling berkaitan. Evaluasi dilaksanakan berdasarkan kriteria tertentu yang disusundengan berpedoman pada deskripsi program. Hasil analisis data selanjutnyadibuatlah suatu pertimbangan dan keputusan terhadap program tersebut.Deskripsi ProgramPengumpulan data pada umumnya didasarkan atas konsep deskripsi program yangdikembangkan sebelumnya dengan menggunakan pendekatan tertentu, programdijabarkan menjadi beberapa unsur atau aspek. Selanjutnya dapat dirumuskan beberapa panduan atau pedoman yang berguna untuk pengumpulan data.Ada tiga pendekatan yang dapat dipergunakan dalam rangka penentuan unsur-unsur  pokok suatu program, yaitu:Pendekatan Struktural Pendekatan Fungsional Pendekatan Sistematis Pendekatanstruktural, pusat perhatian ditujukan kepada komponen-komponen yangmembentuk program. Komponen-komponen tersebut dijadikan panduan dalamrangka pengumpulan data.Contoh unsur-unsur program yang didasarkan atas pendekatan struktural adalah:Tujuan-tujuan program Seleksi dasar rancangan program Seleksi kegiatan-kegiatan program Rasional dan pendekatan terhadap evaluasi Karakteristik audiens Sistem penunjang administrasi Karakteristik pelaksana program Implementasi programPendekatan fungsional pusat perhatiannya ditujukan kepada fungsi-fungsi utamadalam suatu program.Sebagai contoh, penekatan fungsional terdapat unsur-unsur program, yaitu:Evaluasi dan seleksi program Diagnosis dan remidiasi Community OutreachPenjadwalan Kompetensi Functional literacy Penempatan tenaga Latihan jabatanTesting program Pendekatan sistematis pusat perhatiannya ditujukan kepadakeseluruhan program. Unsur-unsur di dalam program terdiri dari:Komponen masukan (in-put) Komponen proses (process) Komponen hasil(product)C. Manfaat, Peranan, Tujuan dan Fungsi Evaluasi ProgramManfaat evaluasi program bagi program pendidikan dan pelatihan, maupun proyek adalah sebagai berikut:Memungkinkan pengecekan program yang telah disusun, apakah programtersebut dapat dilaksanakan (applicable).2. Melakukan pengkajian sejauhmana program yang dilaksanakan relevan dengantujuan program dan membuahkan hasil sebagaimana yang diharapkan.3. Memberikan petunjuk apakah pelaksanan program masih sejalan dengan apayang telah direncanakan semula. Melalui teknik pengamatan dan monitoring,evaluasi dapat dilaksanakan selama pelaksanaan program berlangsung (evaluasi proses).4. Memungkinkan pengkoordinasian kegiatan program dengan baik.Peranan dan Tujuan Evaluasi ProgramPeranan evaluasi peogram antara lain:

Activity (22)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
Ahmat Sudir Umar liked this
Elbrigita Yohana liked this
Andi Yudistia liked this
Wahyono Saputro added this note
Mohon izin download Mas Dedi,....dan terimakasih sebelum dan sesudahnya.
ABang Anzang liked this
Noeh Brebezt liked this
She Yc liked this
Hafiezah Simon liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->