Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Nurnaga.doc 08

Nurnaga.doc 08

Ratings: (0)|Views: 326 |Likes:
Published by Iwan Peace

More info:

Published by: Iwan Peace on Mar 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/05/2012

pdf

text

original

 
Home EcNurnaga Nohong
PENGENALAN SEJARAH BUSANA DAN TEKSTILNurnaga Nohong
Jurusan Pendidikan Kesejahteraan KeluargaFakultas Teknik Universitas Negri Makassar 
ABSTRAK 
Desain ini mudah dibaca atau di pahami maksud dan pengertiannya oleh orang lainapabila diwujudkan ke bentuk benda yang sebenarnya. Dengan kata lain bahwa desainmerupakan bentuk rumusan dari suatu proses pemikiran, pertimbangan dan perhitungan daridesainer yang dituangkan dalam wujud gambar. Gambar tersebut merupakan pengalihan gagasanatau pola pikir konkret dari perancang kepada orang lain. Setiap busana adalah hasil pengungkapan dari sebuah proses desain. Seorang desainer apabila mendesain busanamemerlukan objek yang menjadi inspirasi untuk mewujudkan desainnya. Sejarah busanamerupakan suatu unsur penting sebagai bahan inspirasi dalam mendesain busana itu. Oleh karenaitu dalam artikel ini dibahas dipaparkan 3 sejarah busana dan teskstil. Pentingnya sejarah busanayang dapat menjadi sumber inspirasi penting dalam mendesain suatu busana seperti (1)
 
sejarah busana dan tekstil; (2)
 
sejarah kebaya di Indonesia; (3)
 
sejarah busana raja Firaun. Ketiga unsuresejarah busana ini memperkaya imaginasi dalam mendesain busana sehingga pencipta ataudesainer bisa lebih inspiratif dan konstruktif mengembangkan kreasi desainnya dengan berpijak  pada dimensi penjelajahan lintas budaya dan lintas waktu atau lintas jaman.
 Key Words
:
Sejarah busana, tekstil.
PENDAHULUAN
Ernawati (2008) menjelaskan tentangdesain berasal dari bahasa Inggris (
design
)yang berarti “rancangan, rencana atau rekarupa”. Dari kata design muncullah katadesain yang berarti mencipta, memikir ataumerancang. Dilihat dari kata benda,
“desain”
dapat diartikan sebagai rancanganyang merupakan susunan dari garis, bentuk,ukuran, warna, tekstur dan value dari suatu benda yang dibuat berdasarkan prinsip- prinsip desain. Selanjutnya dilihat dari katakerja, desain dapat diartikan sebagai proses perencanaan bentuk dengan tujuan supaya benda yang dirancang mempunyai fungsiatau berguna serta mempunyai nilaikeindahan. Desain merupakan polarancangan yang menjadi dasar pembuatansuatu benda seperti busana. Desaindihasilkan melalui pemikiran, pertimbangan,
160
Pengenalan Sejarah Busana dan Tekstil
 
Home EcNurnaga Nohong
 perhitungan, cita, rasa, seni serta kegemaranorang banyak yang dituangkan di atas kertas berwujud gambar.Selanjutnya Ernawati (2008) tentang jenis-jenis Desain
 
Secara umum desaindapat dibagi 3 yaitu desain struktur (structural design) dan desain hiasan(decorative design). Adalah:
 pertama
 ,
Desain Struktur (
Struktural Design
) pada busana disebut juga dengan siluet busana(
 silhoutte
). Siluet adalah garis luar dari suatu pakaian, tanpa bagian-bagian atau detailseperti lipit, kerut, kelim, kup dan lain-lain. Namun jika detail ini ditemukan pada desainstruktur fungsinya hanyalah sebagai pelengkap. Berdasarkan garis-garis yangdipergunakan, siluet dapat dibedakan atas beberapa bagian yang ditunjukkan dalam bentuk huruf. Dalam bidang busana dikenal beberapa siluet yaitu: siluet A, Y, T, S, I, O,V, X, W, K, L.
 Kedua,
 
Desain Hiasan(
 Decorative Design
) adalah: desain hiasan pada busana mempunyai tujuan untumenambah keindahan desain struktur atausiluet. Desain hiasan dapat berupa krah,saku, renda, sulaman, kancing hias, bis danlain-lain. Desain hiasan harus memenuhisyarat-syarat sebagai berikut yaitu: a. Hiasanharus dipergunakan secara terbatas atautidak berlebihan. b. Letak hiasan harusdisesuaikan dengan bentuk strukturnya. c.Cukup ruang untuk latar belakang, yangmemberikan efek kesederhanaan dankeindahan terhadap desain tersebut. d.Bentuk latar belakang harus dipelajari secarateliti dan sama indahnya dengan penempatan pola-pola pada benda tersebut. Desain hiasanharus cocok dengan bahan desainstrukturnya dan sesuai dengan bentuk badan pemakainya.
 Ketiga,
desain fungsionaladalah desain yang berfungsi sesuaikesempatan yang bersifat kontemporeseperti busana hamil, sesuai dengankesempatan misalnya busana kerja,busanasekolah, busana pesta, busana santai, busanaupacara resmi wisuda (toga), busana
161
Pengenalan Sejarah Busana dan Tekstil
 
Home EcNurnaga Nohong
 bermain, dan sebagai sesuai aktifitas yangdilakukan sesuai dengan umur, jeniskelamin.Desain yang artinya merencanakanmembuat pola-pola papar Ernawati (2008),yang diartikan keseluruhan dari desainadalah: proses membuat suatu karya seniyang terpakai dengan mengindahkan fungsi,komposisi warna, tata letak, bentuk, harga, bisa diproduksi sesuai keinginan pasar dan bisa dijual. Sebuah proses berpikiKREATIF dengan kemampuan intelektualyang tujuan akhirnya untuk memilikikelebihan yang dapat dijadikan aspeunggulan sebagai modal dalam persaingan.Membuat suatu desain busana meliputi 4 haladalah:
 pertama,
Desain: usaha kreatimen“cipta”kan suatu produk yangmengandung “value’” yang lebih tinggisehingga memiliki nilai tambah.
 
 Kedua,
Cipta: hasil proses berpikir berupa sebuahinovasi
ketiga,
value: solusi ataskebutuhan:
keempat,
 Nilai tambah: Tujuansecara komersial. Proses desain busanameliputi 3 langkah adalah: (1) DesainAwal/Pra desain;
(2)
DesainPengembangan/developing desain; (3)Desain akhir 
 
Ernawati (2008) menukil bahwadesain itu mudah dibaca atau di pahamimaksud dan pengertiannya oleh orang lainapabila sudah diwujudkan ke bentuk bendayang sebenarnya. Dengan demikian dapatdisimpulkan bahwa desain merupakan bentuk rumusan dari suatu proses pemikiran, pertimbangan dan perhitungan dari desainer yang dituangkan dalam wujud gambar.Gambar tersebut merupakan pengalihangagasan atau pola pikir konkret dari perancang kepada orang lain. Setiap busanaadalah hasil pengungkapan dari sebuah proses desain. Seorang desainer apabilamendesain busana memerlukan objek yangmenjadi inspirasi untuk mewujudkandesainnya. Sejarah busana merupakan suatuunsur penting sebagai bahan inspirasi dalam
Pengenalan Sejarah Busana dan Tekstil
162

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->