Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
32Activity
P. 1
Kumpulan Rumus Fisika SMA

Kumpulan Rumus Fisika SMA

Ratings: (0)|Views: 3,412 |Likes:
Published by Fitra Mencari Surga

More info:

Published by: Fitra Mencari Surga on Mar 05, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

06/08/2013

pdf

text

original

 
theking_of_book@yahoo.com
Raja Buku
Besaran
adalah sesuatu yang memiliki nilai dan dapatdiukur. Menurut
 penyusunnya
besaran dibagi menjadidua, yaitu besaran pokok dan turunan. Sedang menurut
arahnya
terbagi menjadi 2, yaitu besaran skalar danvektor. 
 A. BESARAN POKOK DAN BESARAN TURUNAN
-
Besaran pokok 
: besaran yang satuannya telahditentukan terlebih dahulu.-
Besaran turunan:
besaran yang diturunkan daribesaran pokok.
Satuan dan Dimensi Besaran Pokok
Besaran PokokSatuanDimensi
panjangm[L]massakg[M]waktu s[T]kuat arus listrikA[I]suhuK[
q
]intensitas cahayacd[J] jumlah zatmol[N]
Contoh Besaran Turunan
Besaran TurunanSatuanDimensi
Percepatan (a)m/s
2
LT
-2
Gaya (F)kg m/s
2
= newtonMLT
-2
Momentum (p)kg m/sML T
-1
Energi/usahakg (m/s)
2
= jouleML
2
T
-2
Daya (P)kg m
2
/s
3
ML
2
T
-3
B. BESARAN SKALAR DAN VEKTOR
- Besaran skalar 
: besaran yang hanya memiliki nilai
tetapi dak memiliki arah, contoh: massa dan
waktu.
- Besaran vektor 
: besaran yang memiliki nilai danarah, contoh: kecepatan, perpindahan, momentum.
n
Dua Vektor Berpadu
Resultan:
( ) ( )
22121212
2cos
= + = + +
RFFFFF
θ 
 Selisih:
( ) ( )
22121212
2cos
= +
FFFFF
θ 
 
n
Resultan dari Dua Vektor dengan Sudut Tertentu
( ) ( )
2212
= +
RF
12
= +
RF
12
=
RF
n
Uraian Vektor
 cos
=
 x 
F
α 
dan
sin
=
F
α 
Arah:
tan
=
 x 
α 
 x 
F
1
F
2
F
a
BAB 1 BESARAN
FISIKA 
 
theking_of_book@yahoo.com
Raja Buku
C. PENGUKURAN
Alat ukur
Ketelian
Mistar1 mmRol meter1 mmJangka sorong0,1 mmMikrometer sekrup0,01 mm
D. ATURAN ANGKA PENTING
a. Semua angka bukan nol adalah angka penng.
b. Angka nol yang terletak di antara dua angka bukan
nol termasuk angka penng.
 
Contoh: 3,002 memiliki 4 angka penng.
c. Semua angka nol yang terletak pada deretan akhirdari angka-angka yang ditulis di belakang koma
desimal termasuk angka penng.
 
Contoh: 0,03600 memiliki 4 angka penng.2,30 memiliki 3 angka penng.
d. Dalam notasi ilmiah, semua angka sebelum orde
termasuk angka penng.
 
Contoh: 2,6
´
10
4
memiliki dua angka penng.
9,60
´
10
4
memiliki ga angka penng.
e. Angka-angka nol yang digunakan hanya untuk
tempat k desimal adalah
bukan
angka penng.
 
Contoh: 0,0075 memiliki 2 angka penng.
n
Aturan Penjumlahan atau Pengurangan
Hasil penjumlahan atau pengurangan hanya bolehmengandung satu angka taksiran (angka terakhir
dari suatu bilangan penng).
Contoh: 4,461
1 adalah angka taksiran1,07 +
7 adalah angka taksiran5,531
ada dua angka taksiranSehingga dibulatkan menjadi 5,53; karena hanyaboleh mengandung satu angka taksiran.
n
Aturan Perkalian atau Pembagian
Hasil operasi perkalian atau pembagian hanya
boleh memiliki angka penng sebanyak bilanganyang angka penngnya paling sedikit.
Contoh: 2,42
3 angka penng
1,2
´
 
2 angka penng
2,904
4 angka penngDibulatkan menjadi 2,9 (2 angka penng).
Suatu benda dikatakan bergerak jika ia berpindah
posisi dinjau dari suatu k acuan dalam selang
waktu tertentu.
=
perpindahankecepatanwaktu
 
besaran vektorlintasanlajuwaktu
=
 
besaran skalar
Konsep:
Gerak Lurus, dibagi menjadi 2; GLB (a = 0)
dan GLBB (a≠0).
 A. GERAK LURUS BERATURAN (GLB)
♦
Percepatan,
a
= 0
♦
=
0
♦
S
=
V t 
B. GERAK LURUS BERUBAH BERATURAN (GLBB)
♦
a
≠ 0
♦
=
o
+
at 
♦
S
 
=
0
+ 1/2
a
 
2
♦
2
=
02
+ 2
as
Penerapan dari GLBB
1. Gerak jatuh bebas
 
♦
a
=
g
(percepatan gravitasi)
♦
0
= 0
♦
=
g t 
♦
2
1.2
=
hgh
2.Gerakbendadilemparverkalkeatas
 
♦
a
= –
g
♦
Kenggian maksimum:
2max
2.
=
o
hg
♦
Waktu sampai puncak:
=
o puncak 
g
 
h
maks
BAB 2 KINEMATIKA GERAK LURUS
 
theking_of_book@yahoo.com
Raja Buku
C. PERPADUAN DUA GERAK LURUS
1. GLB dengan GLB 
( )
( )
22
= +
RPS
vv
R
S
P
2. GLBB dengan GLB
Benda diluncurkan horizontal dari kenggian
h
 dengan kecepatan
.
♦
Waktu sampai di tanah:2
=
hg
♦
Jarak mendatar maksimum:
ma
2
=
ks
h Xgh X 
maks
3. Gerak parabola
o
 X 
maks
maks
a
n
Kecepatan:
arah
 X 
:
x
=
o
cos
a
arah
:
y
=
o
sin
a
g
.
n
Posisi:
arah
 X 
= (
o
cos
a
).t danarah
= (
o
sin
a
)
 
12
 
g
.
2
Waktu sampai ke puncak:
0
sin
=
 p
g
α 
 Tinggi maksimum:
220max
sin2
=
g
α 
Jarak mendatar maksimum:
2200max
2.sincossin(2)
= =
v X gg
α α α 
D. PERSAMAAN GERAK LURUS
n
Posisi benda:
( ) ( ) ( )
= +
t t
r x i y
atau
()0
.
= +
∫ 
rvdt
 besar (
|
|
):
( ) ( )
22
= +
rx
n
Kecepatan:
=
dr dt 
atau
()0
.
= +
∫ 
vadt
 besar (
|
|
):
( )
( )
22
= +
 x
v v
n
Percepatan:
=
dv adt 
besar (
|
a
|
):
( )
( )
22
= +
 x
aaa
n
Kecepatan rata-rata:
21
= =
rt
n
Percepatan rata-rata:
2 1
= =
v at
E. GERAK MELINGKAR
Konsep:
Rumus gerak melingkar beraturan (GMB) idenk 
dengan GLB, dan gerak melingkar berubah beraturan
(GMBB) idenk dengan GLBB.
Hubungan gerak rotasi dan gerak lurus
a
= α.
R
w
= 2 π
 f 
= 2 π/
S
=
 
q
. R
=
w
.
R
1. Sifat dari sistem roda sederhana
 
 A AB AB
=
 AB
v
=
 AB
v
=
 AB
ω ω 
Dua rodasepusatBersinggunganDihubungkantali
 
2. Gerak Melingkar Beraturan (GMB ,
α
= 0)
 .
=
θ ω 
Gaya sentripetal:
22
,
= =
ss
VFmaRR
3. Gerak Melingkar Berubah Beraturan (GMBB,
α
=konstan)
w
=
w
o
+
a
.
q
 
=
w
o
.
+ ½
a
.
2
 
w
2
=
w
o2
+ 2
a
.
q
22
,
= =
ss
VFmaRR
22total
ts
aaa
= +

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->