Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
29Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
modul GEOGRAFI SMA N KEBAKKRAMAT KL X smt 1

modul GEOGRAFI SMA N KEBAKKRAMAT KL X smt 1

Ratings: (0)|Views: 1,558 |Likes:
Published by Hadi Suprapto

More info:

Published by: Hadi Suprapto on Mar 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/01/2013

pdf

text

original

 
 Edisi ke 1
MODUL 1 PEMBELAJARAN GEOGRAFIKONSEP, PENDEKATAN, PRINSIP DAN ASPEK GEOGRAFI
Sekolah : SMA Negeri KebakkramatMata Pelajatan : GeografiKelas Jurusan : XSemester : 1 (satu)Tahun Pelajaran : 2010 - 2011
I.Standar Kompetensi
1.Memahami konsep, pendekatan, prinsip dan aspek geografi
II.
Kompetensi Dasar:
1.Menjelaskan konsep geografi2.Menjelaskan pendekatan geografi3.Menjelaskan prinsip geografi4.Mendeskripsikan aspek geografi
III.Tujuan Pembelajaran
1.Siswa dapat menganalisa konsep dasar geografi2.Siswa dapat menjelaskan perbedaan pendekatan geografi3.Siswa dapat menjelaskan prinsip-prinsip geografi4.Siswa mampu menjelaskan aspek-aspek geografi5.Siswa mampu menganalisis ruang lingkup geografi6.Siswa mampu menjelaskan perbedaan objek formal dan material7.Siswa mampu menganalisis struktur geografi
IV.Materi PembelajaranA.KONSEP-KONSEP GEOGRAFI1.Gambaran Tentang Geografi (Bumi)
Perkataan geografi berasal dari bahasa Yunani, geo berarti bumi dan graphein berarti lukisan/tulisan. Jadi secara harfiahnya geografi mempunyai arti tulisan/lukisantentang bumi/ilmu bumi. Bumi kita secara fisik terdiri dari kenampakan besar yaitu 2/3 berupa lautan/ perairan dan 1/3 berupa daratan (benua-benua besar dan pulau-pulau).Umumnya para ilmuwan sependapat, bahwa 200 juta tahun lalu benua-benuaitu tergabung dalam satu daratan raksasa. Selama jutaan tahun, akibat dari adanyaaktivitas-aktivitas magma, benua-benua tadi mengalami pergeseran dan hingga kinimasih bergeser kurang lebih 2,5 cm per tahun.Benua dan lautan terbentang di atas beberapa lempeng batuan setebal kuranglebih 100 km. Lempeng mengapung di atas lelehan batuan panas di lapisan bawahmantel bumi. Jika lempeng-lempeng itu bertabrakan akibat dari panas inti bumi,dapat menyebabkan terbentuknya pegunungan, lembah, palung, gunung api, gempa bumi dan sebagainya.
 Modul Pembelajaran Geografi kelas X Semester 1 2008/2009 SMA NEGERI KEBAKKRAMAT 
1
 
 Edisi ke 1
Gambaran tentang terbentuknya benuaa.PangeaSemua benuaterjadinyatergabungdalam suatu benua besayang disebut pangea b.PemisahanSekitar 135 juta thunlalu panges sudahtebagi atas dua bagianyakni Gondwanalanddan laurasiac.DuniakiniAmerika Utara danSelatan terpisah dari benua-benua lain, lalukedua benua itumenyatu kembali.Sedangkan Indiamenyatu dengan Asia.Kutub Selatan denganAustralia sudahterpisah.
GambarGerakBenua
Pada dasarnya secara langsung maupun tidak langsung, sebenarnya pengetahuan geografi sudah dikenal dan diterapkan sejak manusia itu ada.Realitasnya ditunjukkan dengan hubungan manusia terhadap lingkungannya, baik dengan faktor abiotik (tanah, air, udara) maupun dengan faktor biotik (manusia,tumbuhan dan hewan).Contoh : Untuk memenuhi kebutuhan dan kelangsungan hidupnya:- Manusia berinteraksi dengan manusia lain (makhluk sosial).- Bercocok tanam (ladang berpindah maupun menetap)- Nelayan, berburu dan sebagainya.Perkembangan ilmu pengetahuan geografi terus berubah seiring dengankedinamisan manusia. Pada kurang lebih 1 abad SM, istilah geografi diperkenalkanErastothenes, yang saat itu masih menggunakan istilah geographika, sekaligussebagai seorang ahli peletak dasar geografi. Istilah geografi terus mengalami perkembangan padi-, pertengahan abad ke-20.
 Modul Pembelajaran Geografi kelas X Semester 1 2008/2009 SMA NEGERI KEBAKKRAMAT 
2
 
 Edisi ke 1
2.Konsep-konsep Geografi
Claudius Ptolomeus mengemukakan geografi adalah suatu penyajian dengan peta dari sebagian permukaan bumi yang menunjukkan kenampakan secaraumum. Beliau sangat berjasa bagi perkembangan geografi terutama dalam hal pembuatan peta, yang kemudian petanya disebut dengan ATLAS PTOLOMEUS.Perkembangan geografi terus terjadi sehingga banyak definisi geografi bermunculan, antara lain:
a.
Hantington, menyatakan bahwa iklim adalah sebagai penentu kehidupan.
 b.
Ferdinan Von Ricthoffen, mengemukakan geografi adalah studi tentanggejala dan sifat-sifat permukaan bumi serta penduduknya yang disusun berdasarkanletaknya dan interaksi antara gejala dan sifat-sifat itu.c.Johri. W. Alexander dan Lay James Gibson mendefinisikan geografiadalah suatu studi tentang variasi keruangan di permukaan bumi.
d.
Daldjuni, menyatakan geografi adalah ilmu pengetahuan yangmempelajari kegiatan-kegiatan manusia dalam suatu ruang / space.
e.
R. Bintarto, berpendapat bahwa geografi adalah pengetahuan yangmencitrakan, menerangkan sifat-sifat bumi, menganalisis gejala-gejala alam dan penduduk serta mempelajari corak khas mengenai kehidupan dan mencari fungsidari unsur-unsur bumi dalam ruang dan waktu.
f.
Lokakarya Peningkatan Kualitas Pengajaran Geografi di IKIP Semarangyang dituangkan dalam GBPP, geografi adalah ilmu yang mempelajari persanlaan dan perbedaan fenomena geosfer dengan sudut pandang kelingkungan,kewilayahan dalam konteks keruangan.
g.
Tim Pengembang Kurikulum Berbasis Kompetensi 2001, geografi adalahilmu yang mempelajari gejala alam di muka bumi serta interaksi antara manusiadan lingkungannya dalam kaitannya dengan hubungan keruangan dankewilayahan.
B.METODE PENDEKATAN GEOGRAFI
Sebagai ilmu kebumian geografi selalu melihat hubungan timbal balik antarafenomena dan permasalahannya dengan pendekatan keruangan, ekologi, dan regionalkompleks.
1.Pendekatan Keruangan
Pendekatan keruangan merupakan ciri khas dari ilmu geografi. Pendekatan inimeliputi pendekatan topik, pendekatan aktivitas manusia dan pendekatan regional.a.Pendekatan topiUntuk mempelajari geografi dapat dimulai dari topik yang menjadi perhatian utama, misalnya banjir. Banjir apat diungkapkan dari sebab, persebaran, intensitas dan interelasinya dengan gejalagejala lain di sekitarnyasehingga akan diperoleh deskripsi geografi mengenai banjir. Selama melakukan pendekatan topik tidak boleh melepaskan hubungannya dengan ruang yangmenjadi tempat gejala. Misalnya, faktor manusia dengan keadaan fisik alamnya tidak boleh diabaikan. Berdasarkan landasan keruangan tersebut akandapat dibandingkan karakteristik gejala di suatu daerah dengan di daerah lain. b.Pendekatan aktivitas manusiaPendekatan ini dapat digunakan untuk mendeskripsikan berbagai kegiatanmanusia atau kegiatan penduduk suatu daerah. Pengungkapan aktivitas penduduk dapat ditinjau dari persebaran, interelasi, dan deskripsinya dengan gejalalain yang berkaitan dengan aktivitas manusia. Misalnya, aktivitas manusia didaerah pegunungan, dataran rendah, maupun pantai sangat berbeda. Dari persebaran kegiatan tersebut dapat diungkapkan interelasinya dengan kesuburantanah, inggi rendahnya permukaan bumi, dan faktor-faktor geografi yang lain.c.Pendekatan regional
 Modul Pembelajaran Geografi kelas X Semester 1 2008/2009 SMA NEGERI KEBAKKRAMAT 
3

Activity (29)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Youe NeEtha liked this
Suhendra Wang liked this
Muhamad Taupan liked this
Neo Vicky liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->