untuk melakukan tindakan kepada masyarakat untuk menyelesaikan masalah publik,sehingga definisi ini juga dapat diklasifikasikan dalam bentuk intervensi pemerintah.C.
Anderson (1975)Kebijakan publik adalah kebijakan kebijakan yang dibangun oleh badan-badan dan pejabat-pejabat pemerintah, di mana implikasi dari kebijakan tersebut adalah:1.
Kebijakan publik selalu mempunyai tujuan tertentu atau mempunyai tindakan-tindakan yang berorientasi pada tujuan.2.
Kebijakan publik berisi tindakan-tindakan pemerintah.3.
Kebijakan publik merupakan apa yang benar-benar dilakukan oleh pemerintah, jadi bukan merupakan apa yang masih dimaksudkan untuk dilakukan.4.
Kebijakan publik yang diambil bisa bersifat positif dalam arti merupakan tindakan pemerintah mengenai segala sesuatu masalah tertentu, atau bersifat negatif dalamarti merupakan keputusan pemerintah untuk tidak melakukan sesuatu.5.
Kebijakan pemerintah setidak-tidaknya dalam arti yang positif didasarkan pada peraturan perundangan yang bersifat mengikat dan memaksa.Kebijakan merupakan arah tindakan yang mempunyai maksud yang ditetapkan olehseorang aktor atau sejumlah aktor dalam mengatasi suatu masalah atau persoalan. Definisiini dapat diklasifikasikan sebagai intervensi pemerintah (intervensi sosio kultural) yaitudengan mendayagunakan berbagai instrument untuk mengatasi persoalan publik.D.
Chief J.O. Udoji (1981)Mendefinisikan kebijaksanaan publik sebagai:
³An sanctioned course of action addressed to a particular problem or group of related problems that affect society at large.´
Maksudnya ialah suatu tindakan bersanksi yang mengarah pada suatu tujuan tertentuyang diarahkan pada suatu masalah atau sekelompok masalah tertentu yang saling berkaitan yang mempengaruhi sebagian besar warga masyarakat.E.
Charles O. Jones (1977)Jones menekankan studi kebijakan publik pada dua proses, yaitu:1.
Proses-proses dalam ilmu politik, seperti bagaimana masalah-masalah itu sampai pada pemerintah, bagaimana pemerintah mendefinisikan masalah itu, dan bagaimanatindakan pemerintah.