Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hubungan Gizi Dengan Kesehatan Reproduksi

Hubungan Gizi Dengan Kesehatan Reproduksi

Ratings: (0)|Views: 770 |Likes:
Published by Rafik Coy

More info:

Published by: Rafik Coy on Mar 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/28/2014

pdf

text

original

 
HUBUNGAN GIZI DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI
HUBUNGAN GIZI DENGAN KESEHATAN REPRODUKSI
 
I.
 
Tujuan Pembelajaran Umum
 Pada akhir perkuliahan mahasiswa mampu menjelaskan hubungan gizi dengan kesehatanreproduksi.
II.
 
Tujuan Pembelajaran Khusus
 A.
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang gizi dan fertilitas.B.
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang hubungan status gizi dengan menarche.C.
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip diet penderita pre menstrual syndromeD.
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip gizi pada usia menopauseE.
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip diet pada hyperemesisF.
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip diet pada ibu hamil dengna pre eklamsi daneklamsiG.
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip diet pada ibu hamil dengan diabetes melitusH.
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip diet pada ibu hamil dengan anemiaI.
 
Mahasiswa mampu menjelaskan tentang prinsip diet pada ibu hamil dengan obesitas.
III.
 
Materi
 A.
 
Gizi dan Fertilitas
 
 
Fertilitas adalah proses bersatunya kromosom dari gamet laki-laki dan perempuan untuk membentuk materi genetik dan individu yang baru.
 
Fertilitas dipengaruhi oleh beberapa hal yaitu umur, keturunan, nutrisi, kesehatan, danpsikologi.
 
Hubungan gizi dan fertilitas dapat diterangkan sebagai berikut
 
Kekurangan nutrisi sampai terjadi berat badan rendah ataupun malnutrisi dapat menyebabkanterjadi perubahan hormonal berupa gangguan siklus ovulasi hal ini yang dapat memicuterganggunya fertilitas.
 
Terapi untuk kasus diatas adalah1.
 
Meningkatkan asupan nutrisi agar berat badan normal dengan bertahap dan bertahan untuk menghindari obesitas.2.
 
Pemberian Hormon GRH (Gonadotropin Relating Hormone) agar siklus ovulasi normal.B.
 
Hubungan Status Gizi dengan Menstruasi
 
 
 
Diet yang adekuat pada remaja adalah diet yang bervariasi dan seimbang, meliputi cukupkarbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, air. Dengan diit yang adekuat maka status giziremaja putri akan baik. Pada remaja putri dengan status gizi baik, maka akan tercapai derajatkesehatan maksimal, fungsi hormon estrogen dan progesteron maksimal, terhindar dari premenstrual syndrom, dan terhindar dari keluhan menarche.C.
 
Prinsip Diit Penderita Pre Menstrual Syndrom
 D.
 
Prinsip Gizi Pada Usia Menopause
 E.
 
Prinsip Gizi Pada Hyperemesis
 1.
 
Dasar
 
Hiperemesis adalah suatu keadaan pada awal kehamilan (sampai trimester II) yang ditandaidengan rasa mual dan muntah yang berlebihan dalam waktu yang relative lama.
 
Penyebab Hyperemesis Gravidarum belum pasti, dengan penyebab multi faktor diantaranya :
 
Faktor endokrin yaitu meningkatnya hormon estrogen dan progresteron
 
Faktor Psikologi
 
Faktor Gastrointestinal
 
Pada kehamilan Normal ditemukan keluhan mual dan muntah yang akan berkurang danhilang pada akhir trimester I.
 
Pada Hyperemesis Gravidarum ditemukan keluhan mual dan muntah yang berlebihansehingga menyebabkan keadaan umum ibu hamil buruk jika hal ini sampai terjadi maka ibuhamil membutuhkan terapi diit.
 
Pengelolaan Penderita :1.
 
Isolasi dalam ruang dan suasana tenang2.
 
Terapi obat dan cairan infus3.
 
Terapi psikologis4.
 
Terapi diit, baik parenteral dan oral.2.
 
Tujuan Diit Pada Hyperemesis Gravidarum
 
Mengganti persediaan glikogen dan mengontrol acidosis
 
Memberikan makanan yang cukup kalori dan nutrisi lainnya (secara berangsur)
 
Mencegah terjadinya dehidrasi3.
 
Syarat Diit Pada Hyperemesis Gravidarum
 
Tinggi hidrat arang dan rendah lemak 
 
Cukup cairan dengan menyesuaikan kondisi penderita.
 
Makanan dalam bentuk kering, mudah cerna, tidak merangsang, porsi kecil dan sering.
 
 
Untuk menghindari muntah, sebaiknya minuman tidak diberikan bersama makan.
 
Bentuk makanan disesuaikan dengan keadaan penderita.
 
Secara berangsur diberikan makanan yang memenuhi syarat gizi.4.
 
Menyusun Menu Pada Hyperemesis Gravidaruma.
 
Diit Hyperemesis Gravidarum I
 
Untuk penderita dengan Hyperemesis Gravidarum berat
 
Makanan hanya terdiri berupa roti kering dan buah- buahan.
 
Cairan diberikan 1
 – 
2 jam setelah makan.
 
Makanan ini kurang dalam semua nutrisi, kecuali vitamin C
 
Makanan yang diberikan dalam sehari:Biskiut 120 gram 6 potongBuah 700 gram 7 potongJam/selai 30 gram 3 sdmGula pasir 50 gram 5 sdm
 
Nilai giziKalori 1059 kalori Protein 15 gramLemak 2 gram Hidrat arang 259 gramContoh Menu Hyperemesis Gravida I
Waktu
 
Menu
 
Takaran Rumah Tangga
 08.00 Roti panggangJam/Selai2 ptg1 sdm10.00 Air Jeruk Gula Pasir1 gelas1 sdm12.00 Roti PanggangJam / SelaiPepayaGula pasir2 potong1 sdm2 potong1 sdm14.00 Air jeruk Gula pasir1 gelas1 sdm16.00 Pepaya 1 potong18.00 Roti panggangJam / selai2 potong1 sdm

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
kenra94 liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Heny Ana liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->