Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Ushul Fiqh

Ushul Fiqh

Ratings:

5.0

(1)
|Views: 2,101|Likes:
Published by my fauzie

More info:

Published by: my fauzie on Nov 27, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/02/2012

pdf

text

original

 
A.PENDAHULUAN
Dalam setiap penciptaan Allah pasti mengandung maksud tersendiri, termasuk dalam penciptaan al-Qur’an. Allah SWT menurunkan al-Qur’an adalah untuk menjadi undang-undang bagi umat manusia dan petunjuk serta sebagai tanda ataskebenaran Rasul dan penjelasan atas kenabian dan kerasulannya, juga sebagai alasan(hujjah) yang kuat di hari kemudian di mana akan dinyatakan bahwa al-Qur’an itu benar-benar diturunkan dari Dzat Yang Maha Penguasa lagi Maha Bijaksana.Dan sewajarnya undang-undang, al-Qur’an juga mengharuskan kita untuk menaati segala hukum dan aturan yang terdapat di dalamnya. Dan tidak kalah pentingnya bagi kita manusia untuk menelisik lebih jauh, makna apa yangsesungguhnya tersirat di dalam al-Qur’an. Dan hendaklah kita sangat berhati-hatidalam menafsirkan dan menakwilkan maksud yang terkandung dalam al-Qur’an.1
 
B.PEMBAHASAN
Definisi Al-Qur’an
Secara etimologis, kata al-Qur’an merupakan masdar yang maknanya sinonimdengan kata qira’ah (bacaan).
1
Al-Qur’an adalah kalam Allah SWT yang diturunkan oleh-Nya dengan perantaraan Malaikat Jibril ke dalam hati Rasulullah SAW, dengan lafazh (kata-kata) bahasa Arab dan dengan makna yang benar, agar menjadi hujjah Rasulullah SAW(dalam pengakuannya sebagai Rasulullah), juga sebagai undang-undang yangdijadikan pedoman umat manusia dan sebagai amal ibadah bila membacanya. Iaditadwinkan diantara dua lembar mushaf yang dimulai dengan surat al-Fatihah danditutup dengan surat an-Nas yang telah sampai kepada kita secara teratur, baidengan bentuk tulisan maupun lisan, dari generasi ke generasi lain, dengan tetapterpelihara dari perubahan dan penggantian.
2
Kehujjahan al-Qur’an
Alasan (efidence) bahwa al-Qur’an adalah hujjah atas umat manusia, danhukum-hukumnya adalah undang-undang yang harus diikuti (ditaati) olehnya ialah: bahwa al-Qur’an itu diturunkan dari sisi Allah SWT dan disampaikannya kepadaumat manusia dari Allah SWT dengan jalan yang pasti, tidak terdapat keraguanmengenai kebenarannya. Sedangkan alasan bahwa ia adalah dari sisi Allah, berupakemukjizatannya melemahkan umat manusia untuk mendatangkan semisilnya.
3
Kemukjizatan al-Qur’an
4
a.Keharmonisan uslub bahasanya, maknanya, hukumnya dan teorinya. b.Persesuaian ayat-ayatnya menurut teori-teori yang telah disingkapkan olehilmu pengetahuan.c.Memberitakan hal-hal kejadian yang tidak diketahui, kecuali oleh Allah SWTYang Maha Mengetahui hal-hal yang ghaib.
1
Drs. Fajrul Munawir, dkk,
 Al-Qur’an
, hlm. 2.
2
Prof. Dr. Abdul Wahhab Khallaf,
 Kaidah-kaidah Hukum Islam Ilmu Ushulul Fiqh
, hlm. 22.
3
 
 Ibid 
, hlm. 24.
4
 
 Ibid 
, hlm.30-38.
2
 
d.Kefashohan lafazhnya, kebalaghohan ungkapan bahasanya dan kekuatan pengaruhnya.
Hukum-hukum dalam al-Qur’an
Hukum yang dikandung oleh al-Qur’an ada tiga macam, yaitu:
5
1.Hukum-hukum aqidah (keimanan), yang bersangkutan dengan hal-hal yangharus dipercaya oleh setiap mukallaf, mengenai malaikat-Nya, Kitab-Nya, para Rasul-Nya dan Hari kemudian (Doktrin Aqoid).2.Hukum-hukum Allah yang bersangkutan dengan hal-hal yang harus dijadikan perhiasan oleh setiap mukallaf berupa hal-hal keutamaan dan menghindarkandiri dari hal kehinaan (Doktrin Akhlak).3.Hukum-hukum amaliyah yang bersangkutan dengan hal-hal tindakan setiapmukallaf, meliputi masalah ucapan, perbuatan, akad (contract) dan pembelanjaan (pengelolaan harta benda). Macam yang ketiga ini adalahFiqhul Qur’an. Dan inilah yang dimaksud dapat sampai kepadanya denganilmu Ushulul Fiqh (Doktrin Sya’iyah/Fiqh).Sedangkan hukum-hukum amaliyah dalam al-Qur’an terdiri atas dua cabanghukum, yaitu:
6
a.Hukum-hukum Ibadah, seperti: shalat, puasa, zakat, haji, nazar, sumpah danibadah-ibadah lain yang mempunyai arti mengatur hubungan manusia denganTuhannya. b.Hukum-hukum Mu’amalah, seperti: akad, pembelanjaan, hukuman, jinayat(pidana), dan lain-lain selain ibadah. Pokoknya hal-hal yang mempunyai arti:mengatur hubungan manusia dengan sesamanya, baik dilakukan secara perseorangan, atau secara kelompok antar bangsa dan kelompok antarjmaah(organisasi).
Makna (Dalalah) Ayat-ayat al-Qur’an yang Qoth’i ataupun yang Zhonni
5
 
 Ibid 
, hlm. 39.
6
 
 Ibid 
, hlm. 39-40.
3

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Lisnawaty Bano liked this
hidayat fahmi liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->