Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab I, II, III

Bab I, II, III

Ratings: (0)|Views: 51 |Likes:
Published by Rochman Hadi

More info:

Published by: Rochman Hadi on Mar 11, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as RTF, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/19/2012

pdf

text

original

 
Bab IPendahuluanA.Latar Belakang
Dunia pendidikan di Indonesia tidak terlepas dari perkembangan tekhnologi daninformasi, semakin cepat terjadi perkembangan tekhnologi semakin maju pula dan berubah-ubah metode belajar yang digunakan. Slameto (2003:15) mengemukakan bahwa “
belajar adalah suatu proses usaha yang dilakukan seseorang untuk memperoleh perubahan tingkahlaku secara keseluruhan, sebagai hasil pengalamannya sendiri dalam interaksi denganlingkungan.”
Sedangkan menurut Winkel (2002:24) “
belajar adalah suatu aktivitasmental/psikis yang berlangsung dalam interaksi yang aktif dengan lingkungan, yang menghasilkan perubahan-perubahan pengetahuan, pemahaman, keterampilan dan sikap. Perubahan ini bersifat secara relatif konstan.”
Kemudian Hamalik (2003:17) mendefinisikan
belajar adalah suatu pertumbuhan atau perubahan yang terjadi pada diri seseorang yang dinyatakan dalam cara-cara bertingkah laku yang baru berkat pengalaman dan latihan.”
Dari pendapat para ahli tersebut diketahui bahwa belajar sangat berpengaruh besar terhadap kehidupan seseorang di masa depannya, belajar tidak hanya membaca buku,menghafal kalimat kemudian dilupakan, akan tetapi belajar lebih cenderung untuk  pembentukan seseorang menjadi lebih baik meliputi afektif (sikap), psikomotorik (keterampilan), dan kognitif (kecerdasan).
 
Untuk itu diperlukan suatu penilaian terhadap hasil belajar, adapun cara memperoleh hasil belajar antara lain :a)memperoleh hasil belajar yang efektif dan efisien b)belajar secara kontinyu atau berkelanjutanc)membuat kelompok belajad)mengetahui materi secara ringkase)motivasi belajaSedangkan wujud dari hasil belajar antara lain :a)menunjukkan hasil belajar yang baik dan tinggi
1
 
 b)hasil yang dicapai seimbang dengan usaha yang dilakukanc)menunjukkan sifat yang wajad)mengalami perubahanPenilaian hasil belajar adalah proses pemberian nilai terhadap prestasi yang telahdicapai siswa dengan menggunakan kriteria tertentu sebagai upaya untuk mencapai tujuan pembelajaran. Oleh sebab itu, penilaian hasil belajar dan proses belajar berkaitan satu samalain sebab hasil merupakan akibat dari suatu proses. Dari pengertian tersebut dapat dikatakan bahwa ciri penilaian adalah adanya obyek atau program yang dinilai dan adanya kriteriasebagai dasar untuk membandingkan antara kenyataan atau apa adanya dengan kriteria atauapa harusnya. Perbandingan bisa bersifat mutlak, bisa pula bersifat relatif. Bersifat mutlak artinya hasil perbandingan tersebut menggambarkan posisi obyek yang dinilai, ditinjau darikriteria yang berlaku. Sedangkan perbandingan bersifat relatif artinya hasil perbandinganlebih menggambarkan posisi suatu obyek yang dinilai terhadap obyek lainnya dengan bersumber dengan kriteria yang sama.Hasil belajar tersebut dipengaruhi oleh beberapa faktor, pada umumnyadikelompokkan menjadi 2, yaitu faktor intern dan ekstern. Faktor intern adalah faktor yang berasal dari dalam diri siswa tersebut, Slameto (2003:5) membagi faktor intern menjadi tigayaitu :1)Faktor Jasmaniah atau kesehatan. Proses belajar akan terganggu jikakondisi kesehatan seseorang mengalami gangguan atau tidak sehatseperti kondisi tubuh yang sakit dan tidak sehat akan mengurangikonsentrasi siswa sehingga proses belajar tidak maksimal.2)Faktor psikologis, faktor ini meliputi kematangan, perhatian,intelegensi, minat, bakat, dan motif.3) Faktor kelelahan, kelelahan ini ada dua macam yaitu kelelahan jasmani dan kelelahan rohani. Kelelahan jasmani disebabkankekacauan substansi sisa pembakaran di dalam tubuh, sehinggamenyebabkan peredaran darah kurang lancar. Kelelahan rohani dapatdilihat dari kelesuan dan kebosanan siswa untuk belajar sehinggaminat untuk mempelajari dan menghasilkan sesuatu menjadi
 
 berkurang atau hilang.Sedangkan faktor ekstern, dikelompokkan oleh Sobur(2003:248) menjadi :1)Faktor keluarga. Faktor keluarga sebagai salah satu penentu yang berpengaruh dalam belajar, dapat dibagi menjadi tiga aspek, yakni:kondisi ekonomi, hubungan emosional orang tua dan anak, serta cara-cara orang tua dalam mendidik anak.2)Faktor Sekolah. Faktor lingkungan sosial sekolah meliputi guru, pegawai administrasi, dan teman-teman sekolah dapat mempengaruhisemangat belajar seorang anak.3)Faktor lain. Faktor lain yang dimaksud adalah fasilitas belajar yangdigunakan selama proses belajar, yang membantu dan memperlancar kegiatan belajar dan pemahaman materi. Telah diketahui bahwa faktor ini mampu mengembangkan minat dan keinginan siswa untuk belajar.Adapun beberapa faktor yang mempengaruhi hasil belajar menurut Syaiful BahriDjamarah dan Aswan Zain (2006: 109) meliputi,
"Tujuan, guru, anak didik, kegiatan pengajaran, alat evaluasi, bahkan evaluasi dan suasana evaluasi" 
.Dari uraian diatas dapat dikatakan bahwa hasil-hasil belajar siswa dipengaruhi oleh berbagai macam faktor dan bukan hanya masalah apakah siswa tersebut belajar atau tidak.Pada zaman yang serba canggih dan informasi tersaji dengan begitu cepatnya mendorongdunia pendidikan untuk ikut juga merombak sistem pendidikan dan metode pengajarannya.Metode pengajaran yang cenderung manual dan
book-based learning 
atau pembelajaran berbasiskan buku sudah tidak efektif lagi karena tidak semua materi yang diajarkan adadalam buku dan pembaruan dunia ilmu pengetahuan berlangsung hampir setiap hari. Olehkarena itu dibutuhkan sarana atau fasilitas yang mampu menjembatani keterbatasan itu.Berdasarkan UU Sisdiknas No. 20 tahun 2003 pasal 45, mengatakan bahwa setiap sarana pendidikan harus menyediakan sarana dan prasarana yang memenuhi keperluan pendidikansesuai dengan pertumbuhan perkembangan potensi fisik, kecerdasan intelektual, danemosional.Perkembangan tekhnologi informasi yang sangat maju sekarang ini sudah mulaidigunakan pada bidang pendidikan. Sawyer (2007:11) menyatakan bahwa “
Teknologi
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->