Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Pengaruh Budaya Organisasi dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Pengelolaan SDM Pada Perusahaan Kontruksi Kota Banda Aceh

Pengaruh Budaya Organisasi dan Gaya Kepemimpinan Terhadap Pengelolaan SDM Pada Perusahaan Kontruksi Kota Banda Aceh

Ratings: (0)|Views: 859 |Likes:

More info:

Published by: Sitti Zubaidah DaCha on Mar 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/08/2013

pdf

text

original

 
1
 
 Jurnal Manajemen SDM – Program Magister Manajemen Universitas Syiah Kuala, 2011
 
PENGARUH BUDAYA ORGANISASIDAN GAYA KEPEMIMPINANTERHADAP PENGELOLAAN SDMPADA PERUSAHAAN JASAKONSTRUKSI
Sitti Zubaidah*
*Departemen Magister Manajemen Program Pasca Sarjana Universitas Syiah Kuala Jalan Syech Abdul Rauf No.1 Darussalam – Banda AcehTel:62(0651)7407938,E-mail :dacha.aceh@gmail.com 
 ____________________________________________________________________________________ 
 Abstrak -
Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh budaya organisasi dan gayakepemimpinan terhadap pengelolaan sumber daya manusia pada Perusahaan Jasa Konstruksi KotaBanda Aceh. Metode penelitian menggunakan analisa regresi berganda. Objek penelitian mengenaipengaruh budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap pengelolaan sumber daya manusia padaPerusahaan Jasa Konstruksi Kota Banda Aceh, dengan responden sebanyak 80 orang yang diambildengan rumus Slovin. Hasil penelitian menunjukan bahwa berdasarkan uji-F diperoleh nilai F
hitung
>F
tabel
, dengan demikian hasil perhitungan ini dapat diambil suatu keputusan bahwa menerima hipotesisalternatife dan menolak hipotesis nul, artinya bahwa variabel budaya organisasi (X
1
) dan gayakepemimpinan (X
2
), secara bersama – sama berpengaruh secara signifikan terhadap pengelolaan sumberdaya manusia pada Perusahaan Jasa Konstruksi Kota Banda Aceh. Sedangkan secara parsialmenunjukan bahwa variabel budaya organisasi berpengaruh signifikan terhadap pengelolaan sumberdaya manusia pada Perusahaan Jasa Konstruksi Kota Banda Aceh karena nilai t
hitung
> t
tabel,
dengantingkat signifikan
α
= 5%, sedangkan gaya kepemimpinan tidak berpengaruh signifikan terhadappengelolaan sumber daya manusia pada Perusahaan Jasa Konstruksi Kota Banda AcehKata Kunci : Budaya Organisasi, Gaya Kepemimpinan dan Pengelolaan SDM Perusahaan
 ___________________________________________________________________________________ I.
 
PENDAHULUANPerkembangan pembangunan di Indonesia khususnyadi Provinsi Aceh menjadi persaingan ketat di dalam perusahaan jasa konstruksi antara perusahaan satudengan perusahaan lainnya. Ketatnya persaingan inimembuat perusahaan jasa konstruksi harus dapatmemaksimalkan potensi dan kemampuan masing-masing perusahaan terutama dalam pengelolaan sumber daya perusahaan diantaranya keuangan, manusia, teknologi,material, budaya, dan sistem manajemen.II.LATAR BELAKANGPeningkatan kemampuan pengelolaan sumber daya perusahaan jasa konstruksi agar mampu menghadapi persaingan yang semakin kompetitif perlu dilakukanlangkah-langkah antisipatif dengan melakukan berba -gai macam perbaikan terhadap permasalahan- permasalahan yang sering terjadi pada perusahaan jasa konstruksi berkaitan dengan kualitas kinerja perusahaan. Beberapa faktor penentu yangmempengaruhi kesuksesan perusahaan jasakonstruksi adalah faktor internal, faktor eksternaldan
market forces
. Faktor internal perusahaanmerupakan salah satu faktor yang sangat pentingdan mempunyai pengaruh sebesar 42% terhadapkesuksesan perusahaan. Pengaruh faktor internalterhadap kesuksesan suatu perusahaan khususnya perusahaan jasa konstruksi didominasi oleh budaya perusahaan, gaya kepemimpinan,sdm,teknologi, material, dan keuangan [1].Budaya organisasi dan gaya kepemimpinan perusahaan sangatlah berpengaruh pada penge-Lolaan SDM pada perusahaan jasa konstruksi danini sangat menentukan apakah perusahaan dapat
 
2
 
 Jurnal Manajemen SDM – Program Magister Manajemen Universitas Syiah Kuala, 2011
 
 berkompetisi dengan perusahaan lainnya baik ditingkatlokal, regional bahkan internasional. Budaya organisasidapat didefinisikan bagaimana seseorangmemanifestasikan cara berfikir dan berprilaku dalamorganisasi. Sama halnya [2] mengartikan bahwa
organizational culture as a set of shared as assumptionand understanding about organi-zation function”
.Sehingga hal ini dipahami sebagai
social glue, socialdeal and beliefs member share.” A firm’s culturetherefore, through its value and operating belief, exertscommanding influences on how its employees perceiveevents
[3] sehingga budaya organisasi dikenal sebagaihal penting untuk keberhasilan proyek termasuk  perubahan organisasi. Sebagai contoh, [4] mengatakan bahwa
: even good technology can be sabotaged if it is perceived to interfere with the established socialnetwork.
 Selain itu gaya kepemimpinan juga mempe-ngaruhi jalannya sistem kerja yang terbentuk di perusahaan jasaKonstruksi tersebut. Kepe-mimpinan merupakan prosesmempegaruhi orang lain untuk mencapai tujuan perusahaan. Ditambahkan oleh McLean and Smith(2003) bahwa
“Leadership is defined as the use of noncoercive influence to direct and coordinate the activitiesof group member toward goal attainment”.
 Karena itu pengaruh budaya dan gaya kepemimpinanterhadap kualitas SDM perusahaan jasa Konstruksimerupakan masalah yang akan diteliti dalam penelitianini dengan judul “Pengaruh Budaya Organisasi dan GayaKepemimpinan Terhadap Pengelolaan Sumber DayaManusia Pada Perusahaan Jasa Konstruksi (Studi KasusPada Perusahaan Jasa Konstruksi Kota Banda Aceh)”.III.
 
AREA PENELITIANUntuk memperoleh data yang dibutuhkan dalam penelitian ini, penulis mengadakan penelitian langsung pada perusahaan jasa konstruksi yang mempunyai badanusaha dan termasuk anggota Badan PembangunanDaerah Gabungan Pengusaha Konstruksi (BPDGAPENSI) Aceh, dengan objek penelitian mengenai budaya organisasi dan gaya kepemimpinan terhadap pengelolaan sumber daya manusia pada perusahaan jasakonstruksi di Kota Banda Aceh.Populasi dalam penelitian ini adalah karyawan danatau Pemimpin pada Perusahaan Jasa Konstruksi KotaBanda Aceh yang berjumlah 405 orang, hal inidikarenakan jumlah karyawan pada Perusahaan JasaKonstruksi Kota Banda bervariasi dan tidak tetap sesuaidengan kebutuhan paket.
Tabel. 3.1.Jumlah Populasi pada Perusahaan Jasa KonstruksiKota Banda Aceh Berdasarkan Gred
 No Jenis Gred Perusahaan Kontraktor Populasi Sampel01Perusahaan Kontraktor AtasGred A ( 6 – 7 )3102Perusahaan Kontraktor MenengahGred B ( 4 -5 )16503Perusahaan Kontraktor KecilGred C ( 2 – 3 )209Total 405
Sumber : BPD GAPENSI ACEH (2010)
IV.
 
TINJAUAN KEPUSTAKAANKontraktor adalah merupakan perusahaan yang bergerak dalam bidang jasa Konstruksi. Jasakonstruksi dapat didefinisikan sebagai layanan jasa konsultasi perencanaan pekerjaan konstruksi,layanan jasa pelaksanaan pekerjaan konstruksi,dan layanan jasa konsultasi pengawasan pekerjaankonstruksi. Sedangkan pekerjaan konstruksiadalah keseluruhan atau sebagian rangkaiankegiatan perencanaan dan/atau pelaksanaan beserta pengawasan yang mencakup pekerjaanarsitektural, sipil, mekanikal, elektrikal, dan tatalingkungan masing-masing beserta keleng-kapannya untuk mewujudkan suatu bangunan atau bentuk fisik lain (Bab1, pasal 1 Undang-undang No.18 Tahun 1999). Sebagai perusahaan jasa,maka kualitas sumber daya manusia pada perusahaan kontraktor adalah merupakan salahsatu aspek yang sangat penting untuk kelangsungan hidup perusahaan. Oleh karena itu, para kontraktor dituntut untuk lebih profesionaldalam mengelola perusahaannya terutama dalamhal sumber daya manusia (tenaga kerja), keuangan(permodalan), manajemen, pengetahuan dan penguasaan teknologinya.Semua organisasi mempunyai budaya tak tertulis yang mendefinisikan standar-standar  perilaku yang dapat diterima baik dan yang tidak untuk para karyawan. Setelah beberapa bulan,kebanyakan karyawan akan memahami budayaorganisasi mereka. Sementara banyak organisasimempunyai subbudaya sering diciptakan disekitar kelompok-kelompok kerja dengan perangkatstandar tambahan atau termodifikasi, merekamasih mempunyai suatu budaya yang dominanyang menghantarkan kepada semua karyawannilai-nilai yang dianggap paling berharga olehorganisasi.[5]Budaya organisasi perusahaan mampumemiliki pengaruh yang kuat pada pengelolaandan implementasi sumber daya perusahaan. Hal iniditandai dengan perilaku yang dihargai dandipromosikan oleh perusahaan tersebut. Menurut[6] bahwa budaya
organisasi keterlibatankaryawan dalam pengembangan dankemajuan organisasi, sebagaimana dikutipsebagai berikut :
We characterize organizationalculture along the dimensions of learning and develop-ment, participative decision making,support and collaboration, power sharing,communication and tolerance for conflict and risk. Learning and development refers to anemphasis on individual learning and development; participative decision makingculture encourages employees to participatein the firm’s decision-making process; aculture of support and collaboration has
 
3
 
 Jurnal Manajemen SDM – Program Magister Manajemen Universitas Syiah Kuala, 2011
 
employees willing to cooperation with each other and ready to offer needed help; power sharingreduces focus on turf, politics, and status;communication refers to the organiza-tion’s internaland external information exchange and interaction;
 
tolerance for conflict and risk taking measures thedegree to which the organization accepts conflict and risk.”
 Kepemimpinan seperti itu mendorong budaya perusahaan kearah pengetahuan para karyawanterhadap keahlian khusus “
leading through aknowledge lens
”. Kepemimpinan dilakukan dengancara
intellectual power, conviction, persuasion, daninteractive dialog
. Mekanisme seperti inimembangun
confidence
dan
engagement 
sertamenciptakan
trust 
dan
commitment 
. Mekanisme initermasuk strategi dan taktikal pelaksanaankepemimpinan seperti perumusan suatu visi yangstrategis,
advocacy
yang kuat pada visi, model peraturan, menciptakan stimulasi intelektual danmembuat struktur perusahaan yang memudahkanuntuk berkomunikasi. [7].
V. ANALISIS DATA DAN MODELPengolahan data hasil penelitian akanmenggunakan
Statistical Product 
 
and 
 
Service Solution
 (SPSS). Secara umum dalam analisa deskriptif terhadaphasil-hasil penelitian akan digunakan peralatan statistik  berupa metode rata-rata (
means
) persentase. Kemudianuntuk melihat besarnya pengaruh digunakan model persamaan regresi berganda yang persamaanya sebagai berikut.[8].Persamaan model
regresi linier 
berganda :Y =
 
 
 
Dimana :Y = Pengelolaan SDM pada Perusahaan Jasa Konstruksi
a
= Konstanta
 X 
1
= Budaya Organisasi
 X 
2
= Gaya Kepemimpinan
b
1
=
Koefisien Regresi Budaya Organisasi
b
2
= Koefisien Regresi Gaya Kepemimpinan
e
= Error term (variabel yang tidak teramati dalam pe-nelitian.Dengan membandingkan F
hitung
atau T
hitung
denganF
tabel
atau T
tabel
pada = 0.05; apabila perhitunganmenunjukkan :a.
 
Jika F
hitung
 
F
tabel
, atau probabilitas kesalahan kurangdari 5% maka Ho ditolak, dan Ha diterima, artinyavariasi dari model regresi berhasil menerangkan bahwa Budaya Organisasi dan Gaya Kepemimpinansecara bersama – sama mempunyai pengaruhsiginifikan terhadap Pengelolaan SDM padaPerusahaan Jasa Konstruksi Kota Banda Aceh.Dengan demikian hipotesis pertama, kedua dan ketigaterbukti. Begitu juga halnya secara parsial. b.
 
Jika
Fhitung
 
 
Ftabel
, probabilitas kesalahankurang dari 5% maka Ho diterima, dan Haditolak, artinya variasi dari model regresi tidak  berhasil menerangkan bahwa BudayaOrganisasi dan Gaya Kepemimpinan secara bersama – sama mempunyai pengaruhsiginifikan terhadap Pengelolaan SDM padaPerusahaan Jasa Konstruksi Kota Banda Aceh.Dengan demikian hipotesis pertama, kedua danketiga tidak terbukti. Begitu juga halnya secara parsial.VII.
 
HASIL PENELITIANBerdasarkan tabel penelitian dibawah ini dapatdilihat bahwa jenis kelamin responden padaPerusahaan Jasa Konstruksi di Kota Banda Acehadalah laki – laki sebanyak 49 orang (61.3%) , dan perempuan sebanyak 31 orang (38.8%). Hal inimembuktikan bahwa karyawan pada PerusahaanJasa Konstruksi Kota Banda Aceh masih lebihdominan laki – laki dibandingkan perempuan.Mengenai tingkat usia responden dapatdijelaskan bahwa 26 orang (32.5 %) berusiakurang dari 30 tahun, sebanyak 25 orang (31.3%) berusia antara 31 s/d 35 tahun, sebanyak 19 orang(23.8%) berusia antara 36 s/d 40 tahun, dansebanyak 10 orang (12.5%) berusia 41 – 45 tahun.Ini terlihat bahwa para karyawan Perusahaan JasaKonstruksi Kota Banda Aceh pada umumnya berusia kurang dari 35 tahun, dibandingkandengan usia diatas 36 tahun dibawah 45 tahun.Status pernikahan responden dapat dijelaskan bahwa sebanyak 65 orang (81.3%) telah menikah,dan sebanyak 15 orang (18.8%) belum menikah.Untuk masa kerja responden adalah 15 orang(18.8%) dibawah 2 tahun, sebanyak 22 orang(27.5%) antara 3 – 4 tahun, sebanyak 26 orang(32.5%) antara 5 – 7 tahun, sebanyak 6 orang(7.5%) antara 8 – 10 tahun dan sebanyak 11 orang(13.8%) diatas 10 tahun. Jika dilihat dari masakerja hampir rata – rata Perusahaan JasaKonstruksi Kota Banda Aceh antara 5 – 7 tahun.Kemudian karakteristik responden berdasarkan pendidikan terakhir (6.3%) adalah sebanyak 5orang berpendidikan SMP/ MTsN, sebanyak 22orang (27.5%)
 
 berpendidikan SMA/ MAN,sebanyak 25 orang ( 31.3%) berpendidikanAkademik/ Diploma, sebanyak 24 orang (30.0%) berpendidikan Sarjana (S1), dan 4 orang (5.0%) berpendidikan Pasca Sarjana (S2). Untuk  pendidikan para kontraktor Perusahaan JasaKonstruksi Kota Banda Aceh pada umumnyaadalah Akademi atau Diploma dan Sarjana.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->