BEHAVIORISTIKKONSTRUKTIVISTIK
Evaluasi menekankan pada respon pasif.Keterampilan secara terpisah dan biasanya menggunakan “ paper dan pencil test”Evaluasi menekankan pada penyusunanmakna secara aktif yang melibatkanketerampilan terintegrasi, denganmenggunakan masalah dalam konteksnyataEvaluasi yang menuntut jawaban benar menunjukkan bahwa si belajar telahmenyelesaikan tugas belajar Evaluasi yang menggali berpikis secaradivergen, pemecahan ganda, bukan hanya jawaban benar Evaluasi belajar dipandang sebagai bagian terpisah dari kegiatan pembelajaran dan biasanya dilakukansetelah kegiatan belajardengan penekanan pada evaluasi individuEvaluasi merupakan bagian utuh dari belajar dengan cara memberikan tugas-tugas yang menuntut aktifitas belajar bermakna serta menerapkan apa yangdipelajari dalam konteks nyata. Evaluasiakan menekankan pada keterampilan dan proses dalam kelompok E.
Teori belajar klasik
Teori belajar klasik didasarkan pada pemikiran para filosifis yang bersifatsubyebtif:
1.Teori disiplin mental / psikologi fakultas / psikologi unsur
Belajar melalui instropeksi otak mns terdiri atas bagian-bagian yang memilikitugas berbeda (Berpikir, meraba, fantasi, perasaan, kehendak) jiwa mns terdiri dariunsur-unsur tertentu dan unsur-unsur tersebut disebut dengan daya-daya jiwa.Orang akan dapat belajar jika mentalnya dilatih dengan keras terutama dayanalarnya dan selanjutnya belajar identik dengan mengasah otak
2.Teori Humanisme klasik / Naturalisme
Teori Humanisme klasik menurut
Maslow
sedangkan Naturalisme menurut
J.J. Rosseou
dan
Pestalzzi.
–
Ia mengumpilkan Boigrafi orang-orang terkenel dari berbagai didang
–
Semua orang yang normal berpotensi menjadi orang yang hebat
–
Manusia sebagai satu kepribadian yang utuh, jiwa manusia ada tiga aspek yaitu Afektif, Kognitif dan Spikomotor
–
Naturalisme oleh J.J.Rosseou mengatakan bahwa anak pada waktu lahir adalah baik, jika anak rusak itu akibat pengaruh lingkungan
.
Karena padawaktu itu moral manusia pada level yang terpuruk
–
Belajar adalah Membiarkan anak tumbuh dan berkembang dengansendirinya secara alamiah dan jangan diapa apakan.
–
Freedom to learn artinya adalah “biarlah anak belajar dengan bebaskarena orang dapat mengaktualisasikan dirinya secara penuh jika orangtersebut tidak diganggu
3.Teori Apersepsi dan teori Tabularasa / Impirisme
–
Otak manusia seperti wadah yang siap mengkopi (Diisi) dengan apa sajadan pengetahuan yang telah masuk tersebut disebut Apersepsi