Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
84Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Biologi - Biology Education Papers - UPI Bandung 2008

Biologi - Biology Education Papers - UPI Bandung 2008

Ratings:

4.8

(15)
|Views: 7,742 |Likes:
Published by Dwi Puji Astini

More info:

Published by: Dwi Puji Astini on Nov 29, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/07/2013

pdf

text

original

 
 PROCEEDING The Second International Seminar on Science Education
ISBN: 978-979-98546-4-2
 “Current Issues on Research and Teaching in Science Education” 
 
425
 
BIO-01
IMPROVE RESULT LEARNS BIOLOGY BY APPLYING STUDY NUMBERED HEADSTOGETHER (NHT) AT CLASS X1 STUDENT SMA MUHAMMADIYAH 3 OF SURAKARTA
Hariyatmi
Lecturer of Biology Education, FKIPMuhammadiyah University of Surakarta
 
 ABSTRACT 
In conducting process of teacher study can select and use some method or strategy of teach. The aims of this research is to know result improvement learns student with study NHT at class student X1 SMA Muhammadiyah of Surakarta. This study applied classroom action research design through three circles. In each circles consist of: (1) planning, (2) action, (3) observation and evaluation, (4) reflection Result data learns biology is taken by using tes, observation. Data Analysis from this research by descriptive qualitative by analysis of student growth data from cycle I till cycle III.Research result indicates that happened activity improvement and result learn student. Strategy applying NHT at study have an effect on positive to the rising value early student as high as 0,31  points or 31%, and can be concluded that study with NHT improve result learns student biology as high as 0,31 points or 31%.
Key words :
strategy NHT, result learns biology
PENDAHULUAN
Salah satu upaya untuk meningkatkan kualitas pendidikan biologi adalah menggunakanpembelajaran aktif, dimana siswa melakukan sebagian besar pekerjaan yang harus dilakukan, siswamenggunakan otak untuk mempelajari berbagai masalah dan menerapkan apa yang mereka pelajari.Belajar aktif merupakan langkah cepat, menyenangkan, mendukung dan menarik hati dalam belajar. Untuk mempelajari suatu dengan baik. Belajar aktif membantu untuk mendengar, melihat, menyampaikanpertanyaan tentang pelajaran tertentu dan mendiskusikan dengan yang lain. Dalam belajar aktif yangpaling penting siswa memecahkan masalah sendiri, menemukan contoh-contoh, mencoba ketrampilan danmelaksanakan tugas yang tergantung pada pengetahuan yang telah mereka miliki atau yang akan dicapai(Silberman, 2001).
 
Dewasa ini para ahli pendidikan memandang bahwa siswa adalah seorang individu yang aktif, olehkarena itu peran guru bukan sebagai pengajar, tetapi sebagai pembimbing, fasilitator dan pengarah.Belajar memang besifat individual, oleh karena itu belajar berarti suatu keterlibatan langsung atauperolehan pengalaman individual yang unik. Belajar juga tak terjadi sekaligus tetapi akan berlangsungpenuh perulangan berkali-kali, berkesinambungan tanpa henti (Dimyati, 1999).Menurut Johnson D. W dan Johnson P.T (1997), suasana pembelajaran aktif menghasilkan prestasibelajar yang lebih baik daripada suasana belajar yang penuh dengan persaingan dan pengisolasian siswa.Dalam pembelajaran Biologi diharapkan siswa benar-benar aktif yang menyebabkan ingatan siswamengenai apa yang dipelajarinya akan lebih lama dan pembelajaran akan lebih luas jika dibandingkanbelajar secara pasif, disamping itu juga menumbuhkan sikap kreatif pada siswa.Berdasarkan observasi, proses belajar Biologi di kelas SMA Muhammadiyah 5 Surakartan di kelasXB SMA Muhammadiyah Surakarta tahun ajaran 2007/2008 masih bersifat
teacher oriented 
dan terdapatbeberapa kelemahan yang mempengaruhi hasil belajar siswa. Kelemahan-kelemahan yang ditemukanyaitu : (1) siswa selalu ramai pada saat pembelajaran berlangsung, sehingga konsentrasi siswa tidak terfokus, (2) keberadaan guru pada waktu pembelajaran kurang mendapat perhatian siswa, (3) siswa
 
 PROCEEDING The Second International Seminar on Science Education
ISBN: 978-979-98546-4-2
 “Current Issues on Research and Teaching in Science Education” 
 
426
 
menjadi bosan dengan guru dalam menyampaikan materi (metode ceramah ) yang menunjukkan polapembelajaran
teacher oriented 
, (4) siswa tidak berani mengajukan pertanyaan maupun menjawab, (5)pembelajaran biologi menjadi tidak menarik. Kelemahan-kelemahan di atas merupakan masalah yang perluadanya pola pembelajaran (strategi pembelajaran) yang memberikan motivasi kepada siswa agarpembelajaran biologi menjadi menarik, menantang dan menyenangkan. Salah satu alternatif strategipembelajaran yang dapat digunakan adalah pembelajaran aktif (
active learning 
), agar permasalahantersebut dapat dipecahkan dapat digunakan pembelajaran
Numbered Heads Together 
(NHT).NHT pada dasarnya merupakan sebuah varian diskusi kelompok, dengan ciri khasnya adalah guruhanya menunjuk salah satu siswa yang dapat mewakili kelompoknya tanpa memberi tahu dahulu siapayang akan mewakili kelompoknya. Cara ini menjamin keterlibatan otak semua siswa. Cara ini jugamerupakan suatu upaya individual dalam diskusi kelompok. NHT merupakan salah satu pendekatanstruktural
 
dalam pembelajaran kooperatif. Metode ini dikembangkan oleh Spencer Kagan dalam Arends(1997) untuk lebih melibatkan siswa dari awal sampai materi pelajaran. Dalam memberikan pertanyaanatau soal pada siswa, guru menggunakan 4 tahap yang tersusun : 1)
Numbering 
; 2)
Questioning 
; 3)
Heads Together 
; 4)
 Answering 
.
Tahap 1 :
Numbering 
 
Guru membagi siswa dalam kelompok yang terdiri dari 3-5 orang anggota dan masing-masing anggotadalam kelompok mendapatkan nomor antara satu sampai lima.
Tahap 2 :
Questioning 
 Guru memberi sebuah pertanyaan atau tugas pada tiap-tiap kelompok. Pertanyaan bisa bervariasi darimulai pertanyaan yang bersifat umum hingga yang bersifat spesifik.
Tahap 3 :
Heads Together 
 
Semua anggota kelompok mendiskusikan pertanyaan dari guru dan memastikan setiap anggotamengetahui jawaban dari pertanyaan tersebut.
Tahap 4 :
 Answering 
Guru memanggil salah satu nomor. Siswa dengan nomor yang dipanggil mengangkat tangan danmenjawab pertanyaan yang diberikan guru untuk seluruh kelas.Teknik ini memberikan kesempatan kepada siswa untuk saling membagikan ide-ide danmempertimbangkan jawaban yang paling tepat. Selain itu, teknik ini juga mendorong siswa untuk meningkatkan semangat kerjasama mereka (Lie, 2004).Pembelajaran NHT merupakan salah satu strategi kooperatif yang dilakukan dengan caramengelompokkan siswa ke dalam kelompok kecil yang terdiri dari 4 – 6 siswa. Kesulitan pemahamanmateri yang dialami dapat dipecahkan bersama dengan anggota kelompok dengan bimbingan guru. Untuk itu pembelajaran NHT menitik beratkan pada keaktifan siswa dan memerlukan interaksi sosial yang baik antara semua kelompok. Pembelajaran NHT memberikan kesempatan kepada siswa untuk salingmembagikan ide-ide dan mempertimbangkan jawaban yang paling tepat. Selain itu, pembelajaran NHT juga mendorong siswa untuk meningkatkan semangat kerja sama siswa. Pembelajaran ini dikembangkanuntuk mencapai
3
tujuan yaitu; hasil belajar kognitif, penerimaan tentang keragaman pendapat danpengembangan ketrampilan membaca, menjawab pertanyaan, menerima jawaban teman. Pembelajaran
 
 PROCEEDING The Second International Seminar on Science Education
ISBN: 978-979-98546-4-2
 “Current Issues on Research and Teaching in Science Education” 
 
427
 
dengan NHT mengutamakan kerja kelompok daripada individual, sehingga siswa bekerja dalam suasanagotong-royong dan mempunyai banyak kesempatan untuk menyalurkan informasi dan meningkatkanketrampilan berkomunikasi (Lie, 2004).Berkaitan dengan latar belakang di atas maka dilakukan penelitian Aplikasi Pembelajaran
Numbered Heads Together 
(NHT)
 
untuk meningkatkan Hasil Belajar Biologi Siswa SMA Muhammadiyah 3 SurakartaTahun Ajaran 2006/2007.
METODE PENELITIAN
Penelitian ini merupakan Penelitian tindakan kelas dengan mengaplikasikan pembelajaran NHT,yang dilakukan di kelas X1 (N: 29 siswayang tediri dari 26 putri dan 3 orang putra) SMA Muhammadiyah 5Surakarta Tahun Ajaran 2007/2008. Pada peleksaanan NHT siswa dikelompokan dengan beranggotakanlima siswa. Penelitian ini berbasis kelas-kelas kolaboratif, kerja sama dengan guru bidang studi Biologiuntuk memperoleh hasil yang optimal melalui cara dan prosedur paling efektif. Kerja sama dengan gurubidang studi Biologi, mulai dari 1) dialog awal, 2) perencanaan tindakan, 3) pelaksanaan tindakan, 4)pemantauan (observasi), 5) perenungan (refleksi) pada setiap tindakan yang dilakunan, 6) penyimpulanhasil berupa pengertian dan pemahaman dengan prosedur dirancang sebagai berikut
Gambar 1. Desain Penelitian Tindakan KelasGambar 1 :
Disain Penelitian Tindakan KelasSiklus tindakan dilakukan sebanyak tiga kali, pada saat penelitian materi yang dibelajarkan adalahKeanekaragaman hayati. Data dikumpulkan menggunakan observasi dan catatan lapangan untuk memperoleh data aktivitas siswa selama proses pembelajaran, serta untuk melihat bagaimana hasil belajarsiswa menggunakan NHT setelah pembelajaran setiap siklus dilakukan tes berupa post test. Data yangdiperoleh kemudian dianalisis dengan cara deskriptif dan regresi
 
Disain Penelitian Tindakan Kelas
Action/
Observation
ReflectionRevised PlanAction/ObservationReflectionRevised PlanAction/ObservationReflectionSiklus 1Siklus 2Plan
 

Activity (84)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Hasmadi SPd liked this
Tantri Mayasari liked this
Tinem Tsix liked this
Muji Jion liked this
Candro Ocan liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->