Belajar Untuk Masa Depanku
KATA PENGANTAR
Dalam upaya peningkatan mutu sumberdaya manusia Indonesia agar mampu bersaing dalam eraketerbukaan, pemerintah memandang perlu untuk menciptakan dan meningkatkan layanan pendidikan yang bermutu kepada seluruh warga negara minimal pada jenjang SekolahMenengah Pertama. Untuk mewujudkannya, Departemen Pendidikan Nasional mencanangkanProgram Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun yang bermutu tuntas pada tahun 2008/2009. Pencapaian target tersebut diperkuat oleh
Instruksi Presiden nomor 5tahun 2006 tentang Gerakan Nasional Percepatan Penuntasan Wajib Belajar Pendidikan Dasar Sembilan Tahun dan Pemberantasan Buta Aksara,
yang menginstruksikan kepada paraMenteri terkait, Kepala BPS, Gubernur, Bupati dan Walikota untuk memberikan dukungan danmensukseskan program pemerintah yang dimaksud.Di samping itu, dalam rangka melaksanakan ketentuan Pasal 34 ayat (4) Undang-Undang Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional, pemerintah telah menetapkan
Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 47 Tahun 2008 tentang Wajib Belajar
.Dalam Peraturan Pemerintah tersebut antara lain ditegaskan bahwa wajib belajar berfungsimengupayakan perluasan dan pemerataan kesempatan memperoleh pendidikan yang bermutu bagi setiap warga negara Indonesia.Untuk mencapai tujuan tersebut Direktorat Jenderal Manajemen Pendidikan Dasar danMenengah telah menyusun berbagai kebijakan dan strategi yang kemudian dijabarkan dalam bentuk program dan atau kegiatan yang dilaksanakan secara terpadu dan terkoordinasi, baik yang terkait dengan substansi dan pengelolaannya di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota,maupun sekolah.Agar program atau kegiatan tersebut dapat mencapai target yang telah ditetapkan, perluditerbitkan
Buku Panduan Pelaksanaan
untuk masing-masing program atau kegiatan, baik yangtermasuk di dalam program pemerataan dan perluasan akses, peningkatan mutu, relevansi dandaya saing, maupun yang berkaitan dengan tata kelola, akuntabilitas, dan pencitraan publik.Melalui buku panduan ini diharapkan pihak-pihak terkait dalam pengelolaan di tingkat pusat, provinsi, kabupaten/kota, dan sekolah dapat memahami dan melaksanakan dengan sebaik- baiknya seluruh proses kegiatan mulai dari penyiapan rencana, pelaksanaan, sampai denganmonitoring, evaluasi dan pelaporannya.Dengan terbitnya buku panduan ini, kami mengharapkan agar semua pihak terkait mempelajaridengan seksama dan menjadikannya sebagai pedoman serta acuan dalam pelaksanaan seluruh program atau kegiatan pembangunan pendidikan pada jenjang Sekolah Menengah Pertamatahun anggaran 2009.Jakarta, Januari 2009Direktur PembinaanSekolah Menengah Pertama,Didik Suhardi, SH., M.SiNIP. 131 270 212
i