Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword or section
Like this
9Activity
×
P. 1
Linear Programming Kaedah Simplek

Linear Programming Kaedah Simplek

Ratings: (0)|Views: 3,454|Likes:
Published by Lili Yanty

More info:

Published by: Lili Yanty on Mar 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/02/2013

pdf

text

original

 
LINEAR PROGRAMMING: SIMPLEX METHODRiset operasi atau sains manajemen merupakan aplikasi dari pendekatan multidisiplin atauilmiah yang mengkonsentrasikan penyelesaian masalah-masalah manajerial dalam rangkamembantu manajer untuk mengambil keputusan yang baik. Pendekatan
Operation Research
 yang digunakan untuk memecahkan masalah adalah sebagai berikut:1.
 
Observasi, yaitu langkah awal yang dilakukan, dimana manajer mengenali danmempelajari masalah-masalah yang ada dalam organisasi atau sistem.2.
 
3.
 
Definisi Masalah, yaitu bagaimana masalah yang muncul tadi dapat dijabarkan dandtegaskan secara singkat dan jelas. Definisi masalah harus meliputi batasan-batasanmasalah dan tingkatan dimana masalah tersebut menyangkut unit organisasi lainnya.4.
 
Konstruksi model, yaitu bagaimana suatu masalah yang telah teridentifikasi tadi harusdibuatkan suatu model, yang di dalam sains manajemen merupakan bentuk penyajianyang ringkas dari situasi masalah yang sedang berjalan. Penyajian dari model ini bisaberupa grafik, diagram dan biasanya mencakup suatu paket hubungan matematis.5.
 
Solusi, yaitu setelah model matematik disusun maka permasalahan yang dihadapi tadidapat diselesaikan dengan teknik-teknik yang terdapat dalam sains manajemen.6.
 
Implementasi, merupakan hal yang menjadi tujuan akhir dari riset operasi, dimanateknik dari manajemen sains tadi memberikan jawaban pemecahan masalah, danselanjutnya dapat diinformasikan kepada manajer untuk membantu pembuatankeputusan. Dalam mengambil keputusan, manajer tidak harus terpaku padapemecahan tadi saja, tetapi bisa menggunakan pertimbangan lebih lanjut.Program linier adalah salah satu teknik/metode matematik dalam
Operation
Research dalammenyelesaikan persoalan pengalokasian sumber-sumber daya yang terbatas di antara aktivitasyang bersaing dengan cara terbaik yang mungkin dilakukan untuk mencapai suatu tujuanseperti memaksimumkan keuntungan dan meminimumkan biaya. Pemrograman linier dapatdiselesaikan dengan metode grafik dan metode simplex. Metode simplex merupakan metodeyang digunakan untuk untuk mengatasi kelemahan pada metode grafik dimana pada metodesimplex jumlah variabel yang digunakan bisa lebih dari 2 variabel. Metode simplex adalahprosedur algoritma yang digunakan untuk menghitung dan menyimpan banyak angka padaiterasi-iterasi yang sekarang dan untuk pengambilan keputusan pada iterasi berikutnya.Metode simplex secara eksplisit memakai manipulasi matriks maka masalah harus dinyatakandalam notasi matriks. Maksud yang lebih jelas yaitu pada metode simplex model diubah kedalam bentuk suatu tabel (matriks), kemudian dilakukan beberapa langkah matematis padatabel tersebut. Langkah-langkah matematis ini pada dasarnya merupakan replikasi prosespemindahan dari suatu titik ke titik ekstrim batas solusi lainnya. Metode simplex bergerak dari satu solusi yang lebih baik sampai solusi yang terbaik didapatkan Model pemrogramanlinier ada 2 fungsi yaitu fungsi tujuan dan fungsi kendala (batasan). Semua kendala (batasan)dan fungsi tujuan dimasukan ke dalam tabel masukan dengan memasukkan koefisien setiapvariabel, sebelum proses optimasi dilakukan. Optimasi ada 2 yaitu maksimasi dan minimasisehingga pemakai harus terlebih dahulu memilih jenis optimasi yang diinginkan. Hasil akhirdari program ini adalah solusi optimal untuk setiap variabel batasan dan nilai optimal untuk fungsi sasaran.Tahap paling awal yang diperhatikan dalam metode simplex ini adalah tiga tahap yangdilakukan pada
linear programming
yaitu
 
1.
 
Masalah harus dapat diidentifikasi sebagai sesuatu yang dapat diselesaikan dengan
 Linear Programming
.2.
 
Masalah yang tidak terstruktur harua dapat dirumuskan dalam model matematika,sehingga menjadi terstruktur.3.
 
Model harus diselesaikan dengan teknik matematika yang dibuatTahap selanjutnya merupakan tahap teknis yang secara umum ada dalam program linier,sebagai berikut:1.
 
Menentukan variabel keputusan, dimana maksud dari variabel keputusan inimerupakan simbol matematika yang menggambarkan tingkatan aktivitas perusahaan.Tahap ini sebenarnya untuk mempermudah dalam menggunakan metode matematik,dengan memutuskan memakai simbol matematik untuk hal yang ingin dihitung.2.
 
Membuat fungsi tujuan, yang dimaksudkan dari fungsi tujuan ini adalah hubunganmatematika linier yang menjelaskan tujuan perusahaan dalam terminologi variabelkeputusan. Jadi setelah ditentukan variabel keputusan, kemudian digunakan dalammembuat fungsi (persamaan matematika) dari tujuan yang ingin dicapai perusahaan.3.
 
Membuat batasan (kendala) model, dimana maksud dari fungsi batasan adalahhubungan linier dari variabel keputusan yang menunjukkan keterbatasan perusahaandalam lingungan operasi perusahaan.Dalam fungsi tujuan dan batasan model harus diberikan parameter, yaitu nilai numerik yangaktual dan biasanya merupakan koefisien dari variabel (simbol) dalam persamaan.Langkah-langkah selanjutnya merupakan inti dari penyelesaian metode simplex, yaitu:1.
 
Mengubah bentuk batasan model pertidakasamaan menjadi persamaan. Hal yangdilakukan bisa menggunakan variabel pengurang (
slack variable
), dimana inidigunakan untuk batasan kurang-dari-atau-sama-
dengan (tanda “<” atau “
<
”) atau
 juga variabel penambah (
surplus variable
), dimana digunakan untuk batasan lebih-dari-atau-sama-
dengan (tanda “>” atau “
>
”).
 2.
 
Membentuk tabel awal untuk solusi fisibel dasar pada titik original dan menghitungnilai-nilai baris Zj dan Cj-Zj.3.
 
Menentukan kolom pemutar (variabel non dasar yang masuk) dengan cara memilihkolom yang memiliki nilai positif tertinggi pada baris Cj-Zj.4.
 
Menentukan baris pemutar (variabel dasar yang keluar) dengan cara membagi nilaipada kolom kuantitas dengan nilai-nilai pada kolom pemutar dan memilih barisdengan hasil bagi nonnegatif terkecil.5.
 
Menhitung nilai baris pemutar yang baru dengan menggunkan formula:
 Nilai Baris Pemutar Tabel Lama
 
 Angka Pemutar
 1.
 
Menghitung nilai baris lainnya dengan formula:1.
 
Menghitung baris-baris Zj dan Cj-Zj yang baru.
 
2.
 
Menentukan apakah solusi telah optimal dengan mengecek baris Cj-Zj. Jika semuanilai Cj-Zj nol atau negatif, maka solusi sudah optimal, Jika masih bernilai positif,dilakukan lagi mulai dari langkah ketiga dan seterusnya.Dalam langkah pertama dari penyelesaian metode simplex, disebutkan bahwa pada batasanyang merupakan bentuk pertidaksamaan dibuat menjadi bentuk persamaan. Hal ini bisadigunakan dengan dua variabel yang sudah disebutkan sebelumnya, yaitu:a) Variabel Pengurang (
Slack Variable
), merepresentasikan sumber daya yangmengganggur pada suatu fungsi kendala, variabel ini digunakan untuk ditambahkan dalam
fungsi pertidaksamaan ≤, supaya dengan menambahkan variabel
slack 
ini diperoleh solusifisibel awal (
initial feasible solution
, sama dengan titik origin pada grafik).
b)
Variabel Penambah (
Surplus Variable
), merepresentasikan kekurangan sumber daya pada
suatu fungsi kendala, variabel digunakan untuk dikurangkan dalam fungsi pertidaksamaan ≥,
supaya dengan menambahkan variabel
surplus
ini diperoleh solusi fisibel awal (
initial feasible solution
, sama dengan titik origin pada grafik).
 
Baik variabel
slack 
maupun variabel
surplus
 
menggunakan simbol „
s’.
Untuk memperjelasvariabel
slack 
dan
surplus
dapat diberikan 2 contoh sebagai berikut:1.
 
Minimumkan Z = 2 X
1
+ 5.5 X
2
 Kendala: X
1
+ X
2
= 900.001X
1
+ 0.002X
2
 
≤ 0.9
 0.09X
1
+ 0.6X
2
 
≥ 27
 0.02X
1
+ 0.06X
2
 
≤ 4.5
 X
1
, X
2
 
≥ 0
 Bentuk bakunya adalah:Minimumkan Z = 2 X
1
+ 5.5 X
2
+ 0S
1
+ 0S
2
+ 0S
3
+ 0S
4
 Terhadap: X
1
+ X
2
+ S
1
= 900.001X
1
+ 0.002X
2
+ S
2
= 0.90.09X
1
+ 0.6X
2
 
 – 
S
3
= 270.02X
1
+ 0.06X
2
+ S
4
= 4.5X
1
, X
2
, S
1
, S
2
, S
3
, S
4
 
≥ 0
 2. Maksimumkan Z = 2X1 + 3X2Kendala:
10X1 + 5X2 ≤
600

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->