Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
RAKITIS

RAKITIS

Ratings: (0)|Views: 145 |Likes:
Published by Tary Phyup
rakhitis
rakhitis

More info:

Categories:Types, Reviews
Published by: Tary Phyup on Mar 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/13/2014

pdf

text

original

 
RAKITISRakitis atau riketsia adalah penyakit tulang dengan manifestasi gangguan pertumbuhan pada anak-anak dan remaja. Hal ini disebabkan oleh kegagalan deposisi kalsium pada osteoid.Kegagalan deposisi kalsium pada osteoid untuk orang dewasa disebut osteomalasia. Kekuranganvitsmin D pada penyakit rakitis terjadi ketika asupan metabolit vitamin D berkurang. Kondisilainnya adalah (kolekalsiferol) dibentuk dikulit dari turunan kolestrol di bawah ransangan sinar ultraviolet. Dampak dari rakitis memberikan berbagai manifestasi gangguan pertumbuhan tulang.
Patofisiologi
Kolekalsiferol (yaitu vitamin D
3
) dibentuk di kulit dari 5-dihydrotachyterol. Hidroksilasi daristeroid terjadi dalam 2 fase. Fase pertama terjadi di dalam hati, di mana hasil hidroksilasimemproduksi kalsidol, yang beredar dalam plasma Sebagai metabolit vitamin D dan dianggapsebagai indicator yang baik terhadap status vitamin D secara keseluruhan. Fase kedua terjadihidroksilasi di ginjal., dimana kalsidol mengalami hidroksilasi menjadi metabolit aktif kartitriol.Kalsitriol bekerja dengan mengatur metabolism kalsium dengan meningkatkan asupan ataupun penyerapan kalsium dan fosfor dari reabsorpsi di usus, serta melepaskan kalsium dan fosfat padatulang. Kalsitriol juga dapat lansung memfasilitasi klasifikasi tulang. Tindakan ini meningkatkankonsentrasi kalsium dan fosfor dalam cairan ekstraseluler. Peningkatan kalsium dan fosfor dalamcairan ekstraseluler pada gilirannya akan mengarah pada kalsifikasi osteoid, terutama pada ujungtulang metapysela dan juga seluruh osteoid pada tulang rangka. Hormone paratiroidmemfasilitasi langkah hidroksilasi dalam metabolism vitamin D.Dalam keadaan kekurangan vitamin D, hipokalsemia berkembang, yang meransang kelebihanhormone paratiroid, yang meransang kehilangan fosfor ginjal lebih lanjut mengurangi deposisikalsium dalam tulang. Kelebihan hormone paratiroid juga menghasilkan perubaham di tulangserupa dengan yang terjadi pada hiperparatiroidisme. Pada awal perjalanan rakatis, konsentrasikalsium dalam serum menurun. Setelah respon paratiroid, konsentrasi kalsium biasanya kembalike kisaran normal., meskipun tingkat fosfor tetap rendah. Alkalin fosfatase yang dihasilkan olehsel osteoblas terlalau aktif diproduksi, kondisi ini memberikan manifestasi kebocoran pada cairanekstraseluler sehingga konsentrasi alkaline fosfat meningkat.
 
M
alabsorpsi lemak di usus dan penyakit hati atau ginjal dapat menghasilkan gambaran klinis dan biokimia sekunder riketsia. Obat antikonvulsan (misalnya: fenobarbital, fenitoin) dapatmempercepat metabolism kalsidiol, sehingga menyebabkan kekurangan dan rakitis, terutama pada anak-anak yang mengalami terapi anti kejang dalam jangka waktu lama.
E
tiologi
Vitamin D dibutuhkan untuk penyerapan kalsium dari usus. Jadi jika tubuh kitakekurangan vitamin D, maka kalsium tidak dapat diserap dari usus sehingga menyebabkanhipokalsemia (kurangnya kalsium dalam darah) yang pada akhirnya akan menuju padadeformitas (kelainan bentuk) dari tulang dan gigi serta gejala lain seperti kejang, pertumbuhanyang terganggua, dan lemas. Penyebab lain dari rakitis adalah genetik. Telah diketahui bahwa penyakit rakitis dapat diturunkan dari orangtua. Telah diketahui bahwa sinar mataharimempunyai peranan penting terhadap pembentukan vitamin D pada tubuh kita.
M
aka dari ituterdapat beberapa faktor risiko yang dapat meningkatkan kejadian rakitis, yaitu :1.
 
B
ayi yang menyusui dari ibu yang jarang terkena sinar matahari2.
 
B
ayi yang jarang terkena sinar matahari3.
 
Gejala dan tanda lain yang dapat ditemukan adalah hipokalsemia, tengkorak yanglunak, pembengkakan kostokondral (rachitic rosary) dan pergelangan tangan.
M
anifestasi Klinik 
Pada anamnesis, biasanya didapatkan adanya riwayat, meliputi hal-hal sebagai berikut:1.
 
Riwayat gangguan pertumbuhan badan.2.
 
Riwayat gangguan pertumbuhan gigi, termasuk cacat struktur gigi, pem« rongga gigi,tidak optimalnya pembentukan email gigi.3.
 
Hipotoni otot secara umum4.
 
Riwayat craniotabes, manifestasi awal pada bayi dengan kekurangan vitamin walaupunfitur ini mungkin normal pada bayi, terutama bagi mereka yaitu premature.5.
 
Jika rakitis terjadi pada usia yang lebih tua, diidapatkan adanya riwayat penebalantengkorak. Kondisi ini memberikan manifestasi penonjolan frontal.6.
 
Riwayat perubahan bentuk dada, sternum dapat ditarik ke dalam.
 
7
.
 
Riwayat perubahan tungkai bawah8.
 
Dalam kasus yang lebih parah pada anak-anak yang lebih tua dari 2 tahun, lemahnyatulang belakang menyebabkan kyphoscoliosis. Pada pergelangan kaki, palpasi malleolustibialis memberikan kesan epifisis ganda (tanda marfan). Oleh karena tulang panjangmengalami kelemahan pada sudut lengkungan, mereka mungkin mengalami patah satusisi (yaitu:fraktur greenstick)
G
ejala Klinis:
 Terdapat beberapa gejala dan tanda yang pada rakitis, yaitu :
y
 
Pada bayi, dapat dijumpai keadaan kejang, kaku, pertumbuhan fisik yang lambat,kelemahan, dan gagal tumbuh.
y
 
Pada anak yang sudah mulai berjalan, dapat dijumpai keadaan seperti deformitas daritulang terutama bagian kaki seperti
 genu varum
(bengkoknya lutut kearah luar sepertimembentuk busur panah)atau
genu vakgum
(bertemunya kedua lutut jika kaki diluruskan,lutut bengkok kearah dalam)
.
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->