Generasi muda dan tua terbawa arus mencari kesenangan denganbernyanyi, menari bersama, kadangkala tanpa mempedulikan lagihukum halāl-harām. Ada yang berpikir bahwa hidup itu hanya untukbersenang-senang, jatuh cinta, pacaran, dan lain-lain.1.
Seni dan budaya tradisional
kita telah tergeser
(shifted,moved, removed)
oleh seni budaya dan peradaban produk Baratyang
perhatiannya
menekankan kehidupan yang bebas tanpaikatan agama apapun.2.Cabang seni yang paling dipermasalahkan adalah nyanyian,musik dan tarian. Ketiga bidang itu telah menjadi bagian pentingkehidupan modern,
karena kurang kontrol
dapat merusakakhlaq dan nilai-nilai keislāman.3.Karena dampak negatif itu, kadangkala menyebabkan banyakorang bertanya-tanya, khususnya yang masih memiliki
ghirahIslam
(cemburu terhadap musuh agama).
Bagaimanapandangan Islam terhadap seni budaya? Bolehkah kita bermaingitar, piano, organ, drum band, seruling, bermain musik blues,klasik, keroncong
(popular Indineisan music originating fromPortuguese songs)
, musik lembut, musik rock, dan lain-lain?Bagaimana pula dengan lirik lagu bernada asmara, porno,perjuangan, qashīdah, kritik sosial, dan sejenisnya? Bagaimanapandangan hukum Islam dalam seni tari. Apakah tarian Baratseperti Twist, Togo, Soul, Disko dan sebagainya boleh?Bagaimana dengan tari tradisional? Bolehkah wanita atau lelakimenari di kalangan mereka masing-masing?
4.
Islam diturunkan kepada Nabi Muhammad SAW di Makkah danMadinah (Arab).Pada umumnya orang ‘Arab berbakat musik. Seni suara telah menjadisuatu kebanggaan sejak zamān jāhilliyah. Di Hijāz kita dapati orangmenggunakan
musik mensural
yang bernama
IQA
(
irama yangberasal dari semacam gendang, berbentuk rithm
) denganmenggunakan berbagai intrusmen (alat musik), antara lain seruling,rebana, gambus, tambur, dan lain-lain.Setelah bangsa ‘Arab masuk Islam, bakat musiknya berkembangdengan
jiwa
dan
semangat
baru yakni
tauhid
.(
Demikian juga halnya sama dengan kebudayaan tradisonal Minangkabau, berubah setelah masuk agama Islam.
)
5.
Pada masa Rasūlullāh, ketika Hijāz menjadi pusat politik,perkembangan seni musik makin berkembang.a.T
erdapat nash-nash hadist yang membolehkan seseorang menyanyi,menari, dan memainkan alat-alat musik.
b.
Tetapi kebolehan itu disebutkan pada nash-nash tersebut hanya ada padaacara pesta-pesta perkawinan, khitanan, dan ketika menyambut tamu2