Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword or section
Like this
30Activity

Table Of Contents

0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MAKALAH AMONIUM

MAKALAH AMONIUM

Ratings: (0)|Views: 2,022 |Likes:
Published by Tika Wulandari

More info:

Published by: Tika Wulandari on Mar 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/04/2013

pdf

text

original

 
MAKALAHPENGOLAHAN AIR DAN LIMBAH INDUSTRI
DI SUSUNOLEH :
NAMA:TIKA WULANDARINIM :05 01 076GROUP:CMODUL:AMMONIUM (NH
4
)
DEPARTEMEN PERINDUSTRIANPENDIDIKAN TEKNOLOGI KIMIA INDUSTRIMEDAN
 
2007BAB IPENDAHULUAN
Sejalan dengan perkembangan sektor industri pada beberapa daerah telah terjadi berbagai kasus pencemaran terhadap sumber-sumber air, lebih jauh dari itu bahan pencemar air yang seringkali menjadi masalah terhadap masyarakat dan lingkungan adalahterdapatnya limbah bahan berbahaya dan beracun (B3).Berbagai cara penanggulangan pencemaran sumber air telah banyak dilakukan baik secaralangsung pada sumber pencemaran maupun pada badan air penerima limbah.Teknik pengurangan limbah atau penghilangan limbah pada prinsipnya dapat dibagimenjadi 4 (empat) cara, yaitu :
Menghilangkan dan mengurangi limbah pada sumbernya.
Mendaur ulang atau menggunakan kembali limbah di lokasi kegiatan atau diluar lokasi kegiatan.
Mengolah limbah untuk mengurangi tingkat toksisitas, mobilitas,kuantitasnya.
Membuang limbah dengan cara yang aman seperti di lahan urug (
landfill 
).Proses bioremediasi adalah salah satu teknik pengurangan atau penghilangantingkat toksisitas, mobilitas dan kuantitas B3 pada sumber air. Proses ini dimana bahanorganik berbahaya didegradasi secara biologis, menjadi senyawa lain yang lebih sederhanamisalnya karbon dioksida, metan, air, garam anorganik, biomassa dan hasil lain yangsangat sederhana komposisinya. Pengembangan teknik bioremediasi untuk proses minimasi2
 
 bahkan degradasi bahan pencemar secara biologis tersebut, adalah teknologi alternative pengendalian pencemaran sumber-sumber air oleh limbah B3 secara
in situ
. Hal inidikarenakan prinsip proses bioremediasi, dimana dengan memanfaatkan aktifitasmikroflora atau mikroorganisme bahan pencemar dirubah secara biologis menjadi senyawasederhana berdasarkan siklus karbon, sehingga seluruh proses penghilangan dan pengurangan bahan pencemar dapat dikembangkan secara langsung di lapangan.Perubahan kualitas air di sungai menyebabkan perubahan komposisi komunitasmakrozoobentos. Untuk itu diperlukan suatu upaya pemantauan mengenai status kualitassungai dengan menggunakan hewan makrozoobentos.Kemerosotan kualitas air sungai biasanya disebabkan oleh beberapa faktor seperti buangan dari kumbahan domestik, perindustrian, binatang ternakan dan pertanian. Ini akanmeninggalkan banyak kesan buruk kepada hidupan akuatik dan manusia. Justru itu, untuk menilai kualiti air sungai, Jabatan Alam Sekitar, Malaysia telah menggunakan suatu parameter yang dikenali sebagai Indeks Kualiti Air (IKA). Pengukuran nilai IKAmelibatkan himpunan parameter - parameter pH, oksigen terlarut (DO), permintaan oksigen biokimia (BOD), permintaan oksigen kimia (COD), jumlah pepejal terampai (TSS) danammonia. Nilai IKA antara 81 -100% menunjukkan air sungai yang di uji adalah dalamkeadaan bersih. Bila antara 60 - 80% menunjukkan air sungai dalam keadaan sedikittercemar dan 0 - 59% menunjukkan air sungai dalam keadaan tercemar.3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->